Quantity Surveyor : Definisi, Gaji, Skill yang Diperlukan, dan Tugas Tanggung Jawabnya

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 21 Juni 2024
Profesi

Industri konstruksi terus berkembang, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Permintaan untuk proyek infrastruktur seperti jalan tol, bandara, dan pembangkit listrik mendorong kebutuhan akan Quantity Surveyor (QS) yang kompeten.

Pengertian Quantity Surveyor

Quantity Surveyor (QS) adalah profesional di bidang konstruksi yang berspesialisasi dalam manajemen biaya proyek. Mereka bertanggung jawab untuk memperkirakan, mengendalikan, dan mengelola biaya proyek konstruksi dari awal hingga akhir.

Tugas dan Tanggung Jawab Quantity Surveyor

Quantity Surveyor (QS) adalah seorang profesional di bidang konstruksi yang berfokus pada pengelolaan biaya proyek. Mereka bekerja untuk memastikan proyek selesai tepat waktu, sesuai anggaran, dan memenuhi standar kualitas yang diinginkan. Tanggung jawab utama seorang QS meliputi:

  1. Estimasi Biaya

    Membuat perkiraan biaya rinci dan akurat untuk semua aspek proyek konstruksi, termasuk bahan bangunan, tenaga kerja, peralatan, dan biaya tak terduga. Memperbarui perkiraan biaya secara berkala selama proyek berlangsung untuk mencerminkan perubahan desain, spesifikasi, atau kondisi pasar. Menggunakan berbagai metode estimasi biaya, seperti perkiraan kuantitas, perkiraan berdasarkan parameter, dan estimasi berbasis analogi.

  2. Manajemen Kontrak

    Menyusun dan merundingkan dokumen kontrak antara pemilik proyek dan kontraktor. Memastikan bahwa semua pihak memahami persyaratan kontrak, termasuk jadwal kerja, persyaratan pembayaran, dan prosedur klaim. Mengelola proses tender dan seleksi kontraktor. Menganalisis dan menyetujui klaim biaya dari kontraktor.

  3. Pengendalian Biaya

    Mengembangkan dan menerapkan sistem untuk memantau pengeluaran proyek secara real-time. Membandingkan pengeluaran aktual dengan perkiraan biaya untuk mengidentifikasi setiap penyimpangan anggaran. Menyelidiki penyebab penyimpangan anggaran dan mengambil tindakan korektif untuk mengembalikan proyek ke jalurnya. Memberikan laporan keuangan secara berkala kepada pemilik proyek tentang status anggaran proyek.

  4. Konsultasi

    Memberikan konsultasi dan saran kepada pemilik proyek, kontraktor, dan subkontraktor tentang berbagai aspek manajemen biaya proyek. Memberikan saran tentang nilai wajar pekerjaan yang telah dilakukan oleh kontraktor. Membantu negosiasi kontrak dengan kontraktor dan subkontraktor. Menyelesaikan perselisihan terkait biaya antara pemilik proyek dan kontraktor.

  5. Dokumentasi

    Menyimpan catatan terperinci tentang semua biaya proyek, termasuk faktur, pesanan pembelian, dan laporan kemajuan. Menyiapkan dokumentasi yang diperlukan untuk proses klaim dan penyelesaian sengketa.

Latar Belakang Pendidikan Quantity Surveyor

Pendidikan formal yang paling umum untuk menjadi seorang Quantity Surveyor (QS) adalah gelar sarjana di bidang:

  1. Teknik Sipil

    Program studi ini membekali mahasiswa dengan pengetahuan dasar tentang desain, konstruksi, dan manajemen proyek konstruksi.

  2. Teknik Arsitektur

    Program studi ini membekali mahasiswa dengan pengetahuan tentang desain bangunan, spesifikasi bahan bangunan, dan proses konstruksi.

  3. Manajemen Konstruksi

    Program studi ini membekali mahasiswa dengan pengetahuan tentang manajemen proyek, pengendalian biaya, dan kualitas konstruksi.

Beberapa universitas di Indonesia juga menawarkan program sarjana khusus di bidang Quantity Surveying. Program ini dirancang secara khusus untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang QS yang kompeten. Selain gelar sarjana, beberapa sertifikasi profesional juga dapat meningkatkan peluang kerja QS, seperti:

    • Sertifikasi Chartered Quantity Surveyor (FCQS) dari Royal Institution of Chartered Surveyors (RICS).
    • Sertifikasi Akreditasi Quantity Surveyor (AQS) dari Ikatan Quantity Surveyor Indonesia (IQS).

Sertifikasi ini menunjukkan kepada calon pemberi kerja bahwa QS memiliki pengetahuan dan keterampilan yang telah terverifikasi dan diakui secara profesional.

Skill yang Harus Dimiliki Quantity Surveyor

Seorang Quantity Surveyor (QS) yang sukses membutuhkan kombinasi hard skills (keterampilan teknis) dan soft skills (keterampilan non-teknis) untuk bekerja secara efektif dan efisien dalam mengelola biaya proyek konstruksi.

