Zona HR

Tips Merekrut Generasi Z

Untuk Generasi Z, keseimbangan kehidupan kerja sangat penting. Mereka lebih suka bekerja paruh waktu daripada bekerja lebih lama dan menghasilkan lebih banyak uang. Bahkan mereka lebih suka mencari pekerjaan yang fleksibel untuk tujuan kariernya.

Lebih dari sekadar gaji dan keamanan finansial, generasi Z lebih menaruh perhatian n tentang dampak positif perusahaan Anda terhadap masyarakat. Hal apa saja yang perlu diperhatikan saat merekrut generasi Z? Selengkapnya di sini!

1. Targetkan Jiwa Kewirausahaan Mereka

Generasi Z tumbuh dengan jawaban atas hampir semua pertanyaan yang dapat dijawab dengan segera menggunakan internet. Itu berarti mereka mungkin menjadi generasi paling mandiri. Jadi Generasi Z akan mencari kemandirian dalam peran mereka, peluang tipe kewirausahaan, dan tujuan dari atasan mereka.

Menawarkan jadwal kerja yang fleksibel dan tim virtual dapat membantu. Namun lebih penting lagi, generasi Z akan mencari perusahaan yang memberikan kesempatan untuk menyuarakan pendapat mereka dengan cepat.

2. Menjaga Privasi

Tidak seperti generasi lain, generasi Z tidak suka membicarakan pekerjaan lewat media sosial mereka. Libatkan mereka dengan konten pribadi, gunakan emoji dan konten visual lain akan membuat mereka menikmati proses komunikasi.

3. Berikan Jalur Pengembangan yang Jelas

Menunjukkan jalur perkembangan yang jelas dari level pemula ke level karier berikutnya akan membuat generasi Z tertarik untuk bekerja di suatu perusahaan. Ada baiknya tim SDM suatu perusahaan mengembangkan program bimbingan internal untuk membantu mempertahankan karyawan generasi Z.

4. Fokus pada Pengalaman Kandidat

Fokuslah pada pengalaman kandidat dan bila perlu gunakan teknologi yang mumpuni untuk memperlancar proses wawancara. Tidak seperti generasi sebelumnya, stabilitas bukanlah prioritas utama generasi Z.

Apa yang mereka cari adalah posisi yang dapat disesuaikan dengan diri bukan menyesuaikan diri dengan jabatan. Pilihlah kandidat yang kepribadiannya sesuai dengan posisi pekerjaan bukan hanya kemampuannya. Dengan itu karyawan akan lebih bersemangat bekerja.

Tahun-tahun mendatang adalah masa di mana generasi Z memegang kendali atas dunia pekerjaan. Anda perlu mengubah strategi perekrutan untuk mendapatkan kandidat potensial. Selamat melakukan perekrutan!