Wawancara Kerja

Pertanyaan Tentang Latar Belakang Pendidikan yang Sering Muncul Saat Wawancara

Ada beberapa jenis pertanyaan wawancara yang mungkin ditanyakan pewawancara terkait pendidikan Anda. Pertama, dia mungkin mengajukan pertanyaan tentang bagaimana jurusan ataupun kursus yang Anda ikuti bisa terkait dengan pekerjaan yang Anda lamar.

Anda juga mungkin mendapatkan pertanyaan tentang mengapa Anda memilih mata kuliah atau jurusan tertentu, atau bahkan mengapa Anda memilih perguruan tinggi tempat Anda kuliah.

Beberapa pemberi kerja mungkin meminta Anda untuk mendeskripsikan proyek kelas atau tugas tertentu yang berhubungan dengan pekerjaan tersebut.

Jenis pertanyaan ini paling umum jika Anda lulusan baru, karena ingatan Anda tentang aktivitas di kuliah ataupun kursus yang Anda ikuti masih segar. Anda mungkin juga ditanyai tentang nilai atau IPK Anda. simak di sini pertanyaan tentang latar belakang pendidikan yang sering muncul saat wawancara!

1. Ceritakan tentang latar belakang pendidikan Anda

Pewawancara ingin memastikan tingkat pendidikan yang Anda miliki, dan memastikannya sesuai dengan yang ada di resume atau lamaran Anda. Ini juga merupakan kesempatan bagi Anda untuk menghubungkan pendidikan Anda dengan keterampilan yang akan relevan dengan pekerjaan yang ada.

2. Bagaimana pendidikan Anda mempersiapkan Anda untuk karir Anda?

Pewawancara sangat ingin melihat hubungan antara pengetahuan akademis dan karier Anda. Dalam beberapa kasus, mungkin ada hubungan langsung misalnya, Anda mungkin memiliki gelar master di bidang pendidikan, dan melamar peran sebagai guru. Di lain waktu, hubungannya mungkin kurang jelas, dan pertanyaan ini bisa menjadi cara untuk menunjukkan bahwa Anda bisa dipertimbangkan untuk posisi tersebut.

3. Ceritakan tentang bagaimana kursus atau proyek kursus tertentu membantu Anda berhasil mengerjaakn proyek di posisi yang Anda lamar?

Pewawancara berusaha menghubungkan pengalaman akademis Anda dengan pekerjaan, dan ingin tahu apakah keterampilan akademis Anda dapat diterapkan atau tidak.

4. Apakah nilai Anda di kuliah mencerminkan potensi Anda?

Anda mungkin mendapatkan pertanyaan ini jika nilai Anda tidak tinggi. Ini adalah kesempatan bagi Anda untuk menjelaskan mengapa nilai-nilai Anda tidak terlalu tinggi.

5. Mengapa Anda tidak memilih untuk mengejar gelar master?

Di ​​beberapa industri, gelar master bisa menjadi indikator ambisi. Atau, pewawancara mungkin hanya ingin tahu apakah Anda berencana untuk melanjutkan sekolah atau tidak. Ini merupakan kesempatan untuk menunjukkan bagaimana Anda terus belajar dan mengembangkan keterampilan Anda, bahkan jika Anda tidak mendapatkan gelar sarjana.