6 Cara Mengubah Karier Pekerjaan dari CV, Ini Rahasianya!
Tidak bisa dipungkiri kalau persaingan dunia karier saat in semakin keras saja. Cukup sulit meraih atensi perusahaan dengan CV yang itu-itu saja. Apalagi jika memang bidang yang Anda tekuni sedang hits dengan pertambahan profesional muda yang berpengalaman. Belum lagi banyaknya lulusan baru yang memasuki dunia kerja setiap tahunnya. Kondisi ini tentu saja membuat para pencari kerja harus berusaha lebih keras agar bisa menonjol di antara pelamar lainnya. Langkah utama yang paling efektif untuk meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan impian adalah dengan memperbarui CV Anda.
Banyak orang yang merasa CV mereka sudah cukup bagus, padahal sebenarnya masih banyak hal yang bisa diperbaiki dan ditingkatkan. Perlu diingat, CV bukan hanya sekadar biodata dan daftar riwayat hidup, melainkan juga alat jual atau pemasaran diri yang menampilkan kemampuan dan pengalaman Anda kepada perekrut. Oleh karena itu, jika Anda ingin mengubah karir atau mencari peluang yang lebih baik, memperbaiki CV adalah hal terpenting yang bisa Anda lakukan. Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Cara Mengubah Karir dari CV
Mengubah karir bukanlah hal yang mustahil, tetapi Anda harus siap melakukan perubahan, termasuk dalam cara Anda menyajikan diri kepada calon pemberi kerja. Sebelum switch career, ketahui terlebih dahulu tips-tips yang perlu diperbaiki di dalam CV. Berikut beberapa cara mengubah karir Anda melalui CV yang lebih menarik dan efektif:
1. Buat CV yang profesional
Ilustrasi membuat CV di laptop
CV yang amatir akan membuat perekrut kehilangan minat dalam hitungan detik. Oleh karena itu, buatlah CV Anda lebih rapi dan formal. Hindari menggunakan desain yang terlalu berlebihan, warna yang mencolok, atau font yang casual. Berikut beberapa tips agar CV Anda tampak lebih profesional:
- Gunakan template yang sederhana
- Pakai bullet points agar lebih mudah dibaca
- Pilih kombinasi warna yang netral
- Tambahkan penggunaan ikon untuk menyoroti informasi penting
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat membuat CV yang lebih menarik bagi perekrut dan meningkatkan peluang Anda dalam dunia kerja yang semakin kompetitif.
Perlu diingat, CV yang profesional berlaku jika Anda melamar di industri atau korporat. Namun, apabila ingin bekerja di industri kreatif, maka Anda lebih bebas mendesain CV agar mencerminkan kreativitas Anda.
2. Tampilkan keahlian Anda
Ilustrasi menampilkan keahlian di laptop
Saat membuat CV yang baru, pastikan untuk mencantumkan keahlian-keahlian Anda secara jelas. Jangan hanya menuliskan dengan satu kalimat saja, tetapi pertegas dengan mendetail dan mendalam agar perekrut benar-benar memahami sejauh mana kemampuan Anda dalam bidang tersebut.
Misalnya, jika Anda memiliki keahlian dalam bidang desain grafis, jangan hanya menulis "Desain Grafis". Akan tetapi, jelaskan dengan lebih rinci seperti:
- Mahir menggunakan Adobe Photoshop, Illustrator, dan InDesign
- Berpengalaman dalam mendesain logo, brosur, dan materi pemasaran lainnya
- Memiliki pemahaman tentang prinsip desain UI/UX
Dengan keahlian yang lebih spesifik, perekrut bisa menilai kemampuan Anda bahkan mendapatkan gambaran jika Anda cocok untuk bergabung di perusahaannya.
3. Pastikan CV jujur dan transparan
Ilustrasi membuat CV yang jujur dan transparan
Kejujuran adalah kunci utama dalam mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kapasitas Anda. Jangan sampai Anda melebih-lebihkan pengalaman atau kemampuan yang dimiliki. Pasalnya, bisa saja nanti Anda diminta untuk membuktikan kemampuan tersebut padahal Anda sama sekali tidak bisa. Tindakan manipulasi ini tentu saja akan mengurangi nilai Anda di mata rekruter.
