Dunia Kerja

Tips Sukses Presentasi Pertama di Kantor

Presentasi ataupun berbicara di depan umum menjadi hal yang tak bisa dihindari di dunia kerja. Walaupun Anda bekerja di belakang layar tapi pasti ada masa dimana Anda harus berbicara di hadapan rekan-rekan kerja yang lain.

Buat Anda yang sudah terbiasa berorganisasi apalagi memimpin rapat, tentunya ini bukan hal yang perlu dibesar-besarkan. Istilahnya Anda sudah biasa menghadapi situasi seperti ini. Namun bagaimana dengan Anda yang tidak begitu aktif di kampus dulu dan termasuk orang introvert, tentunya hal ini tak bisa dianggap ringan.

1. Mulai Sedikit-sedikit

Latih kemampuan bicara pada forum-forum sederhana dulu seperti saat berdiskusi dengan kelompok rekan kerja.

2. Berdamai dengan Kesalahan

Gugup atau kesalahan teknis adalah risiko yang harus dihadapi. Gunakan humor untuk mentuupi kesalahan sambil tetap percaya diri melanjutkan sesi presentasi.

3. Berlatih dan Berlatih

Minta bantuan dari teman atau kerabat yang dipercayai bisa memberikan feed back jujur mengenai kelebihan dan kekurangan Anda.

4. Luangkan Wkatu Untuk Menjawab Pertanyaan Khusus

Bila ingin memberikan jawaban mendetail bisa dilakukan setelah presentasi dan langsung menjawab si penanya.

5. Memahami Bukan Menghafal

Tidak perlu menjadi orang paling cerdas sedunia untuk berbagi ide, tip, strategi dan materi lainnya.

6. Skip The Slides

Sediakan waktu lima menit presentasi hanya point-point materi dengan cara kasual dan spontan. Materi persentasi untuk mengklarifikasi konsep yang dikemukakan sebelumnya.

7. Senyum

Senyum tidak hanya membantu Anda merasa lebih baik, audiens pun terstimulasi memberikan respon yang positif.

8. Belajar Dari Pengalaman

Kemampuan public speaking tidak didapat dalam waktu semalam. Jalani prosesnya, seperti berlatih, konsultasi serta formulasikan ide dengan baik.

9. Penampilan Penting

Sebagai penilaian awal oleh klien/rekan kerja, make up membantu penampilan terlihat lebih segar, terutama bila ditunjang oleh kulit yang sehat. Buat pria, kenakan pakaian senyaman mungkin, tidak berlebihan yang meleluasakan Anda bergerak dengan bebas. Jangan terlalu tegang juga yang malah menciptakan suasana tak nyaman di ruang meeting tersebut.