Wawancara Kerja

Sukses di Wawancara Final, Ini Tipsnya

Wawancara kerja final adalah langkah terakhir dalam proses wawancara yang dilakukan pewawancara untuk menilai apakah Anda adalah orang yang tepat untuk mengisi posisi tersebut atau tidak.

Sebelum wawancara terakhir, Anda mungkin pernah melakukan wawancara telepon atau wawancara langsung sebagai screening di awal. Wawancara kerja final bisa dibilang adalah kesempatan terakhir Anda untuk membuat pewawancara mendapatkan kesan yang kuat kalau Anda adalah kandidat terbaik.

Bergantung pada level posisi, wawancara terakhir Anda mungkin dilakukan oleh kepemimpinan senior perusahaan atau, jika itu perusahaan kecil akan dilakukan oleh CEO. Dalam wawancara terakhir, Anda kemungkinan akan bertemu sejumlah orang di kantor termasuk calon rekan kerja, dan Anda bahkan mungkin akan dilakukan beberapa wawancara dengan karyawan tersebut.

Apa yang harus dilakukan supaya sukses di wawancara final? Begini tipsnya!

1. Jangan Berasumsi

Meskipun Anda harus bangga bahwa Anda telah berhasil sejauh ini dalam proses wawancara, kesalahan umum yang dilakukan oleh orang yang diwawancarai dalam wawancara final adalah menganggap wawancara final hanya sebagai formalitas.

Padahal, Anda masih perlu menampilkan diri Anda sebagai kandidat dengan potensi teratas untuk menjadi bagian dalam perusahaan. Jangan juga merasa terlalu nyaman atau lengah, terutama jika lingkungan dan pewawancara tampak lebih santai.

2. Ambil Intisari dari Wawancara Sebelumnya

Coba sarikan hasil wawancara sebelumnya dan dapatkan detail mengenai itu. Pewawancara mungkin mengangkat topik dari percakapan sebelumnya, dan jika Anda dapat merespons secara efektif, ini menunjukkan perhatian Anda terhadap detail dan memberi Anda kesempatan untuk menjelaskan atau mengubah apa pun yang Anda katakan sebelumnya.

3. Berpakaian dengan Benar

Jika Anda berada di industri kreatif dan lingkungan tempat Anda akan bekerja cenderung berpakaian santai, Anda dapat mengikuti gaya tersebut tentu saja dengan tetap menampilkan ciri khas Anda.

4. Tinjau Informasi Tentang Perusahaan

Ingatkan diri Anda sendiri tentang tujuan dan pencapaian perusahaan, dan masalah yang mereka sedang coba selesaikan, misalnya, membangun imej, masuk ke segmen pasar baru, dll. Jika Anda mempunyai informasi mengenai hal ini, Anda jadi punya bahan diskusi dan obrolan yang nyambung di wawancara final.

5. Bawa Resume Ekstra dan Dokumen Lain yang Diperlukan

Jika Anda memiliki portofolio pekerjaan, jangan lupa untuk membawanya, meskipun pewawancara sebelumnya sudah melihat contoh karya Anda. Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan mendapat kesempatan untuk menarik perhatian mereka yang akan membuat semua perbedaan dalam keputusan untuk memilih Anda atau tidak.

6. Bawalah Daftar Referensi

Pastikan semua orang dalam daftar referensi Anda siap menerima panggilan telepon mereka dan akan mengatakan sesuatu yang positif tentang pekerjaan Anda.

7. Ajukan Pertanyaan Tambahan Tentang Perusahaan dan Posisi

Ini seharusnya adalah pertanyaan yang tidak dapat Anda temukan jawabannya sendiri melalui pencarian daring. Misalnya, sekarang bukan waktunya untuk menanyakan pertanyaan dasar manajer perekrutan tentang tujuan jangka panjang perusahaan. Anda seharusnya sudah menanyakan pertanyaan itu pada tahap awal proses wawancara. Namun, jika subjek muncul pada wawancara sebelumnya, dan Anda perlu mengklarifikasi suatu poin, ini adalah kesempatan yang bagus.

Bagaimana, siap untuk sukses di wawancara final?