Zona HR

Tips Mengetahui Karyawan Sedang Bekerja atau Tidak

Pekerja gak KerjaJangan sampai lengah, kalau Anda merasa yakin kalau karyawan-karyawan sedang bekerja, bisa jadi mereka sebenarnya sedang tidak bekerja. Ada banyak cara halus yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui apakah karyawan-karyawan sedang bekerja atau tidak, tanpa secara langsung Anda mengawasinya seperti guru mengawasi ujian murid.

  1. Aplikasi Pemantau

Anda bisa menggunakan aplikasi di komputer yang memantau setiap komputer yang ada di perusahaan tersebut. Anda bisa bekerja sama dengan IT manajemen untuk memasang alat tersebut di setiap komputer karyawan.

  1. CCTV

Memasang CCTV bukan karena perusahaan paranoid pada setiap yang dilakukan oleh karyawan. Ini adalah sebuah langkah agar karyawan dapat menghargai peraturan yang dibuat oleh perusahaan dan menanggapi serius untuk setiap peraturan yang dibuat. Tidak hanya untuk mengawasi, namun juga sebagai sistem keamanan.

  1. Sebagai Teman

Untuk mengetahui kebiasaan karyawan, jangan selalu menempatkan diri Anda sebagai “pengawas” di hadapan para karyawan tetapi terkadang jadilah sebagai “teman” sehingga Anda dapat masuk ke dalam lingkaran karyawan dan mengetahui apa-apa saja yang sedang hit di lingkup mereka. Ketika Anda berhasil masuk ke dalam “sistem” mereka, Anda akan tahu apa-apa saja yang menjadi kebiasaan dan “aturan” kecil mereka sehingga Anda bisa membaca pergerakan mereka akankah merugikan perusahaan atau tidak.

  1. Cek Perkala dan Mendadak

Ada kalanya Anda harus melakukan pemeriksaan secara perkala dimana ada hari-hari khusus tim Anda memeriksa apakah karyawan memang sedang melakukan apa yang menjadi kewajibannya atau tidak. Pun, tidak selamanya dengan waktu yang runut ada kalanya Anda bisa datang dengan tiba-tiba untuk melakukan pengecekan.

  1. Menjadi Contoh

Jadilah contoh yang baik untuk penegakan suatu peraturan. Jangan sampai karyawan menganggap Anda hanyalah “alat” perusahaan tetapi bukan bagian dari mereka. Sejatinya Anda adalah juga karyawan perusahaan yang berkewajiban untuk mengatur jalannya manajemen sebuah perusahaan plus karyawan-karyawannya. Dengan memposisikan diri Anda di luar sistem Anda hanya akan memberikan jarak antara manajemen HRD dan karyawan. Ini yang harus Anda hindari untuk penegakan sebuah peraturan.