Dunia Kerja

Tips Menghindari Lembur

lembur-stresSeringkali para pegawai terjebak pada lembur yang tak bisa dihindari ataupun lembur dadakan. Kemudian mulai mengomel kalau pekerjaan seakan tak ada habis-habisnya. Pula atasan yang memberikan tugas tak kira-kira.

Padahal tak selamanya atasan bersalah atas penambahan jam kerja Anda. Bisa jadi ini terjadi karena Anda tidak pandai membagi waktu sehingga lembur seolah tak terhindari. Karenanya Anda perlu manajemen waktu yang baik dan menghindari hal-hal yang mengganggu jam kerja.

  1. Tahu Apa yang Dilakukan

Seringkali karyawan tertahan di meja, menatap kosong layar komputer karena tak tahu apa yang harus dilakukan pertama kali saat sampai kantor. Sudah seharusnya sebelum memulai hari Anda tahu daftar apa-apa saja yang menjadi tugas untuk Anda lakukan setiap pagi.

Sehingga Anda tidak menghabiskan waktu untuk berpikir panjang tentang apa yang harus dilakukan ketika sudah sampai di kantor.

  1. Kebanyakan Browsing

Akuilah sebelum berjibaku dengan tugas-tugas kantor Anda pasti browsing dulu. Apakah membuka Facebook, mengecek online shop favorit, bermain game, sebelum akhirnya dengan ogah-ogahan mengerjakan tugas.

Anda sudah selayaknya tahu apa yang menjadi prioritas untuk dikerjakan. Memang browsing salah satu cara menghindari jenuh. Namun bila terlalu sering dan menguras jam kerja, Anda kehabisan waktu untuk menyelesaikan tugas-tugas. Akhirnya tanpa Anda sadari Anda membutuhkan waktu tambahan.

  1. Datang Telat

Kalau sudah datang telat ya sudah pasti semua tugas dikerjakan dengan buru-buru. Bukan hanya permasalahan waktu saja yang tak mencukupi untuk menyelesaikannya tetapi juga hasil kerja tidak maksimal.

Banyak keuntungan yang akan Anda dapatkan dari berangkat pagi hari. Pikiran masih fresh, Anda dapat bekerja dengan penuh semangat, masih punya waktu untuk bersantai sekejap dan pastinya berkemungkinan besar untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan tepat waktu.

  1. Mengobrol

Terutama pegawai perempuan. Terlalu banyak berbincang dengan rekan kerja bisa menghabiskan waktu kerja Anda. Akibatnya, tentu saja Anda perlu lembur, lembur dan lembur lagi. Berbincanglah seperlunya atau memanfaatkan jam istirahat untuk berbincang lebih baik ketimbang menghabiskan jam kerja untuk mengobrol.