  1. Keahlian Estimasi Biaya

    QS harus memiliki kemampuan untuk membuat perkiraan biaya yang rinci dan akurat untuk semua aspek proyek konstruksi. Ini termasuk penguasaan software estimasi biaya dan metode estimasi yang berbeda, seperti perkiraan kuantitas, perkiraan berdasarkan parameter, dan estimasi berbasis analogi.

  2. Manajemen Kontrak

    QS harus memahami prinsip-prinsip manajemen kontrak konstruksi. Ini mencakup kemampuan untuk menyusun dan merundingkan dokumen kontrak, menganalisis dan menyetujui klaim biaya dari kontraktor, serta mengelola proses tender dan seleksi kontraktor.

  3. Pengendalian Biaya

    Keahlian dalam mengelola dan mengendalikan biaya proyek sangat penting. Ini mencakup kemampuan untuk mengembangkan dan menerapkan sistem untuk memantau pengeluaran proyek secara real-time, mengidentifikasi dan menyelidiki penyimpangan anggaran, serta mengambil tindakan korektif untuk mengembalikan proyek ke jalurnya.

  4. Pengetahuan Konstruksi

    QS harus memiliki pemahaman yang baik tentang proses konstruksi, bahan bangunan, dan metode konstruksi yang berbeda. Pengetahuan ini akan membantu mereka memperkirakan biaya secara akurat dan menilai kelayakan pekerjaan yang telah dilakukan.

  5. Building Information Modelling (BIM)

    Penguasaan BIM semakin dibutuhkan bagi para profesional konstruksi, termasuk QS. BIM dapat membantu QS dalam memperkirakan biaya, mengidentifikasi potensi bentrokan, dan mengelola data proyek secara lebih efisien.

  6. Komunikasi Efektif

    QS harus memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif secara lisan dan tulisan. Mereka perlu dapat menyampaikan informasi yang kompleks tentang biaya proyek kepada berbagai pihak yang terlibat, termasuk pemilik proyek, kontraktor, dan arsitek.

  7. Keterampilan Negosiasi

    QS sering terlibat dalam negosiasi kontrak dengan kontraktor dan subkontraktor. Keterampilan negosiasi yang baik akan membantu mereka mencapai kesepakatan yang adil dan menguntungkan semua pihak.

  8. Keterampilan Analitis

    QS perlu dapat menganalisis data biaya secara cermat untuk mengidentifikasi tren dan pola. Keterampilan analitis yang baik juga akan membantu mereka dalam memecahkan masalah terkait biaya proyek.

  9. Pemecahan Masalah

    Proyek konstruksi tidak selalu berjalan sesuai rencana. QS harus memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah terkait biaya secara kreatif dan efektif.

  10. Kerja Sama Tim

    QS sering bekerja sama dengan tim profesional lain seperti arsitek, insinyur sipil, dan kontraktor. Kemampuan bekerja sama tim yang baik akan membantu mereka mencapai tujuan proyek secara keseluruhan.

  11. Manajemen Waktu

    QS perlu dapat mengelola waktu mereka secara efektif untuk memenuhi tenggat waktu proyek.

Jenjang Karier Quantity Surveyor

Berikut gambaran umum mengenai perjalanan karir seorang QS:

  1. Entry-Level (QS Junior/Asisten QS)

    Merupakan posisi awal bagi lulusan baru atau yang baru memulai karir di bidang QS.

  2. QS/Quantity Surveyor

    Posisi ini telah memiliki pengalaman kerja di bidang QS. Mampu bekerja secara mandiri dengan pengawasan minimal.

  3. Senior QS/Quantity Surveyor Senior

    Memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas di bidang QS. Seringkali ditugaskan pada proyek konstruksi yang kompleks dan bernilai besar. Memimpin tim QS junior dan asisten QS.

  4. Quantity Surveyor Manager/Manajer QS

    Jabatan senior dalam bidang QS yang bertanggung jawab dalam mengawasi departemen QS atau divisi manajemen biaya dalam sebuah perusahaan konstruksi atau konsultan QS.

  5. Direktur/Konsultan Senior

    Jabatan tertinggi dalam jenjang karir QS. Biasanya dipegang oleh QS yang sangat berpengalaman dan memiliki reputasi yang baik di industri konstruksi.

Kisaran Gaji Quantity Surveyor

Berdasarkan data dari berbagai sumber perekrutan online di Indonesia per Juni 2024, kisaran gaji seorang Quantity Surveyor adalah sebagai berikut:

  • QS Junior/Asisten QS: Rp 3.000.000 - Rp 5.000.000 per bulan.
  • QS/Quantity Surveyor: Rp 5.000.000 - Rp 8.000.000 per bulan.
  • Senior QS/Quantity Surveyor Senior: Rp 8.000.000 - Rp 12.000.000 per bulan.
  • Quantity Surveyor Manager/Manajer QS: Rp 12.000.000 - Rp 20.000.000 per bulan.

Profesi yang Masih Relevan dengan Quantity Surveyor

Berikut adalah beberapa profesi yang masih relevan dengan seorang QS:

  • Cost Engineer (Insinyur Biaya).
  • Project Manager (Manajer Proyek).
  • Construction Manager (Manajer Konstruksi).
  • Real Estate Analyst (Analis Real Estat).
  • Consultant (Konsultan).