Soft Skill yang diperlukan SDM yang bekerja dibidang Sales
Apa yang membedakan tim sales yang baik dan yang tidak bukan dari penguasaan terhadap CRM (customer relationship management) atau jumlah email calon pelanggan yang mereka kirim setiap hari. Keterampilan dan tugas itu penting, tetapi soft skill yang kerap membuat customer melakukan transaksi. Apa saja soft skill yang diperlukan tim sales?
1. Pola Pikir yang Maju
Katakanlah Anda hebat dalam membangun hubungan. Apakah Anda percaya membangun hubungan baik adalah salah satu keterampilan bawaan atau Anda perlu mengembangkannya?
Jika Anda memilih jawaban kedua, Anda memiliki mindset berkembang. Orang-orang dengan pola pikir maju dapat memperkuat bakat alaminya serta mengembangkan kemampuan baru dari waktu ke waktu. Ini akan berguna ketika Anda sebagai tim sales melakukan pendekatan kepada customer.
2. Kemampuan Beradaptasi
Ketika seorang sales pandai mendengarkan dan bisa menerapkan umpan balik, itu adalah tanda kalau tim sales memiliki soft skill yang mumpuni. Menggabungkan kekuatan, wawasan, kebijaksanaan, dan pengalaman manajerial akan membuat tim sales dapat memenangkan kliennya.
Anda harus sepakat kalau customer juga mengalami pertumbuhan dari sisi pola pikirnya. Agar proses dan strategi tetap mutakhir, tenaga penjualan yang hebat harus mampu beradaptasi dan dapat dilatih.
3. Empati
Ketika Anda memiliki ide bagus tentang apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh customer sehingga Anda dapat menargetkan pesan Anda ke poin-poin dan motivasi spesifik mereka, itu namanya Anda memiliki empati. Empati akan membuat Anda bisa mengetahui kapan harus mendorong dan kapan harus menahan diri.
4. Komunikasi
Memiliki keterampilan komunikasi yang solid sangat penting. Anda harus dapat menyampaikan ide Anda dengan jelas dan persuasif tanpa menyinggung atau menggunakan kata kunci dan frasa yang tidak berarti.
5. Rendah Hati
Ketika Anda cukup rendah hati untuk mengungkapkan kerentanan atau mengakui bahwa Anda tidak tahu sesuatu, customer akan segera lebih percaya dan menghormati Anda. Akibatnya, mereka akan melihat Anda sebagai penasihat tepercaya, atau bahkan mitra dalam kesuksesan mereka.