Panji Galih Aksoro: Pentingnya Punya Plan B dan Taste yang Oke

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 11 November 2024
Rubrik Profil

panji-multimedia-coordinator-tahun-2024

Beruntung sekali seseorang yang menemukan passion-nya sejak dini! Pasalnya, dengan mengenal dan mengejar minat sejak dini, seseorang memiliki waktu lebih panjang untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan di bidang yang disukainya. Tak hanya itu saja, seseorang juga bisa mencapai penguasaan yang lebih dalam, membangun jaringan yang kuat, serta memperoleh pengalaman yang berharga jauh sebelum memasuki dunia profesional.

Hal inilah yang terjadi pada Panji Galih Aksoro yang saat ini berprofesi sebagai Multimedia Coordinator di Finture. Panji mengaku kalau sejak SMP memang senang mengutak-atik komputer, sesuatu yang membuatnya memutuskan untuk masuk SMK Jurusan Multimedia. "Menemukan passion sejak dini membantu saya mendapatkan motivasi kuat untuk terus belajar dan berinovasi. Jadinya ya membuka peluang lebih luas untuk kemungkinan-kemungkinan lain," cerita Panji.

Membuka peluang yang lebih luas termasuk menciptakan plan B. Plan B sangat penting karena berfungsi sebagai jaring pengaman ketika rencana utama tidak berjalan sesuai harapan. Memiliki plan B memberikan kita rasa aman dan ketenangan, mengurangi kecemasan akan ketidakpastian.

Selain itu, plan B mendorong kita untuk berpikir lebih kreatif dan fleksibel dalam menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi. Dengan adanya plan B, kita dapat lebih siap menghadapi perubahan dan tantangan, sehingga peluang untuk mencapai tujuan tetap terbuka meskipun terjadi hal-hal yang tidak terduga.

Enggak hanya ngomongin soal plan B, Panji juga menekankan pentingnya memiliki taste--bukan hanya soal kreativitas. Memiliki taste yang baik sangat penting karena mencerminkan kepribadian, nilai-nilai, dan preferensi seseorang. Taste yang baik tidak hanya terbatas pada seni atau fashion, tetapi juga mencakup berbagai aspek kehidupan seperti pilihan makanan, musik, hingga cara berinteraksi dengan orang lain.

Dengan memiliki taste yang baik, seseorang tidak hanya dapat mengekspresikan diri dengan lebih baik dan membangun citra diri yang positif, taste yang oke dapat menjadi filter dalam eksekusi pekerjaan. "Orang yang kreatif bisa jadi banyak, tapi enggak semua orang punya taste yang oke. Taste yang oke dibangun dari pengalaman," kata Panji.

Ini adalah sebagian diskusi "berdaging" kami bersama Panji. Seperti apa perjalanan karier Panji dan insight-insight-nya dalam memandang dunia kerja sekarang? Baca obrolan kami di sini!

Bagaimana transisi Anda dari menjadi creative producer menjadi multimedia coordinator? Adakah perbedaan jobdesk krusial antara dua posisi ini dan bagaimana adaptasi yang Anda lakukan?

Transisi tidak terlalu berbeda, karena masih di ranah video production, namun ada sedikit perbedaan. Jika sebagai Creative Producer saya hanya berfokus kepada beberapa program untuk channel YouTube maupun media sosial, saat menjadi Multimedia Coordinator, saya lebih luas lagi scope of work-nya, tidak hanya handle program, melainkan seluruh kegiatan perusahaan yang berhubungan dengan mutlimedia, seperti CSR Documentation, Animation Promo, Media Plan dll.

Keterampilan teknis apa yang Anda anggap paling penting untuk dimiliki oleh seorang multimedia coordinator?

Harus mengerti end to end process production, karena ketika mengerti, semua pekerjaan bisa diperkirakan dengan tepat mulai dari waktu pembuatan konsep, waktu production hingga waktu publish.

Jika Anda sedang ingin menambah skill atau pun keterampilan untuk bersaing dengan dunia kerja, baca artikel: 5 Skill yang Dibutuhkan dan Relevan di Era Sekarang.

Pengalaman Anda sebagai videographer telah memberikan pemahaman mendalam tentang proses produksi video. Bagaimana pemahaman ini membantu Anda dalam mengelola tim dan proyek multimedia yang lebih besar?

