Zona HR

Plus-plus Kalau Karyawan Anda Freelancer

Jangan langsung marah, kemudian melayangkan Surat Peringatan atau malah memecat kalau ternyata karyawan punya pekerjaan sampingan. Justru Anda patut bangga bila memiliki karyawan yang punya pekerjaan sampingan banyak. Kenapa?

1. Kreatif

Artinya karyawan Anda adalah seorang yang kreatif menciptakan peluang-peluang kerja. Kenap Anda tidak berusaha melihat dengan detail apa yang dia kerjakan, siapa tahu ternyata berguna untuk perusahaan Anda.

2. Pengalaman yang Luas

Bayangkan kalau karyawan Anda seorang freelancer artinya dia memiliki pengalaman yang banyak dan bukan tak mungkin bisa diaplikasikan di perusahaan Anda sekarang. Seorang freelancer artinya dia punya ide yang tak putus-putus. Anda membutuhkan orang-orang yang memiliki kantong ide yang tak pernah habis untuk mengembangkan perusahaan.

3. Networking Luas

Tidak hanya ide saja tapi para freelancer sudah barang tentu punya networking yang luas dan mengenal jaringan “bawah tanah” yang tidak semua karyawan dengan profesi yang sama punya. Kenapa Anda tidak menggunakan kelebihan karyawan tipe demikian untuk mengembangkan perusahaan Anda. Tentu saja, asalkan dia tidak berlaku curang dengan memberikan ide yang seharusnya untuk perusahaan Anda malah diberikan untuk sampingannya. Bila itu yang terjadi Anda bisa melakukan tindakan keras.

4. Multi Tasking

Zaman sekarang sebagian besar perusahaan membutuhkan karyawan multi tasking yang bisa mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus. Dengan mengetahui potensi karyawan yang demikian bisa jadi terbuka kesempatan buat Anda untuk memberikannya job desk yang baru yang berguna untuk kemajuan perusahaan.

5. Brain Storming

Karyawan-karyawan yang memiliki pekerjaan sampingan bisa disebut sebagai rekan brain storming yang asyik. Anda bisa mendapatkan ide-ide segar bagaimana menjalankan perusahaan dengan lebih baik lagi lewat saran-saran dari mereka.

6. Ada Kemungkinan Dia Tidak Menuntut Macam-macam

Ada kemungkinan karyawan yang memiliki pekerjaan sampingan tidak akan rewel menuntut kenaikan gaji karena sudah mendapatkan penghasilan tambahan di tempat lain. Namun ketika ternyata dia mendapatkan penghasilan lebih banyak dari sampingannya tersebut bukan tak mungkin dia akan meninggalkan main job-nya. Jadi harus diwaspadai juga.