Begitu pula terhadap sertifikasi yang sebenarnya belum Anda dapatkan. Hindari mengaku-ngaku lulusan lembaga tertentu demi mendapatkan pekerjaan. Hal ini akan menyulitkan Anda ketika menghadapi proses rekrutmen. Bisa saja Anda di blacklist oleh perusahaan karena melampirkan data yang tidak valid.
Intinya, kejujuran akan membantu Anda mendapatkan pekerjaan yang benar-benar cocok dengan keahlian serta memungkinkan Anda untuk mengembangkan jenjang karier di tempat kerja.
Jika Anda merencanakan perubahan karir, sebaiknya jujur saja bahwa Anda masih dalam tahap pembelajaran untuk menguasai skills atau tools yang berkaitan. Misalnya, "Sedang dalam proses belajar Python untuk analisis data." Kondisi ini akan memberikan kesan yang positif dan menandakan bahwa Anda pribadi yang mau berkembang.
4. Sertakan cover letter yang to the point
Ilustrasi membuat cover letter
Selain memperbarui CV, Anda juga perlu memperbaiki cover letter atau surat lamaran agar lebih jelas dan to the point. Cover letter ibaratkan sampul buku yang memberikan pengantar mengapa Anda tertarik untuk melamar di suatu perusahaan. Lewat cover letter, Anda juga bisa menyampaikan sedikit gambaran pengalaman dan kontribusi yang dapat diberikan bagi perusahaan. Hindari menjelaskan kalau Anda rajin, pekerja keras, bertanggung jawab, dan lain sebagainya. Perusahaan perlu pengalaman dan keahlian dari seorang karyawan.
Khusus Anda yang mau mengubah karir, Anda perlu juga memberikan penegasan pada surat lamaran. Sebutkan alasan profesional mengapa Anda tertarik untuk melamar di pekerjaan yang berbeda dengan pengalaman Anda sebelumnya. Ini akan membuat Anda terlihat relevan dengan posisi yang dibuka. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menulis cover letter:
- Gunakan bahasa yang profesional tetapi tetap menarik
- Hindari pengulangan informasi dari CV
- Jelaskan bagaimana pengalaman Anda relevan dengan posisi yang Anda lamar
- Jangan menggunakan template standar yang terlalu umum, buatlah lebih personal
Dengan cover letter yang kuat, Anda bisa meningkatkan peluang untuk mendapatkan panggilan wawancara.
5. Tambahkan hal-hal lain di luar dunia kerja
Ilustrasi mengerjakan proyek sampingan bersama teman
Lengkapi CV Anda dengan pengalaman atau kegiatan lain di luar kehidupan pekerjaan untuk memberikan nilai tambah. Sebagai contoh, Anda aktif dalam komunitas sosial atau hobi menulis di blog pribadi. Tanpa disadari, ini bisa menjadi indikator bahwa Anda adalah orang yang berdedikasi dan memiliki inisiatif tinggi. Berikut beberapa hal yang boleh Anda tambahkan dalam CV agar lebih menarik:
- Kegiatan sosial atau volunteering yang pernah Anda lakukan
- Hobi atau minat yang menunjukkan kreativitas dan keterampilan tambahan
- Proyek sampingan yang pernah Anda kerjakan
6. Perbarui CV dan cover letter secara berkala
Ilustrasi menggunakan laptop untuk memperbarui CV dan cover letter
Selama masa pencarian kerja, jangan lupa untuk terus melakukan pembaruan pada CV dan cover letter. Tuliskan semua keahlian baru yang telah Anda pelajari, proyek-proyek penting yang telah Anda selesaikan, dan pelatihan tambahan yang Anda ikuti. Semakin up to date Anda dengan perkembangan di industri terkait, maka semakin besar peluang Anda diterima kerja.
Hal serupa juga bisa Anda terapkan setelah mendapatkan pekerjaan. Biasakan untuk memperbarui CV dan cover letter secara berkala, misalnya setiap 3 bulan sekali. Dengan begitu, Anda tidak akan kesulitan mengingat pencapaian dan pengalaman baru yang Anda peroleh selama bekerja. Pentingnya lagi, Anda jadi siap kapan saja jika ada peluang kerja lebih menarik yang datang.
Sudah menyiapkan CV dan cover letter terbaru? Saatnya melamar berbagai lowongan pekerjaan terkini di Loker.id. Jangan biarkan kesempatan berlalu begitu saja, masa depan karir Anda dimulai dari sini!