Perencanaan Karir

Saat Tepat Untuk Resign

job-resign

Banyak karyawan yang tidak tahu kapan saat yang tepat untuk mengajukan surat resign. Banyak yang menyangka lamanya bekerja menjadi indikasi penting memutuskan untuk tetap lanjut atau mencari yang baru. Berikut tanda-tanda yang menjadi tolak ukur buat Anda untuk menulis surat pengunduran diri.

  1. Stuck

Anda tidak berkembang. Karier Anda tidak mengalami perkembangan yang signifikan. Anda jalan di tempat bahkan mengalami kemunduran. Ini sudha berlangsung selama lebih drai dua tahun. Jika ini terjadi, sudah saatnya Anda menganalisa apa plus minus dan mengambil langkah yang tepat untuk hal ini.

  1. Perusahaan Tidak Berkembang

Bisa jadi Anda sangat berkembang dalam karier dan pengalaman tetapi tidak ada kemajuan yang signifikan. Ini bisa jadi salah satu tanda kalau Anda berada di kolam yang salah alias perusahaan yang tidak tepat. Sudah saatnya Anda melirik-lirik perusahaan-perusahaan lain!

  1. Tidak Jujur

Anda berada di lingkungan yang tidak jujur. Apakah itu atasan ataupun rekan sekerja dan lingkungan Anda, sehingga apapun yang Anda kerjakan walaupun maksimal hasilnya tetap saja tidak optimal. Tidak usah memaksakan diri untuk bekerja di lingkungan yang negatif. Banting setir, segera cari jalan lain.

  1. Di Ambang Kehancuran

Perusahaan di ambang kehancuran. Bisa jadi perusahaan yang selama ini tempat Anda bekerja sebenarnya memiliki performa baik. Anda sangat nyaman serta cocok dengan lingkungan, rekan kerja dan atasan. Tetapi ada banyak hal di luar kendali kita. Bisa saja perusahaan tersebut memiliki masalah finansial dan internal yang tidak ada jalan keluar. Tidak perlu bertahan di perusahaan yang tidak bisa menjanjikan masa depan cerah.

  1. Tawaran Lain

Jika ada tawaran lain yang membuka peluang lebih besar, fasilitas memadai tapi dengan banyak tantangan ke depannya jangan menolaknya. Justru ini yang Anda perlukan. Jangan membiarkan diri lama-lama terjebak di zona nyaman yang hanya akan membuat Anda melemah sehingga mengurangi ketajaman intuisi Anda.

  1. Janji Palsu Atasan

Atasan memberikan janji palsu—terlalu banyak malah. Ternyata gaji serta kenaikan jabatan, promosi dan lain-lain yang dijanjikan kepada Anda kalau berhasil mencapai gol tertentu tidak direalisasikan. Tidak perlu ragu untuk angkat kaki jika Anda yakin dan percaya masih banyak perusahaan di luar sana yang mampu menggaji Anda dengan pantas.