Kolom Pencari Kerja

Supaya “Dilirik” Lewat jejaring Sosial

socialmedia-recruitJangan anggap remeh dengan kekuatan jejaring sosial. Sekarang ini jejaring sosial tidak hanya menjadi alat permainan, pengusir kejenuhan ataupun ajang perkenalan belaka. Anda juga bisa memanfaatkan kekuatan jejaring sosial sebagai cara Anda untuk dilirik perusahaan-perusahaan bonafid yang Anda incar pun head hunter andalan.

  1. Jangan Sembarang Follow

Mulai sekarang jangan sembarang follow akun. Follow-lah akun yang dapat menguntungkan Anda secara profesional. Misalnya akun perusahaan yang Anda incar, akun yang dapat memberikan informais penting seputar pekerjaan, pun head hunter yang berkemungkinan dapat menjadi jembatan buat Anda pada karier yang lebih baik.

  1. Silaturahmi

Salah satu cara supaya dikenal dengan “orang-orang” penting tersebut adalah dengan memberi komentar setiap tweet yang mereka buat ataupun meng-RT. Ini menunjukkan kalau Anda memberikan atensi lebih kepada setiap kicauan mereka. Jangan lupa, jika ada kesempatan untuk bergabung dengan acara yang mereka adakan tidak ada salahnya bergabung. Siapa tahu ini menjadi jalan untuk Anda melakukan interaksi.

  1. Tweet Bermutu

Tweet-lah sesuatu yang bermutu. Tidak zamannya lagi Anda berlebay-lebay dengan akun jejaring sosial Anda. Jangan sampai orang menilai Anda orang yang lebay dan memanfaatkan akun jejaring sosial sebagai ajang curhat dan tebar pesona.

  1. Tunjukkan Aktivitas Anda

Tunjukkan kalau Anda memang seseorang yang aktif dengan meng-up date setiap kegiatan bermanfaat yang Anda lakukan. Misalnya Anda sedang bertemu siapa, berada dalam acara apa yang menunjukkan kalau memang Anda orang yang aktif, senang bersosialisasi, dan mengenal banyak orang. Bagaimanapun pencitraan itu penting.

  1. Bio yang Menjual

Anda harus bisa mengemas bio di profile Anda dengan cara yang apik dan menarik. Tidak berlebihan melainkan catchy dan sesuai dengan minat dan kemampuan Anda. Nah, dengan begini secara tak langsung Anda menunjukkan kualitas dan kemampuan yang bisa orang dapatkan dari Anda.

  1. Siapa yang Follow

Sekarang ini orang tak hanya dinilai dari jumlah followers-nya saja tetapi juga siapa-siapa saha yang mem-follow dia. Kalau followers-nya ribuan tetapi yang follow hanya orang-orang alay sama saja. Tetapi kalau ratusan dan yang follow adalah orang-orang penting dan aktif di dunia media massa tentu saja ini mendapat poin lebih.