Yonna Kairupan: Tentang Menghidupkan Karakter Horor Lewat Sapuan Makeup Andal

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 11 November 2024
Rubrik Profil

yonna-dan-seni-makeup-horor-tahun-2024

Pernah kah Anda menyadari kalau film tidak hanya mengenai cerita dan alur. Ketiadaan makeup yang pas dan mendukung karakter atau pun tokoh dalam film sudah pasti akan membuat film kehilangan nyawanya. Terutama untuk film-film horor. Sapuan makeup yang "menggigit" dan mencekam akan membuat feel cerita lebih muda tersampaikan ke penonton.

Nah, inilah yang dilakukan oleh Yonna Kairupan. Buat Anda penyuka film horor Indonesia, pasti tahu dong beberapa film ngehits seperti Suzanna: Burried Alive (2018), Mata Batin (2017), dan The Doll 3 (2022). Di balik kesuksesan film-film ini, ada tangan dingin Yonna yang membuat penampilan creepy dari tokoh dan karakter dalam film benar-benar sampai ke penonton.

Bersama Loker ID, ibu empat anak ini enggak hanya menceritakan perjalanan kariernya sebagai makeup artist spesialisasi horor, melainkan juga perkembangan dan peluang profesi makeup artist sekarang-sekarang ini. Hmmm...wajib baca banget nih, buat yang tertarik mengeluti profesi MUA!

Apa yang membuat Anda tertarik untuk menjadi makeup artist, khususnya untuk film horor?

Memang saya sudah senang bermain makeup sejak berusia 3 tahun. Jadi awalnya memang kecintaan sama makeup beauty dulu dari kecil. Lanjut sampai dewasa. Senang sekali dengan segala kegiatan yang isinya ada makeup-nya.

Boleh diceritakan bagaimana perjalanan karier Anda dimulai sampai akhirnya menjadi spesialisasi makeup artist film horor? 

Sejak SMP, saya sempat menjadi penari daerah untuk acara-acara pernikahan. Senang banget karena ada makeup dan hairdo-nya. Lalu berlanjut saat di SMA 70, ekskul saya adalah Modern Dance dan jadwal manggungnya padat banget selama 3 tahun. Jadi kemampuan makeup-nya semakin terasah.

Saat mulai kuliah, saya mulai berprofesi sebagai penyanyi. Semakin lagi kesenangannya akan makeup dan tiap hari bisa pakai makeup ke kampus maupun saat kerja sebagai penyanyi. Skill semakin terasah karena jadi sering makeup-in teman-teman kampus, teman-teman kos, teman-teman sesama penyanyi. Saat itu hanya bisa mengasah skill dengan imajinasi. Saya bilang begitu karena tahun 90-an dulu kan belum ada internet yang selancar sekarang. Referensi saya adalah melihat majalah-majalah lokal dan luar negeri, memperhatikan makeup para modelnya, lalu mengolah dalam kepala saya apa yang bisa jari-jari saya lakukan untuk mendapatkan makeup seperti itu. Oh ya, saya pun mempunyai skill menggambar/melukis yang baik, jadi sudah pasti mempermudah saya dalam mengasah skill makeup saya.

Sampai lulus kuliah saya terus berprofesi sebagai penyanyi di cafe-cafe besar di Jakarta, dengan jadwal manggung 5 malam dalam seminggu. Bisa kebayang kan ya eksplorasi makeup yang bisa saya lakukan?

Lalu mulai Agustus 2000, saya mulai bekerja kantoran di Majalah TEMPO. Itu pun saya jalani sambil malamnya sebagai penyanyi. Kebayangkan ya gimana hebohnya itu kantor punya karyawan dengan suara serak, makeup selalu ON, anting hidung, antingdi telinga penuh hehe..Saya berhenti menjadi penyanyi pada tahun 2003 ketika mulai berhijab. Dan saya resign dari Majalah Tempo pada tahun 2013 untuk fokus mengurus keempat anak-anak saya.

Pada saat saya mulai berhijab itulah saya mulai 'istirahat' dari dunia makeup. Ketertarikan saya akan makeup mulai meredup. Baru sekitar tahun 2019 saya mulai tertarik kembali dengan dunia makeup dan menjalani bisnis MLM yang produk-produknya adalah skincare dan kosmetik (Oriflame). Keberhasilan saya di bisnis Oriflame sempat membuat saya sibuk berkeliling kota di dalam dan luar pulau Jawa untuk mengajarkan tentang makeup dan juga self empowerment.

Pelan-pelan saya mulai masuk ke ranah Special Effects Makeup ketika suami saya membentuk komunitas zombie terbesar di Indonesia. Mengingat mulai banyaknya member dan banyaknya permintaan talent zombie untuk event-event yang diadakan di semua stasiun televisi dan juga perusahaan-perusahaan besar, maka mau tidak mau saya ikut turun tangan dan mempelajari sendiri SFX Makeup saat itu. Saya pun membuat sendiri racikan darah yang edible (aman untuk dikonsumsi) dengan rasa yang enak sehingga nggak nyusahin para talent atau aktor film, yang bahan-bahannya dibeli dari luar negeri. Kebanyakan fake blood yang ada rasanya kurang enak. Begitu kata mereka.

