Panji Tianda: Belajar Menurunkan Ego dan Memperluas Perspektif

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 21 Oktober 2024
Rubrik Profil

pengalaman-senior-product-manager-panji-tiandi-tahun-2024

Latar belakang pendidikan tidak menghalangi Panji Tianda merintis karier, hingga sekarang menjadi Senior Product Manager. Beberapa bidang pekerjaan pernah dijajalnya, dari pekerjaan yang mengandalkan fisik sampai skill spesifik. Satu hal yang bisa kita pelajari dari alumnus SMK Taruna Bhakti Jurusan IT ini adalah jangan pernah berhenti belajar dan keterbatasan itu kita yang buat.

"Kalau mau maju, kita harus menurunkan ego. Jangan menyerah, belajar dari kegagalan, dan selalu lihat dari berbagai sudut pandang," paparnya. Yuk, simak perjalanan karier Panji di sini!

Bisa Anda ceritakan sedikit tentang perjalanan karier Anda, dari awal sebagai desainer grafis hingga menjadi Senior Product Manager saat ini? Apa yang memotivasi Anda untuk beralih ke bidang product management?

Setelah lulus, saya mencoba berbagai pekerjaan, mulai dari waiter di kafe, penjaga counter handphone, hingga mendapatkan kesempatan sebagai graphic designer di perusahaan distributor elektronik. Di sana, saya belajar tentang web design dan front-end development, yang memberi saya pemahaman baik sebagai desainer maupun developer. Namun, seiring waktu, saya merasa kemampuan desain saya terhambat oleh batasan peran sebagai developer. Ketika saya bergabung dengan GOJEK, saya mendapatkan kesempatan untuk memulai karir baru sebagai product manager. Di situ, saya belajar banyak dan akhirnya menemukan bahwa peran ini sangat sesuai dengan saya.

Apa yang paling menarik bagi Anda dari dunia desain grafis, dan bagaimana keterampilan desain tersebut membantu Anda dalam peran sebagai product manager saat ini?

Sebagai seorang product manager, aspek desain dan pengalaman pengguna sangat penting. Seorang product manager harus mampu melihat dari berbagai sudut pandang: desain, pengguna, dan developer. Tidak semua produk dengan desain yang menarik diterima oleh pengguna, sehingga pemahaman desain saya membantu saya dalam menciptakan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka.

Bagaimana Anda pertama kali mengenal dunia product management? Apa yang membuat Anda tertarik untuk mempelajari lebih dalam tentang bidang ini?

Di GOJEK, saya mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berkontribusi sebagai product/project manager. Di sana, saya belajar me-manage tim developer, designer, QA, dan stakeholder. Ini adalah saat di mana saya pertama kali memahami banyak hal tentang agile methodologies.

Tantangan apa yang Anda hadapi saat bertransisi dari desainer grafis menjadi product manager? Bagaimana Anda mengatasi tantangan tersebut?

Saat saya menjadi desainer, saya melihat dari sudut pandang bahwa desain saya adalah yang terbaik dan pasti disukai pengguna. Namun, saya menyadari bahwa tidak semua desain dapat diterima. Saya belajar untuk melihat dari berbagai perspektif dan menyesuaikan desain dengan kebutuhan pengguna.

Sebagai Senior Product Manager di sebuah startup dining, apa saja tugas dan tanggung jawab utama Anda sehari-hari? Bisakah Anda menjelaskan secara detail bagaimana Anda mengelola siklus hidup sebuah produk, mulai dari ide hingga peluncuran?

Dalam metode yang saya terapkan, yaitu agile, tim kami menggunakan siklus 2 mingguan untuk perencanaan dan development fitur serta perbaikan. Dalam dua minggu tersebut, saya menentukan tugas yang harus dikerjakan setelah berdiskusi dengan engineering manager, designer, dan stakeholder. Sebelum sprint dimulai, saya melakukan wawancara dengan pengguna, tim sales, operasional, dan stakeholder untuk mengidentifikasi masalah dan ide-ide bisnis yang diinginkan. Setelah mengetahui apa yang akan dikerjakan, saya membuat rencana jangka panjang atau roadmap untuk beberapa bulan ke depan.

Bagaimana Anda mengelola ekspektasi yang berbeda-beda dari berbagai stakeholder, seperti tim engineering, desain, marketing, dan pengguna?

Setiap orang memiliki keinginan yang berbeda, dan mereka memiliki pengetahuan yang mungkin tidak saya ketahui. Saya mengumpulkan semua ide dan masalah, lalu memilah mana yang perlu diutamakan berdasarkan dampaknya. Kemampuan berkomunikasi sebagai product manager sangat penting di sini, karena saya harus menjelaskan kepada stakeholder alasan di balik prioritas fitur tertentu, dengan dukungan data dan hasil wawancara pengguna.

