Zona HR

Tanda-tanda Karyawan Andalan Anda Mau Resign

Yang namanya resign adalah hal yang umum terjadi dan biasa terjadi dalam lingkungan perusahaan. Kalau yang mengundurkan diri adalah karyawan trouble maker dan memang sudah sering mendapat surat peringatan tentunya tidak berat buat Anda untuk kehilangan karyawan dengan predikat demikian. Tapi bagaimana kalau yang mundur justru karyawan Andalan Anda? Karenanya penting buat Anda “membaca” tanda-tanda karyawan andalan mau resign!

1. Telat Masuk

Predikat karyawan andalan bukan sembarangan dilekatkan. Pastinya dia adalah seseorang yang spesial sekali. Salah satu kespesialannya adalah tidak pernah terlambat tentunya. Perlu menjadi tanda tanya besar buat Anda apabila karyawan yang Anda banggakan tersebut beberapa kali telat masuk—hal yang tidak pernah dilakukannya sebelum-sebelumnya.

2. Sering Izin Setengah Hari

Bila karyawan andalan sering izin setengah hari besar kemungkinan dia sedang melakukan wawancara atau tes di tempat lain. Apalagi alasannya sering tidak masuk akal dan pengulangan alasan, sudah sewajarnya Anda mempertanyakan hal ini. Kalau memang Anda tidak mau kehilangan karyawan tersebut ada baiknya Anda menanyakan langsung. Seandainya juga tidak bisa dipertahankan setidaknya perusahaan punya rencana cadangan ataupun sudah mulai melakukan pencarian untuk posisi yang kosong tersebut. Apalagi kalau posisinya urgent sekali.

3. Ogah-ogahan Melakukan Tugas

Sebagai HRD Anda harus pintar membaca kepribadian karyawannya karena untuk itulah Anda dipekerjakan. Bukan hanya dalam melakukan perekrutan tetapi juga menjaga supaya karyawan-karyawan andalan awet di perusahaan. Ketika karyawan andalan sudah ogah-ogahan, misalnya mangkir dalam penugasan dan hal-hal lainnya.

4. Menanyakan Apakah Perusahaan Sedang Melakukan Perekrutan

Ini bukan sekadar pertanyaa iseng, apalagi kalau Anda mengenal karyawan tersebut tidak senang mengajukan pertanyaan-pertanyaan random. Jika dia mengajukan pertanyaan ini, sudah tentu ini merupakan pertanda buat Anda kalau si karyawan sedang mencari atau sedang melakukan perekrutan di perusahaan lain.

5. Memperbaiki Resume

Anda melihatnya merevisi resumenya di LinkedIn. Bisa jadi ini tanda-tanda yang paling nyata. Hanya sepersekian persen orang yang memperbaiki resumenya saat masih bekerja di perusahaan sekarang. Kalau dia tidak sedang mengincar yang lain, untuk apa dia “mempercantik” resumenya?