Kolom Pencari Kerja Wawancara Kerja

Pertanyaan-pertanyaan Tak Biasa yang Muncul Saat Wawancara Kerja

interview-question

Ketahuilah para user / recruiter sekarang sudah lebih modern cara berpikirnya. Dan mereka seringnya tidak mengajukan pertanyaan basa-basi yang sebenarnya ada di resume. Apalagi kalau Anda bergelut di dunia kreatif.

Kemungkinan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bisa jadi tidak sama dengan pertanyaan-pertanyaan standard umum lainnya. Karenanya Anda harus bersiap dengan berbagai pertanyaan di luar skenario yang sudah ada di benak Anda.

  1. Anda punya kesempatan mencabut lamaran ini

Ada saja pewawancara yang menantang orang yang dia wawancarai untuk mencabut kembali surat lamarannya. Biasanya ini berupa gertakan untuk mengukur keberanian dan keseriusan Anda dalam bekerja. Misalnya dia mengatakan kalau job desk-nya berat dan Anda pasti direpotkan dengan detail-detail pekerjaan. Anda harus punya jawaban untuk “tantangannya” ini.

  1. Gajinya ketinggian!

Bila pewawancatra mengatakan gaji yang Anda minta ketinggian dan bila Anda meminta terlalu tinggi perusahaan tidak bisa memberikannya dan dia meminta alasan Anda maka Anda wajib punya jawaban untuk itu. Jika Anda merasa Anda layak untuk mendapatkan nominal yang Anda ajukan maka pertahankan. Jangan langsung lembek dan menciut dengan gertakannya. Tunjukkan kualifikasi yang Anda miliki sehingga Anda layak untuk mendapatkan nominal tersebut.

  1. Kenapa harus mempekerjakan Anda

Ada saja perusahaan yang seakan menantang balik kenapa mereka harus mempekerjakan Anda. Ada banyak pilihan yang mereka miliki dan semuanya memiliki kualifikasi yang sama dengan yang Anda miliki, apa bedanya dengan Anda. Jangan langsung ciut, jelaskan kelebihan Anda dan hal-hal yang memberikan nilai plus pada resume Anda. Biasanya ini hanya gertakan saja untuk menguji percaya diri Anda.

  1. Kenapa memilih perusahaan ini

Terkadang pertanyaan-pertanyaan yang tak biasa adalah pertanyaan yang lebih menguji ketahanan mental Anda. Bisa dengan seakan “mengecilkan” perusahaannya dan “mengangkat” Anda sehingga seolah-olah adalah “kehebatan” kalau Anda melamar di perusahaan ini. Jangan masuk ke dalam pertanyaan jebakan semacam ini.

Anda harus menjawab sesederhana mungkin dan memberikan alasan sejelasnya kenapa Anda ingin bergabung di perusahaan tersebut. Jangan juga Anda menunjukkan rasa senang karena mereka menganggap Anda “hebat”. Bisa saja itu pujian semu,