Dunia Kerja

Makna dibalik Kalimat Atasan

superior-bossMerasa bingung dengan setiap perkataan ataupun komentar atasan yang seringkali memiliki arti yang berbeda dibanding sebenarnya? Tidak perlu dipusingkan karena memang begitulah atasan selalu ingin dimengerti maunya apa oleh bawahannya.

Menerjemahkan keinginan atasan perlu teliti tidak sekadar menelan bulat-bulat apa yang dikatakannya. Anda juga perlu mengenal sifat atasan bagaimana. Beda sifat beda pula makna tersembunyi dibalik kalimat atasan.

  1. “Bagus ke depannya lebih baik ya…”

Sebenarnya tugas yang Anda kerjakan tidak bagus-bagus amat, tidak sampai memuaskan atasan. Atasan berharap Anda mengerjakan lebih baik lagi. Intinya yang Anda kerjakan hanya sampai pada nilai “standardnya” atasan, sebaiknya di tugas selanjutnya Anda menyelesaikan dua kali lebih bagus ketimbang yang sekarang Anda kerjakan.

  1. “Ada ide lain?”

Sebenarnya atasan tidak setuju dengan ide yang Anda utarakan, kalinat, “Ada ide lain?” adalah penolakan halus atas apa yang Anda sarankan. Dia mengharapkan ide lain yang jauh lebih brilian dari yang Anda berikan padanya tadi. Sebaiknya Anda mempersiapkan beberapa ide untuk diutarakan pada atasan. Jangan sampai atasan berpikir Anda tidak memiliki wawasan yang luas.

  1. “Ada pertanyaan yang lebih berbobot?”

Anda baru saja mengajukan pertanyaan yang seharusnya tidak Anda tanyakan. Bisa jadi lewat pertanyaan yang Anda ajukan tadi menunjukkan kalau Anda tidak memahami isi ataupun tidak memerhatikan jalannya rapat atau Anda mengulangi pertanyaan yang sebenarnya sudah ditanyakan oleh orang lain dengan bahasa yang berbeda tapi bermakna sama.

  1. “Enak ya cuti terus…”

Untuk beberapa bulan ke depan cobalah untuk tidak mengambil cuti. Bisa jadi Anda terlalu banyak mengambil cuti atau Anda cuti tidak pada waktunya—saat acara besar di kantor ataupun masa-masa sibuk, sehingga atasan menyindir Anda. Ketika hendak mengambil cuti usahakan untuk memeriksa jadwal tahunan kantor pun atasan untuk menghindari Anda tak masuk kantor di acara penting.

  1. “Lain kali kamu harus punya solusi untuk ini…”

Tingkah atasan memang ada-ada saja, atasan selalu berharap Anda menjadi mesin solusi buatnya. Ketika ada masalah datang dan Anda tidak bisa memecahkannya, atasan berharap Anda belajar dari masalah ini sehingga ke depannya saat problem muncul Anda bisa menemukan solusi untuk ini.