Pengalaman Videographer sangat memberikan pemahaman di dunia produksi, karena dari Videographer saya mengerti bukan cuma tentang kamera, tapi dengan waktu dan skill dari DOP maupun sutradara.

Bagaimana menurut Anda perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap pekerjaan seorang multimedia coordinator dalam beberapa tahun terakhir?

Perkembangan teknologi seharusnya beriringan dengan adaptasi saya terhadap teknologi itu sendiri, contoh penggunaan AI yang dapat dimanfaatkan untuk proses editing maupun pembuatan script. Contoh, dulu ketika mau editing video menghilangkan background, maka harus ke After Effects untuk Rotoscoping, namun saat ini kita hanya tinggal klik.

pengalaman-panji-galih-aksoro-sebagai-multimedia-coordinator-tahun-2024

Keterampilan digital apa yang menurut Anda paling penting untuk dikuasai oleh seorang multimedia coordinator di masa depan?

Keterampilan komunikasi, karena selain teknis seorang Multimedia Coordinator harus memiliki komunikasi yang sangat baik untuk ke tim internal maupun eksternal.

Apa tantangan terbesar yang Anda hadapi dalam menjaga relevansi di dunia digital yang terus berkembang ini? Bagaimana Anda mengatasinya?

Tantangannya lebih kepada perkembangan AI yang bisa membuat malas atau kurang rapi, namun cara mengatasinya harus memahami cara kerja dasar AI dan juga harus terus upgrade diri.

Apa tantangan terbesar yang dihadapi oleh para profesional multimedia di era digital saat ini?

Menurut saya tantangan terbesar selain AI adalah ego diri sendiri, terkadang karena memiliki pengalaman tinggi, ego untuk mendengarkan dari yang jauh lebih muda (GenZ) agak susah terima, padahal biasanya enggak sedikit informasi yang diberikan dari yang lebih muda.

Bagaimana Anda melihat persaingan dalam mencari pekerjaan di bidang multimedia saat ini?

Menurut saya semua orang bisa desain, edit video, maupun pembuatan script, tapi enggak semua punya taste yang baik dan mengikuti zaman. Jadi persaingan memang ketat karena banyak yang bisa teknis, namun taste yang harus selalu diperkuat.

Bagaimana Anda melihat maraknya PHK dan layoff di berbagai industri, termasuk industri kreatif?

Sekeliling saya banyak yang menjadi korban PHK yang semuanya dari industri kreatif, namun saat ini menurut saya lapangan pekerjaan sangat terbuka lebar untuk manusia-manusia kreatif, bahkan kita bisa menciptakannya sendiri, contoh kecilnya buat konten pribadi di media sosial.

Informasi mengenai PHK dan layoff bisa dibaca di artikel: Memahami Kehilangan Willpower Setelah PHK.

panji-dan-suka-duka-multimedia-coordinator-tahun-2024

Apa yang dapat dilakukan oleh para profesional multimedia untuk mempersiapkan diri menghadapi situasi yang tidak pasti seperti ini?

Harus selalu mempunyai plan B, investasi dan peka terhadap peluang.

Apa momen paling membanggakan sepanjang karier Anda?

Mendapatkan dan mempersembahkan 3 Golden play button untuk 3 perusahaan berbeda dan menjadi karyawan terbaik se-IDN Media.

Btw dari SMK hingga kuliah ambil jurusan Multimedia dan kemudian lanjut ke Advertising. Apakah dari dulu memang senang dengan dunia multimedia? Menurut Anda apa yang paling menarik dari lingkup bidang ini? 

Ya saya dari SMP selalu suka pelajaran komputer hingga akhirnya saat masuk SMK dan pilih jurusan Multimedia, saya menemukan jati diri saya. Karena multimedia menurut saya akan membuahkan karya yang enggak cuma bisa dinikmati sendiri melainkan orang banyak.

Karier seperti apa yang Anda harapkan ke depannya?

Saya sedang membangun media creative sendiri, saya ingin kedepannya media creative ini bisa melahirkan karya-karya terbaik, dan menghasilkan revenue yang dapat membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang.

Jangan lupa membaca artikel mengenai pengalaman karier profesional lainnya, baca di Rubrik Profil Loker ID!