Wawancara Kerja

Bagaimana Cara Profesional Follow Up Wawancara?

Sebagian besar proses lamaran kerja melibatkan penantian yang tidak sebentar. Anda memeriksa posting pekerjaan dan menunggu peluang baru yang sesuai dengan keterampilan dan minat Anda.

Anda menyusun surat lamaran dan resume, mengirimkannya, dan menunggu untuk mendengar tentang kemungkinan wawancara. Jika Anda mendapatkan wawancara, Anda mempersiapkan diri, memberikan kesempatan terbaik Anda, dan kemudian Anda menunggu tanggapan.

Semakin dekat Anda dengan tawaran yang sebenarnya, semakin Anda ingin tahu bagaimana peluang Anda untuk diterima di sana. Bagaimana cara profesional follow-up wawancara tanpa terlihat terlalu bersemangat atau memaksa?

1. Mengirimkan Email

Anda bisa mengirimkan email singkat yang menyampaikan terima kasih atas wawancara yang lalu. Sebutkan satu hal spesifik tentang wawancara atau apa yang Anda pelajari tentang perusahaan. Terakhir, sebutkan betapa Anda sangat menantikan untuk mendengar dari mereka.

Dalam mengirimkan email jangan terkesan Anda menyimpulkan kalau Anda tidak mendapatkan pekerjaan itu. Sebelum mengirimkan email, tunggu sampai jangka waktu dan tenggat waktu yang ditetapkan berlalu.

Jika Anda mengakhiri wawancara kerja Anda dengan menanyakan tentang langkah-langkah selanjutnya dari proses perekrutan dan kapan Anda akan mendengarnya kembali, maka ikuti adwal tersebut. Jika tanggal tersebut telah berlalu, silakan kirim catatan tindak lanjut melalui email ke perusahaan.

2. Jangan Berkali-kali

Terlepas dari bagaimana Anda memutuskan untuk menindaklanjuti wawancara, Anda tidak direkomendasikan untuk melakukannya lebih dari dua kali. Ya, Anda berhak mendapatkan umpan balik setelah wawancara, tetapi beberapa perusahaan memang tidak mau memberikan feed back. Jadi sebaik-baiknya jika Anda tidak mendengar kabar setelah beberapa minggu, kemungkinan besar posisinya telah terisi. Pastinya Anda ingin tetap terlihat proaktif dan profesional bukannya terkesan t memaksa atau putus asa. Teruslah mencari pekerjaan sampai Anda mendapatkan kontrak, jangan berhenti melamar karena Anda merasa yakin dengan hasil wawancara karena apapun bisa terjadi.

3. Tetap Terhubung

Meskipun Anda tidak mendapatkan pekerjaan itu, akan sangat berguna untuk tetap terhubung dengan tim SDM dari perusahaan tersebut. Membangun hubungan berarti menjaga agar komunikasi tetap terjalin.

Kalau Anda terhubung dengan personalnya di media sosial, Anda bisa tetap terhubung dengan cara memberikan selamat atas pencapaian terbaru. Tapi ingat, jangan berlebihan dan sampai mengganggu kenyamanan dari orang tersebut.