Kolom Pencari Kerja

Tipe Karyawan yang Dicari Perusahaan

best employeeSeperti halnya Anda mengharapkan kemakmuran dan hidup yang layak setelah mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang diincar, sebuah perusahaan tak luput juga memiliki harapan-harapan kepada calon karyawan yang melamar ke tempatnya. Harapan-harapan seperti apakah itu?

  1. Pengalaman

Ya, perusahaan paling malas mempekerjakan karyawan yang memiliki pengalaman nol. Artinya harus diajari dari dasar lagi untuk bisa mengerjakan tugas-tugas kantor. Perusahaan bukan sekolah atau kampus yang mendidik karyawannya.

Kalau perusahaan menerima karyawan dengan kemampuan nol untuk apa dia melakukan perekrutan yang hanya akan membuang-buang waktu dan tenaga. Perekrutan dilakukan supaya perusahaan mendapatkan karyawan terbaik yang dapat mengembangkan perusahaan.

  1. Lulusan Universitas Terbaik

Perusahaan akan menempatkan Anda pada daftar utamanya kalau Anda merupakan alumni dari kampus bergengsi. Almamater memang menjadi nilai tambah. Apalagi kalau memang almamater Anda sudah terkenal dengan orang-orangnya yang bekerja di perusahaan besar dan menghasilkan karya-karya terbaik. Untuk itu berterimakasihlah kepada senior-senior Anda yang membuat Anda kecipratan prestasi.

  1. Sopan

Memang simple tapi hal ini sering dilewatkan oleh calon karyawan. Seringnya karena merasa otaknya sudah cukup untuk memikat perusahaan agar mau menariknya menjadi karyawan banyak pelamar yang melupakan sikap sehingga kepintarannya menjadi tidak bermakna lagi di mata perusahaan.

  1. Sejarah Perusahaan

Walaupun Anda baru pertama kali mendengar nama perusahaan tersebut setidaknya luangkanlah waktu sejenak untuk mencari informasi mengenai perusahaan tersebut. Dengan Anda tahu sedikit banyak tentang perusahaan tentunya pewawancara menyadari kalau Anda memang bersemangat untuk bergabung dan bekerja di perusahaan tersebut. Serta memiliki kemauan untuk tahu tentang sejarah perusahaan.

  1. Cepat Nangkap

Siapa yang mau berlama-lama menghabiskan waktu untuk menerangkan suatu hal berulang-kali? Tidak akan ada yang mau. Bahkan Anda sendiri enggan melakukannya apalagi perusahaan kepada calon karyawan. Makanya diperlukan ketajaman berpikir dan analisa yang kuat. Setidaknya walaupun sebenarnya Anda tidak tahu atau kurang paham tetaplah punya jawaban untuk segala pertanyaan. Sehingga mengesankan kalau Anda masih berada di dalam konteks percakapan.