Telemarketing Adalah: Tugas, Gaji, dan Skill yang Dibutuhkan

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 31 Oktober 2026
Profesi

Telemarketing menawarkan produk atau layanan lewat telepon dan mengejar target penjualan. Median gaji junior Rp3,5 juta per bulan dan staff Rp4,2 juta. Angka ini dihitung dari lowongan telemarketing di Loker.id. Sebanyak 40% lowongan menerima fresh graduate.

Bidang kerjaPenjualan (telemarketing dan telesales)
Umum diPerusahaan kecil–menengah: 69% lowongan berasal dari perusahaan dengan maksimal 50 karyawan
PendidikanSMA/SMK diterima di 84% lowongan; D3 di 68%; S1 di 48%
PengalamanPaling banyak 1–2 tahun; 40% lowongan menerima fresh graduate
Median gajiJunior Rp3,5 juta; staff Rp4,2 juta

Daftar isi

Apa Itu Telemarketing?

Telemarketing adalah pekerjaan menjual atau menawarkan produk dan layanan kepada calon pelanggan lewat telepon, dan kini sering juga lewat WhatsApp. Di lowongan, posisi ini juga disebut telesales. Seorang telemarketing menghubungi daftar calon pelanggan, menjelaskan produk, menjawab keberatan, lalu mencatat hasil setiap panggilan.

PosisiFokus utamaArah komunikasi
TelemarketingMenawarkan produk dan closingMenghubungi calon pelanggan
Customer ServiceMenjawab pertanyaan dan keluhanMenerima kontak dari pelanggan
Sales ExecutiveMenjual dan mencapai targetKunjungan dan pertemuan langsung

Apa Saja Tugas Telemarketing?

Tugas utama telemarketing adalah menghubungi calon pelanggan dan mengubahnya menjadi penjualan. Kami membaca teks 210 lowongan telemarketing di Loker.id. Tugas yang paling sering muncul:

  • Menelepon calon pelanggan (78%): menghubungi nomor dari daftar yang diberikan perusahaan.
  • Menawarkan produk atau layanan (73%): menjelaskan manfaat produk secara singkat dan meyakinkan.
  • Mencapai target (69%): target jumlah panggilan, prospek, atau penjualan.
  • Mengelola data pelanggan (55%): memperbarui database dan mencatat hasil panggilan.
  • Membuat laporan (47%): merekap aktivitas dan hasil penjualan harian.
  • Follow up dan closing (36%): menghubungi ulang prospek sampai transaksi terjadi.

Sebanyak 20% lowongan juga menawarkan bonus, komisi, atau insentif di luar gaji pokok.

Berapa Gaji Telemarketing?

Median gaji telemarketing junior Rp3,5 juta per bulan dan staff Rp4,2 juta. Jika semua level digabung, mediannya Rp4 juta, dan separuh lowongan menawarkan Rp3,05–4,5 juta. Bonus atau komisi bisa menambah pendapatan total.

LevelMedian gaji/bulanRentang tengah
Junior / Entry levelRp3,5 jutaRp2,5–4 juta
Staff / OfficerRp4,2 jutaRp3,4–4,75 juta

Per provinsi, median tertinggi ada di DKI Jakarta:

ProvinsiMedian gaji/bulan
DKI JakartaRp4,05 juta
BantenRp3,75 juta
Jawa BaratRp3,3 juta

Cara menghitung: median dari 113 lowongan telemarketing bergaji di Loker.id (89 perusahaan, Juli 2025–Oktober 2026). Untuk gaji berbentuk rentang, kami memakai nilai tengahnya. Lowongan supervisor, koordinator, dan team leader telemarketing tidak dihitung. Jumlah data: junior 57, staff 55; DKI Jakarta 67, Banten 13, Jawa Barat 11. Provinsi lain kurang dari 10, jadi tidak ditampilkan. Angka Banten dan Jawa Barat masih gambaran awal karena datanya sedikit. Lihat juga gaji telemarketing dan telesales per kota.

Apakah Fresh Graduate Bisa Jadi Telemarketing?

Bisa. Sebanyak 40% lowongan telemarketing di Loker.id menerima fresh graduate, dengan median gaji Rp3,75 juta per bulan. Perusahaan biasanya memberi naskah dan pelatihan produk, jadi yang lebih dinilai adalah cara bicara, kesabaran, dan ketahanan menghadapi penolakan.

Pendidikan dan Jurusan Apa yang Dibutuhkan?

SMA/SMK diterima di 84% lowongan, D3 di 68%, dan S1 di 48%. Hampir tidak ada lowongan yang mewajibkan jurusan tertentu. Latar belakang yang membantu:

  • SMK Bisnis Daring dan Pemasaran: dasar teknik menjual dan melayani pelanggan.
  • Ilmu Komunikasi: membantu berbicara jelas dan persuasif di telepon.
  • Manajemen / Administrasi Bisnis: nilai tambah untuk naik ke posisi supervisor.

Skill Apa yang Paling Dicari Perusahaan?

Skill yang paling sering dicantumkan di lowongan telemarketing Loker.id:

  1. Komunikasi dan public speaking (54% lowongan): berbicara jelas, ramah, dan meyakinkan.
  2. Telemarketing atau telesales (44%): pengalaman menelepon dan menawarkan produk.
  3. Penjualan dan pemasaran (33%): memahami kebutuhan calon pelanggan sampai closing.
  4. Microsoft Office (22%): mencatat data dan membuat laporan.
  5. Negosiasi dan persuasi (17%): menjawab keberatan dan meyakinkan calon pembeli.

Bagaimana Jenjang Karier Telemarketing?

  1. Telemarketing: menelepon calon pelanggan dan mengejar target. Median gaji Rp3,5–4,2 juta.
  2. Senior Telemarketing: memegang prospek besar dan membantu melatih staf baru.
  3. Team Leader / Supervisor Telemarketing: memantau target tim dan kualitas panggilan.
  4. Sales Manager: menyusun strategi dan target penjualan.

Dari telemarketing, Anda juga bisa pindah ke Customer Service, Customer Relation Officer, Sales Executive, atau Account Executive.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Telemarketing

Apa beda telemarketing dan telesales?

Di lowongan Indonesia, keduanya hampir selalu dipakai untuk pekerjaan yang sama: menawarkan dan menjual produk lewat telepon. Telesales kadang lebih menekankan closing penjualan.

Apakah telemarketing punya target?

Ya. Sebanyak 69% lowongan telemarketing di Loker.id menyebut target, misalnya jumlah panggilan, prospek, atau penjualan.

Apa beda telemarketing dan customer service?

Telemarketing menghubungi calon pelanggan untuk menjual. Customer service menerima pertanyaan dan keluhan dari pelanggan yang sudah ada.

Telemarketing biasanya bekerja di industri apa?

Dari lowongan yang mencantumkan industri, yang paling banyak adalah perdagangan dan distribusi, konsultan SDM dan outsourcing, layanan keuangan, serta konstruksi.

Ingin mulai berkarier sebagai telemarketing? Lihat lowongan kerja telemarketing terbaru di Loker.id.