Supervisor Produksi : Definisi, Gaji, Skill yang Diperlukan, dan Tugas Tanggung Jawabnya
Supervisor produksi kini tidak hanya dituntut untuk memiliki keahlian teknis dalam bidang produksi, tetapi juga harus memiliki keterampilan lain seperti keterampilan digital dan teknolog. Supervisor produksi harus memahami dan mampu menggunakan teknologi yang digunakan dalam proses produksi, seperti sistem kontrol terkomputerisasi (SCADA), robotika, dan internet of things (IoT). Mereka harus mampu menganalisis data dari berbagai sumber untuk mengidentifikasi masalah dan meningkatkan efisiensi produksi. Supervisor produksi juga harus mampu beradaptasi dengan teknologi baru yang terus berkembang dan menerapkannya dalam proses produksi.
Pengertian Supervisor Produksi
Supervisor produksi adalah individu yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengelola proses produksi di pabrik atau fasilitas manufaktur. Mereka bekerja sama dengan tim pekerja untuk memastikan bahwa produk dibuat sesuai dengan spesifikasi, jadwal, dan anggaran yang ditentukan.
Latar Belakang Pendidikan Supervisor Produksi
Latar belakang pendidikan formal yang umum dimiliki oleh supervisor produksi di Indonesia adalah Jurusan Teknik Mesin, Teknik Industri,
Teknik Kimia, Teknik Elektro, Teknologi Informasi, Teknologi Informasi, Manajemen Produksi, dan Manajemen Operasional. Beberapa sertifikasi yang dapat meningkatkan peluang untuk menjadi supervisor produksi adalah Sertifikat Keahlian Kerja Nasional (SKKNI) untuk bidang produksi dan sertifikat pelatihan dari lembaga pelatihan ternama. Ada banyak lembaga pelatihan ternama yang menawarkan pelatihan untuk supervisor produksi, seperti Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDMI) Kementerian Ketenagakerjaan dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Industri (BBPI) Kementerian Industri.
Tugas dan Tanggung Jawab Supervisor Produksi
Seperti apa tugas dan tanggung jawab supervisor produksi?
Merencanakan dan menjadwalkan produksi
Supervisor produksi harus bekerja sama dengan manajer produksi untuk merencanakan dan menjadwalkan kegiatan produksi.
Mengawasi dan mengarahkan pekerja
Supervisor produksi harus mengawasi dan mengarahkan pekerja dalam melaksanakan tugas mereka.
Memastikan kualitas produk
Supervisor produksi harus memastikan bahwa produk yang dihasilkan sesuai dengan standar kualitas yang ditentukan.
Mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah
Supervisor produksi harus mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah yang timbul dalam proses produksi.
Melatih dan mengembangkan pekerja
Supervisor produksi harus melatih dan mengembangkan pekerja agar mereka dapat bekerja dengan efektif dan efisien.
Menjaga keamanan dan kesehatan kerja
Supervisor produksi harus menjaga keamanan dan kesehatan kerja di area produksi.
Melaporkan hasil produksi
Supervisor produksi harus melaporkan hasil produksi kepada manajer produksi.
Skill yang Harus Dimiliki Supervisor Produksi
Supervisor produksi harus memiliki:
Pengetahuan dan pengalaman di bidang produksi
Supervisor produksi harus memiliki pengetahuan dan pengalaman di bidang produksi, termasuk proses produksi, mesin dan peralatan produksi, dan bahan baku.
Keterampilan komunikasi dan interpersonal
Supervisor produksi harus memiliki keterampilan komunikasi dan interpersonal yang baik untuk berkomunikasi dengan pekerja, manajer, dan pelanggan.
Keterampilan kepemimpinan
Supervisor produksi harus memiliki keterampilan kepemimpinan yang baik untuk memimpin dan memotivasi tim pekerja.
Keterampilan pemecahan masalah
Supervisor produksi harus memiliki keterampilan pemecahan masalah yang baik untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah yang timbul dalam proses produksi.
Keterampilan pengambilan keputusan
Supervisor produksi harus memiliki keterampilan pengambilan keputusan yang baik untuk membuat keputusan yang tepat dalam situasi yang sulit dan menekan.
Jenjang Karier Supervisor Produksi
Jenjang karier supervisor produksi di Indonesia dapat bervariasi tergantung pada kebijakan perusahaan, industri, dan kinerja individu. Namun, secara umum, berikut adalah beberapa jenjang karier yang dapat dicapai oleh supervisor produksi:
Supervisor Produksi Senior
Supervisor produksi senior memiliki tanggung jawab yang lebih luas dibandingkan supervisor produksi biasa. Mereka mungkin bertanggung jawab untuk mengawasi beberapa tim produksi atau bertanggung jawab atas seluruh proses produksi di suatu departemen.
Asisten Manajer Produksi
Asisten manajer produksi membantu manajer produksi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Mereka mungkin bertanggung jawab untuk menyusun rencana produksi, memantau kemajuan produksi, dan menyelesaikan masalah yang timbul dalam proses produksi.
Manajer Produksi
Manajer produksi bertanggung jawab atas keseluruhan proses produksi di suatu perusahaan. Mereka menyusun strategi produksi, mengalokasikan sumber daya, dan memastikan bahwa produk diproduksi sesuai dengan spesifikasi, jadwal, dan anggaran yang ditentukan.
Direktur Operasi
Direktur operasi bertanggung jawab atas seluruh operasi perusahaan, termasuk produksi, pemasaran, dan keuangan. Mereka menyusun strategi bisnis dan memastikan bahwa perusahaan mencapai tujuannya.
Kisaran Gaji Supervisor Produksi
Berdasarkan kompilasi dari beberapa sumber, rata-rata gaji Supervisor Produksi di Indonesia pada tahun 2024 adalah antara Rp5.500.000 hingga Rp9.000.000 per bulan. Selain gaji pokok, Supervisor Produksi juga biasanya mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR), Tunjangan Kesehatan, Tunjangan Transportasi, dan Tunjangan Struktural (bagi Supervisor Produksi yang memiliki jabatan struktural).
Profesi yang Masih Relevan dengan Supervisor Produksi
Berikut beberapa profesi yang masih relevan dengan Supervisor Produksi di era digital:
- Asisten Manajer Produksi.
- Quality Control Supervisor.
- Industrial Engineer.
- Data Analyst.