Dunia Kerja

Rekan Kantor didominasi Perempuan

Image of three women looking at business man in a officeBagaimana bila rekan kerja di kantor kebanyakan perempuan dan hanya ada sebagian kecil prianya? Jangan-jangan Anda sendiri pria sedangkan yang lainnya adalah perempuan. Anda sulit menempatkan diri atau bahkan terkadang malah terbawa kebiasa para rekan kerja tersebut.

Seyogianya Anda harus pintar-pintar menempatkan diri sebagai minoritas di tengah kaum hawa. Gampang-gampang susah asal Anda tahu aturannya sebenarnya dengan menempati posisi yang demikian Anda dapat memudahkan langkah Anda.

  1. Mereka Lebih Sensitif

Kalau ini Anda pasti tahulah. Perempuan memang lebih sensitif ketimbang pria. Tidak hanya dalam urusan perasaaan saja tetapi juga pekerjaan. Jadi Anda harus lebih banyak mengerti dan memahami rekan kerja. Tahu menempatkan diri, saat dimana bercanda dan serius. Salah satu bahan candaan yang dilarang adalah mengenai berat badan dan statusnya yang masih single.

  1. Tidak Mau Dianggap Lemah

Perempuan tidak mau dianggap lemah. Walaupun ada beberapa pekerjaan yang memang lebih mudah untuk dilakukan pria. Tawarkan saja bantuan dengan cara santai bukan seolah Anda tidak yakin dengan kemampuannya. Jangan sampai Anda terkesan meragukan kemampuannya perempuan sangat tidak suka bila itu terjadi.

  1. Senang Bercerita

Sudah menjadi rahasia alam kalau perempuan senang bercerita (bahasa halus dari bergunjing). Ada saja yang menjadi bahan obrolan mereka. Dan jangan heran kalau mereka senang bercerita tentang satu sama lain ketika orang tersebut tidak ada. Anda harus maklum tapi jangan terikut dengan kebiasaan mereka ini.

  1. Senang Diperhatikan

Walaupun mereka tidak mau dianggap lemah namun perhatian yang manis akan meluluhkansikap keras mereka. Dan bukan tak mungkin Anda bisa menjadi teman baiknya. Berikan perhatian terhadap perubahan kecil mereka. Jangan berlebihan nanti disangka Anda sedang menggodanya. Perhatian kecil saja misalnya tidak melewatkan setiap info lalu yang dikatakan mereka saja sudah membuat mereka senang.

  1. Merendahkan Kaumnya

Satu lagi yang tak kalah penting adalah jangan pernah Anda menunjukkan kalau Anda sepele dengan kaumnya (maksudnya sesama perempuan). Misalnya kalian sedang memperdebatkan sebuah berita yang isinya merugikan perempuan.