Tips Membuat Atasan Senang
Bukan menjilat ataupun melakukan hal-hal tak terpuji demi mendapat perhatian atasan. Namanya juga Anda menginginkan karier langgeng, kalau bisa dapat promosi sehingga Anda tetap bisa bertahan di perusahaan tersebut demi karier yang Anda impikan.
Ini adalah cara-cara yang semestinya Anda tahu tapi sering dilewatkan atau dianggap sepele karena menurut Anda ini tidak penting. Padahal meski kecil ini sangat menentukan perkembangan karier Anda kelak.
1. Datang Cepat
Atasan senang bila sebelum dia datang para karyawannya sudah duduk manis di meja kerja menyelesaikan pekerjaan. Jika Anda datang setelah atasan datang, mengesankan kalau atasanlah yang menunggu kedatangan Anda. Padahal bukan tak mungkin atasan membutuhkan Anda sehingga dia berharap Anda lebih dulu datang ketimbang dia.
2. Pulang Tepat Waktu
Siapa bilang atasan berharap Anda selalu lembur? Atasan sangat mengetahui kalau lembur bukanlah jaminan kalau Anda bekerja lebih baik dan sangat berdedikasi dalam pekerjaan. Itu bukan patokan mutlak. Bekerjalah sesuai dengan waktu yang ditentukan—jam kerja.
3. Menyelesaikan Tugas Tepat Waktu
Ini adalah salah satu hal yang paling disenangi oleh atasan untuk para karyawannya lakukan. Kerjakan tugas Anda tepat waktu. Kalau bisa sebelum deadline. Tentu saja tidak dikerjakan secara asal-asalan—tetap dengan maksimal dan hasil yang terbaik.
4. Sumber Solusi
Menjadi sumber solusi dalam setiap permasalahan yang ditemukan oleh atasan akan membuat atasan menyayangi Anda. Atasan akan menganggap Anda sebagai orang yang tepat untuk dimintai tolong dan pendapat mengenai apapun.
5. Tidak Mengeluh
Karyawan yang hobinya mengeluh tidak akan disukai atasan. keluhan-keluhan hanya menunjukkan kelemahan dan sikap mudah menyerah. Atasan tidak suka kalau karyawannya berperilaku demikian. Jangan mengeluh mengenai tugas yang sudah menjadi tanggung-jawab Anda.
6. Aktif
Jadilah karyawan yang aktif bukan pasif. Selalu mengemukakan ide-ide, tidak harus selalu cemerlang tetapi sikap aktif Anda dalam berpendapat menunjukkan kalau Anda memiliki cara pandang sendiri. Ini menunjukkan kalau Anda punya pendirian tidak sekadar ikut-ikutan orang.