Menurut Anda, apa saja keterampilan yang paling penting bagi seorang product manager di era digital seperti sekarang? Bagaimana Anda terus mengembangkan keterampilan tersebut?

Komunikasi adalah keterampilan yang sangat penting. Saya selalu berusaha membina hubungan baik dengan stakeholder dan divisi lain untuk memastikan semua pihak saling memahami.

Bagaimana Anda menggabungkan keahlian desain Anda dengan pengetahuan product management dalam pekerjaan sehari-hari?

Memiliki keahlian dalam desain dan development memudahkan saya berkomunikasi dengan designer dan engineer, karena saya memahami tantangan yang mereka hadapi. Ketika tim memiliki visi yang sama, komunikasi akan menjadi lebih baik dan produktif.

suka-duka-senior-product-manager-panji-tiandi-tahun-2024

Tantangan terbesar apa yang Anda hadapi selama berkarir sebagai product manager? Bagaimana Anda mengatasi tantangan tersebut?

Tantangan terbesar saya adalah mengelola ekspektasi tim dan masalah komunikasi. Terkadang, komunikasi dengan engineer dan designer bisa menjadi sulit, begitu juga dengan stakeholder. Saya berusaha memberikan pemahaman kepada mereka tentang berbagai masalah yang muncul selama development produk.

Bagaimana Anda melihat perkembangan teknologi yang begitu cepat mempengaruhi peran seorang product manager?

Keberadaan AI di masa depan akan sangat membantu product manager dalam banyak aspek, seperti memberikan insight yang berharga dan meningkatkan komunikasi.

Menurut Anda, apa saja peluang terbesar dalam bidang product management saat ini, terutama di industri startup?

Meskipun jumlah product manager di perusahaan tidak banyak, permintaan akan posisi ini terus meningkat seiring dengan berkembangnya teknologi. Kesempatan untuk berkarir di bidang ini masih terbuka luas.

Bagaimana Anda melihat perkembangan karier Anda di masa depan? Apakah ada bidang tertentu dalam product management yang ingin Anda dalami lebih lanjut?

Saya sangat menikmati berkomunikasi dengan pengguna dan mendengarkan ide-ide menarik mereka. Saya ingin memperdalam pemahaman saya tentang pengguna di berbagai negara, karena setiap negara memiliki perbedaan dalam kebiasaan dan pola pikir pengguna.

Bisa Anda ceritakan sedikit tentang pengalaman bekerja di Malaysia? Bagaimana budaya kerja di sana berbeda dengan di negara lain?

Di Malaysia, sebagai lulusan SMA, saya merasa diterima dengan baik tanpa merasa kekurangan. Saya menghargai bahwa produk di Malaysia memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan dengan Indonesia, terutama karena penggunaan tiga bahasa yang umum, yang memengaruhi kebiasaan pengguna.

Apakah ada hal-hal unik yang Anda pelajari dari pengalaman bekerja di Malaysia yang dapat diterapkan dalam karier Anda saat ini?

Saya belajar bahwa perilaku pengguna di Indonesia dan Malaysia sangat berbeda. Meskipun kedua negara dekat secara geografis, kebiasaan mereka berbeda. Ini mengajarkan saya untuk tidak meremehkan pengguna dari negara mana pun.

tips-karier-senior-product-manager-panji-tiandi-tahun-2024

Bagaimana pengalaman bekerja di Malaysia membentuk Anda sebagai seorang product manager? Apakah ada pelajaran berharga yang Anda ambil dari pengalaman tersebut?

Hidup di negara lain tanpa bergantung pada orang lain adalah pengalaman berharga. Saya belajar lebih banyak dalam bekerja dan melihat berbagai hal dari sudut pandang yang berbeda.

Hidup di Malaysia membuka mata saya bahwa bahasa Inggris saya harus di perbaiki, bagaimana berkomunikasi kepada stakeholder dan tim dari berbagai macam ras dan negara, karena tentunya mereka memiliki banyak perbedaan dalam komunikasi dan berkerja, dan komunikasi secara online versus langsung pasti berbeda, jadi ini adalah tantangan yang sangat saya sukai.

Bagaimana Anda melihat persaingan di dunia kerja saat ini, terutama untuk posisi product manager?

Dengan adanya "tech winter", mencari pekerjaan sebagai product manager menjadi lebih sulit. Oleh karena itu, kita harus terus belajar untuk meningkatkan nilai diri kita.

Saran apa yang Anda berikan kepada para fresh graduate atau profesional yang ingin berkarir di bidang product management?

Jangan menyerah, belajarlah dari kegagalan, dan selalu lihat dari berbagai sudut pandang. Turunkan ego dalam setiap tindakan dan berusaha memberikan yang terbaik untuk pengguna.

Baca kisah inspiratif dari expert lainnya di Rubrik Profil Loker ID!