Karin Gultom: Menjadi KOL Specialist Bukan Hanya Jago Teknis tapi Proaktif dan Humble

Sebagai KOL Specialist dan apa saja yang termasuk dalam lingkup pekerjaan Anda?
Ada yang menganggap kerjaan KOL Specialist mirip dengan seorang Social Media Manager?
Perbedaannya KOL Specialist fokus ke influencer atau konten kreatornya sedangkan social media manager fokus ke platform-nya bukan orangnya.
Bagaimana Anda mengidentifikasi dan menargetkan KOL yang relevan dengan brand atau produk yang sedang Anda promosikan?
Pertama aku akan analisa target audiens dulu, apakah KOL sudah sesuai dengan brand tersebut. Aku akan lihat demografi kreatornya mulai dari sisi usia, follower, apakah follower-nya kebanyakan laki-laki atau perempuan. Nieche-nya, lebih ke komedi atau beauty, dari informasi tersebut bisa disesuaikan dengan tujuan campaign. Setelah itu aku masuk ke analisis teknis. Aku akan cek engagement-nya, gimana likes, views dan comment si konten kreator ini apakah stabil atau enggak. Aku juga akan lihat performa engagement di 28 hari atau 7 hari terakhir, kira-kira stabil atau enggak.
Bagaimana proses Anda dalam mencari dan memilih KOL yang tepat untuk sebuah kampanye?
Prosesnya, sama seperti sebelumnya aku analisa target audiensnya aku pakai tools untuk filter yang aku butuhkan. Atau kalau manual aku akan lihat database yang aku punya, aku pakai hashtag untuk cari KOL yang sesuai. Misalnya kalau mau cari makeup artist aku buat #makeuprecommendation, nanti kan akan keluar KOL makeup artist. Terus aku cek kompetitor juga lagi pakai KOL siapa. Kalau obyektifnya conversion atau sales, aku akan lebih lihat GPM (Gross Profit Margin) dan GMV ( Gross Merchandise Value = total sales yang dihasilkan dari live streaming atau short video) kreatornya perbulan. Mencari KOL yang tepat itu juga harus dilihat dari obyektif kampanyenya.

Apakah jumlah follower menjadi kriteria penting dalam pertimbangan memilih KOL?
Kalau di TikTok aku melihat enggak hanya dari jumlah follower tapi lebih ke jumlah views karena banyak konten kreator yang follower-nya banyak tapi secara views kurang maksimal. Jadi aku lebih fokus ke views, engagement rate dan nieche produk dan aku cek juga cost per view berapa, rate-nya berapa. Jadi kalau misalnya rate card-nya Rp 3 juta aku harus targetkan views-nya berapa.
Bagaimana Anda mengembangkan strategi kolaborasi dengan KOL? Apa saja elemen penting yang perlu diperhatikan dalam membuat sebuah strategi kolaborasi yang efektif?
Kalau udah pilih KOL yang tepat biasanya lebih mudah. Kemudian lebih ke menjaga dan memantau jalannya kampanye. Ada kendala atau tidak, gimana progress campaign. Karena dalam beberapa case yang terjadi banyak KOL yang ghosting jadi kita harus proaktif nanya. Kalau ada kendala kita kasih saran misalnya KOLbutuh pendapat soal ide konten. Pastikan semuanya berjalan lancar sampai di tahap payment. Baiknya hubungan antara KOL Specialist dan creator harus baik untuk jangka panjang.
Bagaimana Anda mengukur keberhasilan sebuah kampanye kolaborasi dengan KOL?
Untuk mengukur aku akan lihat cost per views dan ROI-nya (Return On Investment). Kalau cost per views semakin kecil maka kampanyenya makin bagus. Kalau aku sih, ROAS (Return on Ad Spend) di 6 biasanya udah bagus.
Bagaimana Anda memastikan bahwa konten yang dihasilkan oleh KOL sesuai dengan brand guidelines dan target kampanye?
Apa tantangan terbesar yang Anda hadapi sebagai seorang KOL Specialist? Apakah itu terkait dengan mencari KOL yang tepat, mengukur ROI, atau hal lainnya?
Lebih ke menjaga sih karena banyak banget problem yang terjadi antara conten creator dengan KOL Specialist, misalnya brief kurang sesuai dengan konten atau tiba-tiba KOL ghosting makanya KOL Specialist harus punya mitigasi atau solusi kalau misalnya KOL-nya slow respond atau kurang bertanggung jawab. Biasanya aku selalu punya back up plan mencari KOL pengganti yang sesuai.
Bagaimana menurut Anda perkembangan industri influencer marketing saat ini? Apakah ada tren baru yang perlu diperhatikan?
Banyak yang berubah sih. Industri adalah industri yang cepat, ya orang-orangnya, kreativitasnya, semua pada out of the box. Yang baru-baru ini lagi hype adalah terkait afiliator, dimana content creator tidak dibayar by rate card tapi by commission ketika dia berhasil jual produk. Jadi menurt aku ini perubahan yang cepat banget karena banyak juga content creator yang jadi affiliator, live setiap hari, karena hasilnya lumayan banget. Kemudian ada Key Opinion Consumer, KOL kecil-kecil, tapi mereka ini super kreatif yang bisa meracuni orang untuk membeli produk.

Bagaimana Anda melihat peran KOL Specialist dalam 5 tahun ke depan?
Peran KOL Specialist akan terus ada dan berkembang karena ini industry digital yang memiliki kebutuhan cepat dan ada banyak brand yang pemasarannya melalui digital dan memiliki kebutuhan akan influencer untuk menyukseskan kampanye. Terbukti, penjualan online sangat tinggi dari live streaming TikTok atau Shopee.
Kualitas dan keterampilan apa saja yang menurut Anda sangat penting bagi seorang KOL Specialist?
Komunikasi, analytic thinking tinking dan creative thinking dan yang enggak kalah penting adalah KOL Specialist humble dan ramah untuk menjaga hubungan yang nyaman.
Bagaimana cara Anda terus mengembangkan diri dan mengikuti perkembangan terbaru di bidang influencer marketing?
Pastinya harus up to date dengan tren. Influencer akan selalu berubah dan bertambah. Akan selalu ada influencer yang baru. Nah di sinilah peran KOL Specialist untuk jeli melihat influencer yang baru. Jadi memang up to date bukan hanya soal tren melainkan ke kreator-kreator yang lagi hype dan lagi naik daun. Terus juga aku aktif membaca informasi, artikel mengenai KOL dan ikut webinar terkait KOL Specialist.
Baca perspektif lainnya mengenai profesi KOL Specialist di artikel: Profesi Legit Itu Bernama KOL Specialist! Ngobrolin Perkembangan Profesi Ini Bersama Alayna Putri.