Dari mulai makeup-in talent-talent zombie untuk acara-acara TV, lalu mulai diundang menjadi nara sumber di acara2 Prime Time TV, sampai akhirnya mendapatkan penawaran untuk menjadi SFX Makeup Artis untuk film layar lebar, dimana film tersebut langsung box office. Semuanya suami saya yang mengatur branding image saya.

Ada enggak momen paling berkesan dalam karier Anda sebagai makeup artist film horor? Boleh diceritakan?

Karena saya sangat mencintai pekerjaan saya, dan awal pekerjaan saya ini adalah hobi, sehingga ketika ini menjadi pekerjaan, saya sangat bahagia dalam menjalaninya--makanya saya bisa bilang bahwa semua project yang saya kerjakan adalah momen yang berkesan dan mempunyai cerita-cerita menarik tersendiri.

Bagaimana proses kreatif Anda dalam merancang tampilan karakter horor? Biasanya inspirasinya dari mana ya?

Kita bicara untuk film ya..tahapannya adalah sebagai berikut:

1. Saya akan baca script dulu sampai selesai, dan mulai membayangkan kira-kira seperti apa karakternya yang ada di kepala saya. Lalu riset awal dulu mengenai karakter yang akan dibuat. Melihat referensi dari film-film serupa apabila ada..

2. Creative meeting dengan sutradara untuk mendengarkan apa yang diinginkan sutradara untuk tokoh yang akan dibuat. Lalu saya sampaikan dari versi saya seperti apa. Intinya kita akan bertukar pikiran sampai tercapai kesepakatan makeup seperti apa yang akan dilakukan, disesuaikan juga dengan budget yang ada.

3. Mengajukan 'draft' makeup ke sutradara, apabila sudah disetujui, maka lanjut ke tahap makeup test. Pada tahap inilah kita akan tahu kendalanya apa, berapa lama proses makeup-nya, dll sehingga bisa meminimalisir halangan-halangan pada saat shooting nanti.

pengalaman-jadi-makeup-artist-horor-tahun-2024

Apa saja tantangan terbesar dalam menciptakan efek spesial makeup untuk film horor? Boleh diceritakan ?

Tantangannya adalah mendapatkan bahan-bahan makeup yang sangat jarang sekali ada di Indonesia. Kalaupun ada, harganya mahal. Saya biasanya titip teman yang sedang ke luar negeri. Tantangan lainnya adalah meng-upgrade skill SFX Makeup yang lajunya sangat cepat, apabila kita berkiblat ke Hollywood. Akses untuk upgrade skill tersebutlah yang sangat terbatas. Tidak bisa hanya mengandalkan dari Youtube.

Adakah teknik atau produk makeup khusus yang Anda gunakan untuk menciptakan efek horor yang realistis? 

Produk makeup khusus andalan saya adalah Airbrush Makeup.

Btw, apa sih yang membedakan makeup artist film horor dengan makeup artist untuk film genre lainnya?

Genre horor sudah pasti si MUA dituntut mempunyai skill untuk SFX Makeup. Sementara kalau genre lainnya, kadang-kadang aja butuh SFX Makeup skill dari si MUA-nya.

Apakah ada tren terbaru dalam makeup efek spesial untuk film horor yang perlu orang awam ketahui untuk informasi dan edukasi?

Kalau setahu saya sih nggak ada tren terbaru ya.. semuanya masih menggunakan teknik yang sama, yang membedakan adalah skill-nya dan bahan-bahannya aja. Kalau di Hollywood itu skill-nya banyak yang yang sudah advanced dan bahan-bahannya lengkap.

Apakah ada film horor Indonesia atau mancanegara yang makeup efek spesialnya sangat Anda kagumi?

Ada banyak banget film horor mancanegara yang saya suka. Semua yang box office itu saya suka makeup-nya, karena mereka bekerja dengan SFX MUA yang memang sudah sangat expert di bidangnya. Setiap makeup-nya itu ada falsafahnya dan berkarakter kuat. Walaupun mungkin ada orang awam yang bilang "makeup-nya biasa aja" tapi saya bisa melihat 'lebih' dari itu.. karena setiap SFX makeup yang dihadirkan pasti menghadirkan cerita.

tantangan-menjadi-makeup-artist-horor-tahun-2024

Bagaimana Anda memandang perkembangan profesi sebagai makeup artist, potensi dan peluangnya di masa depan?

Kalau khususnya untuk SFX makeup artist, saya yakin akan semakin banyak tambahan teman-teman SFX MUA lainnya, karena sudah semakin banyak yang penasaran untuk menambah skill-nya. Dan peluangnya pun semakin besar karena produksi film Indonesia sedang tinggi-tingginya.

Punya tips untuk anak-anak muda yang tertarik berprofesi sebagai makeup artist?

Selain punya skill dalam hal makeup, pastikan bahwa kita juga memahami etika dalam berbisnis di dunia makeup dan kita juga paham cara berkomunikasi secara profesional baik secara tertulis, dan tidak tertulis. Itu yang kadang suka terlupakan.

Apa harapan Anda untuk masa depan karier sebagai makeup artist film horor? 

Saya ingin punya 'sekolah' dimana saya bisa membagi pengetahuan dan ketrampilan saya yang belum seberapa ini. Dan sekaligus menyediakan bahan-bahan SFX makeup.

Seiap profesi punya perjalanannya sendiri, baca kisah inspirasi profesional lainnya di Rubrik Profil Loker ID!