7 Tips Jitu Menulis Surat Lamaran Supaya Dilirik HRD

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 22 Mei 2024
Kolom Pencari Kerja

Menulis surat lamaran yang efektif membutuhkan penelitian, personalisasi, dan perhatian terhadap detail. Pastikan surat lamaran Anda mencerminkan profesionalisme, antusiasme, dan kesesuaian diri dengan posisi yang dilamar. Perlu diketahui kalau kebanyakan dari job seeker tidak punya dasar pengetahuan dalam menulis surat lamaran dan jadinya malah surat lamaran ‘asal jadi’.

Padahal surat lamaran sangat vital dan menjadi nilai jual awal dengan posisi yang dilamar. Pun, seberapa kompeten kualitas diri dapat ditunjukkan lewat surat lamaran. Lantas, seperti apa tips jitu menulis surat lamaran supaya dilirik HRD?

1. Mulai dengan Penelitian Mendalam

Sebelum menulis surat lamaran, lakukan penelitian tentang perusahaan dan posisi yang Anda lamar. Pahami visi, misi, budaya perusahaan, dan tanggung jawab pekerjaan. Menyebutkan informasi spesifik tentang perusahaan dan bagaimana Anda cocok dengan budaya mereka menunjukkan bahwa Anda serius dan telah mempersiapkan diri dengan baik.

Contoh:

"Saya sangat tertarik dengan visi PT. ABC untuk menginovasi teknologi ramah lingkungan. Sebagai seseorang yang memiliki pengalaman dalam pengembangan produk berkelanjutan, saya yakin dapat berkontribusi pada tim inovasi Anda."

2. Tulis Secara Spesifik dan Personalisasi

Hindari menggunakan template umum untuk semua lamaran kerja. Personalisasi surat lamaran Anda untuk setiap posisi yang Anda lamar. Sebutkan nama perusahaan dan posisi yang Anda inginkan. Jelaskan secara spesifik mengapa Anda tertarik dengan posisi tersebut dan bagaimana latar belakang Anda sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Contoh:

"Saya menulis untuk melamar posisi Marketing Specialist di PT. XYZ, karena saya tertarik dengan strategi pemasaran kreatif yang diterapkan oleh perusahaan Anda."

3. Buat Paragraf Pembuka yang Menarik

Paragraf pembuka harus menarik perhatian pembaca. Mulailah dengan pernyataan yang kuat tentang siapa Anda dan mengapa Anda tertarik dengan posisi tersebut. Sebuah paragraf pembuka yang efektif dapat membuat HRD ingin membaca lebih lanjut.

Contoh:

"Sebagai seorang profesional dengan pengalaman lima tahun di bidang pemasaran digital, saya tertarik untuk bergabung dengan PT. XYZ karena reputasinya dalam mendorong inovasi dan kreativitas."

4. Soroti Kualifikasi yang Relevan

Sertakan kualifikasi, pengalaman, dan keterampilan yang relevan dengan posisi yang Anda lamar. Gunakan contoh konkret dari pengalaman kerja Anda untuk menunjukkan bagaimana Anda memenuhi persyaratan pekerjaan. Fokus pada pencapaian dan hasil yang dapat diukur.

Contoh:

"Selama bekerja di ABC Corp, saya berhasil meningkatkan konversi penjualan sebesar 20% melalui kampanye pemasaran digital yang inovatif."

5. Gunakan Bahasa yang Jelas dan Profesional

Pastikan bahasa yang digunakan dalam surat lamaran jelas, ringkas, dan profesional. Hindari jargon teknis yang tidak perlu dan pastikan tidak ada kesalahan tata bahasa atau ejaan. Surat lamaran yang ditulis dengan baik mencerminkan kemampuan komunikasi Anda.

Contoh:

"Kemampuan komunikasi yang kuat dan keterampilan analitis saya memungkinkan saya untuk mengidentifikasi peluang pemasaran yang efektif dan mengembangkan strategi yang berhasil."

6. Tunjukkan Antusiasme dan Keinginan untuk Belajar

Perusahaan menghargai kandidat yang menunjukkan antusiasme terhadap pekerjaan dan keinginan untuk terus belajar dan berkembang. Sertakan pernyataan yang mencerminkan sikap positif dan keinginan untuk berkontribusi pada perusahaan.

Contoh:

"Saya sangat antusias untuk mempelajari lebih lanjut tentang industri ini dan berkontribusi pada keberhasilan tim PT. XYZ. Saya percaya bahwa keterampilan saya yang terus berkembang akan memberikan nilai tambah bagi perusahaan."

7. Akhiri dengan "Call to Action"

Akhiri surat lamaran dengan panggilan tindakan yang jelas, seperti menyatakan keinginan untuk wawancara atau diskusi lebih lanjut tentang bagaimana Anda dapat berkontribusi pada perusahaan. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih atas perhatian HRD terhadap lamaran Anda.

Contoh:

"Saya sangat berharap dapat mendiskusikan bagaimana saya dapat berkontribusi pada tim PT. XYZ. Terima kasih atas waktu dan perhatian Anda terhadap lamaran saya. Saya berharap dapat bertemu dengan Anda untuk wawancara lebih lanjut.

Selain itu, pastikan Anda tidak terlalu menyombongkan diri, dan tidak terlalu merendahkan diri. Begitu dibaca, orang langsung tertarik untuk mengetahui lebih lanjut seperti apakah Anda. Untuk itu, gunakan bahasa yang enak dibaca, ringkas, jelas, dan padat. Hindari pengulangan kalimat tanpa penjelasan, penggunaan kalimat tidak efektif. Selamat melamar ya!