Wawancara Kerja

Tipe Pewawancara Dinilai dari Kalimat Pertamanya

Anda wajib tahu tipe-tipe pewawancara yang mungkin bakal Anda temui saat interview. Karena beda tipe beda juga cara Anda menjawab dan meladeni setiap pertanyaan yang akan diajukannya. Berikut disarikan untuk Anda berbagai tipe pewawancara untuk Anda maklumi dan pahami supaya tidak salah membawa diri.

1. “Apa Kabar?”

Memang ini adalah pertanyaan standard di awal pertemuan—tidak hanya saat wawancara saja. Apalagi kalau ini diajukan saat wawancara. Biasanya kalau pewawancara mengajukan pertanyaan demikian dia adalah tipe yang senang berbasa-basi terlebih dahulu sebelum masuk kepada pertanyaan-pertanyaan penting.

2. Mengulangi Informasi

Ketika pewawancara Anda mengulangi informasi yang sudah Anda tuliskan di resume artinya dia tidak menguasai bahan. Mungkin juga dia sudah kehabisan pertanyaan ataupun tidak tahu mau bertanya apa. Jadi untuk menghadapi tipe demikian, jangan menjawab pertanyaan sesuai persis dengan yang ada di resume. Usahakan agar apa yang Anda jawab langsung lebih menerangkan informasi yang ada di resume.

3. Bertanya Tentang Keluarga

Jika pewawancara Anda ingin tahu lebih banyak soal keluarga—baik itu tentang orangtua ataupun jumlah saudara/i dan pekerjaannya artinya dia menaruh intents terhadap latar belakang Anda. Terkadang ada juga perusahaan yang membutuhkan biodata detail karyawannya untuk mengetahui latar belakang calon karyawan dibesarkan.

4. Masa Depan

Perusahaan membutuhkan kepastian mengenai motivasi dan cita-cita Anda ke depan. Apakah masih berhubungan dengan misi perusahaan. Bagaimana status Anda, sudah menikah atau belum. Karena bisa jadi pekerjaan yang Anda lamar membutuhkan konsentrasi tinggi. Perusahaan takut kalau-kalau konsentrasi terpecah karena sudah berumah-tangga.

5. Meminta Anda Bertanya

Jika pewawancara meminta Anda bertanya apa saja, artinya dia ingin tahu seberapa dalam ketertarikan Anda akan perusahaan tersebut. Serta bagaimana penguasaan Anda akan informasi mengenai job desk Anda.

6. Alasan Ingin Bergabung

Nah, bila topik ini yang diangkatnya terus artinya dia ingin tahu alasan pasti kenapa Anda ingin bergabung di perusahaan tersebut. Ada beberapa penjelasan, bisa jadi dia ingin tahu alasan lain—selain Anda memang membutuhkan pekerjaan, kemudian melihat kualifikasi Anda yang menurutnya tidak sesuai dengan job desk posisi yang dilamar membuatnya butuh kepastian yang besar.