Dunia Kerja

Stop Bully di Kantor

Menghentikan bully di kantor memang bukan perkara yang mudah untuk dilakukan. Pastinya bully yang dilakoni di kantor berbeda dengan semasa di sekolah dulu. Bagaimana tidak, orang-orang yang melakukannya adalah orang-orang intelek dan caranya juga cukup elegan.

Kebanyakan tidak melakukan serangan fisik melainkan non fisik. Namun justru itu yang lebih menyakitkan dan bikin trauma lebih dalam. Karenanya sebagai karyawan Anda perlu mencermati perilaku rekan-rekan kerja untuk terhindar dari bully.

1. Hati-hati Bicara

Jangan pernah memberikan kesempatan untuk rekan lain melakukan bully kepada Anda. Caranya, jangan berusaha menyenangkan rekan-rekan demi diterima di kelompok mereka. Jangan pula menjelek-jelekkan atasan ataupun seseorang rekan kerja demi sebuah penerimaan.

Soalnya apa yang Anda katakan bisa menjadi bumerang kelak di kemudian hari. pun bisa digunakan oleh rekan lain untuk “menekan” Anda melakukan apa yang dia kehendaki.

2. Tangguh

Anda perlu menjadi sosok yang tangguh supaya tidka menjadi sasaran bully. Orang selalu memilih orang lain yang terlihat lemah untuk menjadi sasaran bully. Karenanya jangan menunjukkan sikap lemah ataupun mau diperalat oleh rekan-rekan lain.

3. Abaikan

Jangan terlalu menanggapi serius setiap guyonan maupun candaan rekan kantor. Ketika Anda terlalu serius menanggapinya ini bisa jadi semacam celah buat mereka untuk melakukannya berulang-kali kepada Anda.

Ada perasaan nyaman dan menyenangkan ketika mengganggu orang lain. Sehingga kecenderungan untuk mengulanginya menjadi ada. Jadi Anda bersikap biasa saja untuk setiap gangguan, anggap saja sebagai sesuatu yang tak penting.

4. Tegas

Jika begitu mengganggu Anda harus bersikap tegas dan menunjukkan sikap kalau mereka tidak bisa mengganggu Anda. Bicara sebagai orang dewasa dan katakn kalau perilakunya membuat Anda terganggu dan Anda meminta supaya mereka menghentikan perbuatannya.

Sudah sewajarnya sebagai orang dewasa yang waras—bukan anak sekolahan lagi untuk mengerti dan memahami maksud dari apa yang Anda ucapkan tadi. Sungguh tidak elegan jika mereka ingin menjatuhkan rekan kerjanya dengan cara bully. Bila terlalu mengganggu ada baiknya And amelaporkan perilaku tersebut kepada atasan/HRD.