Wawancara Kerja

Bagaimana Cara Menjawab Pertanyaan, Kenapa Perusahaan Harus Memilih Anda

Walaupun tidak serumit kedengarannya, pertanyaan ini dapat menjadi penentu apakah perusahaan akan merekrut Anda atau tidak. Sejatinya ketika pertanyaan ini diajukan, ini merupakan kesempatan Anda untuk sekali lagi menekannkan kemampuan Anda yang paling mengesankan yang disesuaikan dengan dalam deskripsi pekerjaan.

Anda bisa memberikan jawaban pada pengalaman industri, pengalaman dalam melakukan tugas atau tugas tertentu, keterampilan teknis, keterampilan lainnya, kunci keberhasilan Anda menyelesaikan tugas, penghargaan yang pernah Anda terima, pelatihan pendidikan, serta prestasi dan kisah sukses terkait pencapaian utama semisal kampanye pemasaran yang sukses yang menunjukkan kompetensi yang diinginkan.

Salah satu pendekatan lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan menyebutkan kombinasi unik dari keterampilan dan pengalaman yang Anda miliki. Misalnya, memang ada banyak kandidat yang memiliki keterampilan pemrograman yang kuat, tetapi bagaimana jika Anda menggabungkan kemampuan tersebut dengan pengalaman kepemimpinan tim yang tidak dimiliki orang lain?

Perlu diingat, jika Anda menunjukkan kepercayaan diri saat menjawabnya, kemungkinan besar Anda akan membuat kesan yang kuat. Apa yang dibutuhkan oleh perusahaan sebenarnya adalah nilai jual yang cukup menarik. Pengalaman dan kualifikasi memang penting, tetapi sikap yang benar pasti dapat memberi Anda keunggulan dibandingkan mereka yang memiliki latar belakang profesional yang sama.

Kemudian hal-hal lain yang harus Anda perhatikan saat hendak menjawab pertanyaan ini adalah:

1. Persiapkan diri dengan baik

Anda harus meluangkan mempersiapkan diri jika pertanyaan ini muncul dengan melatihnya di depan cermin. Ini paling baik dilakukan dengan suara keras, baik di depan cermin atau di depan seseorang yang Anda percayai yang tidak akan ragu untuk menunjukkan apa yang bisa diperbaiki dari latihan tadi.

2. Kesopanan

Anda tidak harus terlalu percaya diri. Anda bisa menggunakan gaya Anda sendiri. Jika Anda tidak nyaman membuat pernyataan nilai tentang diri Anda (yaitu, “Saya kandidat yang sempurna.”), Anda dapat tetap berpegang pada fakta (“Saya memiliki pengalaman sepuluh tahun, dipromosikan, memecahkan rekor penjualan, memenangkan penghargaan, menyampaikan tepat waktu dan sesuai anggaran, menerima pujian dari manajer / klien saya, dll. ”)

Cara lain untuk “menjual” diri Anda dengan fakta adalah dengan mengutip pendapat orang lain seperti, “Manajer saya mengatakan kepada saya bahwa dia belum pernah melihat orang dengan keterampilan Excel yang lebih canggih.” Anda juga dapat merujuk reputasi umum Anda, “Saya memiliki reputasi untuk selalu menutup kesepakatan” atau “Saya memiliki riwayat selalu menyelesaikan proyek saya lebih cepat dari jadwal.”

3. Jangan terlalu banyak bicara

Fokus pada nilai jual Anda yang paling menarik. Ingatlah bahwa Anda akan lebih dipercaya jika Anda fokus pada beberapa kekuatan dan tidak mencoba mengklaim bahwa Anda adalah ahli dari semua keterampilan.