Wawancara Kerja

5 yang Perlu Disiapkan saat Wawancara untuk Posisi Digital Marketing

Digital marketing merupakan salah satu bidang yang sedang berkembang, dan bisa jadi akan mendominasi di tahun-tahun mendatang sehingga akan menghasilkan peluang kerja yang besar. Melihat peluangnya ke depan, buat Anda yang saat ini sedang atau sudah menjajal bidang ini, ada baiknya mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan saat wawancara untuk posisi digital marketing. Simak ulasannya di sini!

1. Jangan takut untuk mengkritik situs web media sosial perusahaan lain

Pasti Anda akan ditanyai tanggapan mengenai situs website atau profil media sosial dari perusahaan lain. Jangan khawatir, ini bukan pertanyaan jebakan dan tidak ada yang mencari sanjungan Anda. Pertanyaan ini ditanyakan untuk melihat wawasan dan perspektif segar apa yang dapat Anda bawa.

Ini adalah kesempatan yang tepat untuk menggambarkan bahwa Anda telah melakukan penelitian tentang beberapa perusahaan dan bahwa Anda akan memberikan perhatian ekstra mengenai plus minus digital suatu perusahaan. Pewawancara juga akan senang mendengar saran yang Anda miliki. Komentar seperti, “Menurut saya situs ini hebat!” Atau, “Saya pikir mereka salah menggunakan strategi,” akan membuat pewawancara percaya bahwa Anda benar-benar memberikan perhatian pada perkembangan digital.

2. Eksis di dunia digital

Anda melamar posisi digital marketing tetapi Anda tidak memiliki profil online, itu sesuatu yang patut dipertanyakan. Agak mengkhawatirkan melihat profil LinkedIn tanpa gambar profil, atau tweet publik yang berisi sumpah serapah, atau blog yang tidak diperbarui selama bertahun-tahun.

Jika Anda tidak dapat memasarkan diri Anda secara online, bagaimana Anda bisa mengharapkan pewawancara Anda percaya bahwa Anda dapat memasarkan perusahaan? Luangkan waktu di profil sosial Anda, terutama LinkedIn. Profil LinkedIn yang terbaru dapat memberikan kesan digital pertama yang luar biasa.

3. Tidak apa-apa untuk tidak mengetahui segalanya tentang digital marketing

Ruang pemasaran digital bervariasi mulai dari SEO hingga pemasaran media sosial. Jika Anda dapat melakukan sebagian besar pekerjaan seperti yang dijelaskan di postingan tetapi sedikit goyah di satu area, jangan panik. Daripada mencoba mengabaikannya, ubahlah menjadi keuntungan.

Misalnya, jika SEO bukan keahlian Anda, tetapi itu adalah sesuatu yang harus dikerjakan oleh kandidat yang sukses, katakan sesuatu seperti, “Meskipun peran saya sebelumnya tidak memungkinkan banyak pengalaman SEO, saya telah mengambil tanggung jawab sendiri untuk tetap aktif melalui blog dan podcast.”. Pewawancara akan menghargai kejujuran dan inisiatif Anda untuk mempelajari lebih lanjut tentang topik tersebut.

4. Minimalkan hal yang tidak dibahas

Meskipun mungkin tergoda untuk berbicara tentang seberapa banyak yang Anda ketahui tentang peretasan, tagar, dan lain-lainnya, Anda akan segera kehilangan minat pewawancara jika tidak ada istilah yang ada hubungannya dengan topik yang sedang dibicarakan saat wawancara.

Wawancara adalah kesempatan Anda untuk menggambarkan apa yang Anda ketahui, bukan berapa banyak istilah yang Anda tahu. Berikan jawaban yang jelas dan ringkas dengan nada yang formal dan mudah dipahami.

5. Nyaman dengan analisis

Setiap peran pemasaran digital akan memiliki komponen pengukuran untuk itu. Anda diharuskan nyaman dan terbiasa dengan analisis iklan dan lain-lainnya. Anda perlu menunjukkan bahwa Anda merasa nyaman bekerja dengan sistem analitik dan menafsirkannya.

Siapapun dapat membaca angka dari spreadsheet. Apa yang membedakan Anda dari kandidat lain adalah kemampuan Anda untuk mengilustrasikan bahwa Anda dapat mengambil sekumpulan data dan menceritakan sebuah cerita dengannya. Berikan contoh yang jelas dari kampanye sebelumnya yang Anda kerjakan dan jelaskan bagaimana wawasan Anda membantu meningkatkan hasil kampanye.