Peluang Kerja yang Muncul Saat Pandemi

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 19 Mei 2024
Dunia Kerja

Pandemi corona telah membuat restoran, toko, teater, dan bisnis lain di seluruh dunia terpaka tutup dan sebagian besar pekerja menjadi penganguran. Namun disadari atau tidak krisis kesehatan masyarakat telah menciptakan lapangan kerja baru. Berikut ini adalah delapan posisi yang muncul karena kondisi pandemi. Peluang kerja seperti apa sajakah itu? Baca selengkapnya di sini!

1. Penguji COVID-19

Para tenaga ahli ini akan melakukan tes swab di rumah sakit, panti jompo, pabrik dan kantor. Posisi ini tersebut kemungkinan akan diisi oleh perawat terdaftar dan asisten perawat. Peluang ini terbuka buat orang yang punya keterampilan terkait.

2. Perawat

Ada lonjakan permintaan untuk perawat untuk pasien COVID-19. Tentu saja, buat mereka yang tertarik bekerja di bidang ini perlu mempertimbangkan risiko kesehatan. Dan pastinya perlu persiapan dan pelatihan khusus untuk mereka yang bekerja pada bidang ini.

3. Penjahit Masker

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan penggunaan masker, beberapa industri konveksi membutuhkan lebih banyak karyawan untuk memproduksi masker. Disadari atau tidak, ini termasuk peluang kerja di masa pandemi.

Itu tadi adalah sebagian peluang kerja yang muncul saat pandemi, di sisi lain justru sebagian industri ada yang sangat terkena dampak dari pandemi. Industri apa sajakah itu?

1. Industri Retail

Boots, Burberry, Cath Kidston, Clark's, Dixons Carphone, Harrods, John Lewis Partnership, Monsoon, Oasis, Quiz, River Island, TM Lewin, Topshop, Very, Wickes dan Zara adalah beberapa merk yang bergelut di industri retail yang terkena dampak dari pandemi. Terjadi kemerosotan penjualan karena kondisi ekonomi yang lesu.

2. Restoran dan Pub

Industri makanan juga terkena dampak dari pandemi, terutama industri makanan yang menerapakan konsep dine in. Pembatasan jam buka restoran, serta protokol kesehatan sedikit banyak mengurangi jumlah konsumen yang datang ke restoran/pub.

 3. Event Organizer

Satu lagi sektor yang terpukul akibat pandemi adalah sektor event organizer yang biasanya mengadakan pameran, konser, ataupun workshop. Pertemuan offline masih tidak diperbolehkan di situasi pandemi sehingga ada penurunan permintaan penyelenggaraan acara.

4. Beautician

Salon kecantikan menjadi salah satu industri yang terdampak pandemi. Salon kecantikan memerlukan kontak fisik, sehingga kondisi corona membuat lingkup kerja ini mengalami penurunan.