Novi Sulistia Wati: Pentingnya Membangun Narasi Komunikasi yang Efektif untuk Meningkatkan Kesadaran dan Pemahaman Publik

Transformasi digital kesehatan di Indonesia saat ini telah membuka peluang bagi praktisi komunikasi digital, termasuk ranah content writer dan digital marketing strategist. Dengan semakin banyaknya layanan kesehatan yang beralih ke platform digital, peran seorang digital marketing strategist menjadi semakin krusial. Mereka bertanggung jawab untuk merancang dan menjalankan strategi pemasaran digital yang efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang layanan kesehatan digital, termasuk manfaat dan bagaimana cara mengaksesnya.
Dalam konteks ini, digital marketing strategist akan memanfaatkan berbagai saluran digital seperti media sosial, search engine optimization (SEO), dan content marketing untuk menyampaikan pesan kesehatan yang relevan dan menarik bagi target audiens. Singkatnya, digital marketing strategist berperan sebagai jembatan antara layanan kesehatan modern dengan masyarakat yang semakin terhubung secara digital.
Seperti apa tantangan dan pengaplikasiannya di dalam lingkungan profesional terutama lembaga pemerintahan? Simak cerita dari Novi Sulistia Wati tentang bagaimana ia bertransisi dari peran Content Writer ke Digital Marketing Strategist, sampai saat ini menjadi Creative Content Manager di tim transformasi digital kesehatan di lembaga pemerintahan.
Bagaimana transisi Anda dari peran sebagai Digital Marketing Strategist dan Content Writer ke pekerjaan saat ini? Apa yang menarik Anda ke bidang transformasi digital, khususnya di industri kesehatan?
Ketertarikan saya pada bidang transformasi digital sudah ada sejak 2016, ketika masih semester 6 kuliah strata-1. Saat itu, saya bekerja sebagai pekerja lepas di salah satu platform kesehatan digital di Indonesia, yang telah membuka wawasan saya tentang potensi besar teknologi dalam mendukung pelayanan kesehatan.
Seiring waktu, karier saya terus berlanjut di bidang digital health hingga akhirnya saya bergabung di tim transformasi digital kesehatan.
Pekerjaan sebelumnya sebagai Content Writer dan Digital Marketing Strategist telah menjadi bagian dari perjalanan saya, yang memberikan pengalaman dan keterampilan relevan untuk mendukung langkah saya dalam berkontribusi lebih besar pada transformasi digital kesehatan di Indonesia.
Pengalaman Anda sebagai Digital Marketing Strategist dan Content Writer tentu sangat berharga. Bagaimana keahlian-keahlian tersebut membantu Anda dalam peran saat ini di tim transformasi digital kesehatan?
Saya bekerja sebagai Content Writer sejak 2016 dan Copywriter di 2018. Dari pengalaman tersebut, saya belajar untuk menyederhanakan informasi dan pesan-pesan kesehatan yang kompleks agar lebih mudah dipahami oleh berbagai audiens. Kemudian karier saya berkembang ke ranah Digital Marketing Strategist di 2019. Dari peran tersebut, saya mempelajari berbagai platform dan tools digital untuk merancang
strategi promosi yang efektif, meningkatkan jangkauan informasi dan pemasaran, serta memastikan pesan komunikasi dapat diterima dengan baik.
Kedua pengalaman tersebut menjadi bekal bagi saya dalam merancang, mengembangkan, dan mengimplementasi strategi komunikasi yang efektif untuk mendukung transformasi digital kesehatan di Indonesia, khususnya melalui sosialisasi, promosi, dan diseminasi.

Apa tantangan terbesar yang Anda hadapi saat bergabung di tim transformasi digital di lembaga pemerintahan?
Latar pendidikan saya di bidang kesehatan masyarakat, ditambah dengan pengalaman bekerja di industri kesehatan selama 4 tahun, membantu saya beradaptasi lebih cepat saat bergabung di tim transformasi digital kesehatan. Tantangan terbesar yang saya hadapi lebih kepada penyesuaian dengan cara kerja birokrasi pemerintahan, yang tentu berbeda dengan pengalaman saya sebelumnya di sektor swasta.
Namun, saya melihat ini sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang, serta memperkuat kemampuan saya dalam bekerja lintas sektor untuk mencapai tujuan bersama dalam transformasi digital kesehatan.
Bisa Anda jelaskan secara detail tentang peran transformasi digital dalam konteks industri kesehatan? Apa tujuan utamanya?
Transformasi digital dilakukan untuk mempercepat adopsi teknologi dan pemanfaatan data di sektor kesehatan, dengan tujuan meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pelayanan kesehatan sehingga menjadi lebih terstandar, terintegrasi, berkualitas dan merata di seluruh Indonesia.
Bagaimana transformasi digital berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan pengalaman pasien?
Melalui upaya digitalisasi dan integrasi, transformasi digital memudahkan proses pencatatan dan pengelolaan data kesehatan. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan, serta mendukung keputusan medis dan kebijakan yang lebih tepat berdasarkan data yang berkualitas.
Selain itu, transformasi digital memungkinkan pasien untuk dapat mengakses riwayat kesehatan mereka melalui platform digital, sehingga membantu mereka untuk lebih aktif dalam memantau dan menjaga kesehatannya.
Apa peran strategis komunikasi dalam mendorong keberhasilan transformasi digital di industri kesehatan?
Komunikasi merupakan aspek penting yang perlu dikembangkan untuk memastikan transformasi digital dapat dipahami, diterima, dan diadopsi dengan baik, sehingga berdampak positif pada pelayanan kesehatan di Indonesia. Oleh karena itu, strategi komunikasi yang tepat sangat krusial.
Narasi komunikasi yang efektif dapat membantu meningkatkan kesadaran dan pemahaman publik, membangun kepercayaan, mendorong kolaborasi antar pemangku kepentingan, mempercepat adopsi teknologi digital, dan berfungsi sebagai saluran untuk menerima masukan serta umpan balik dari masyarakat, yang akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan lebih lanjut.

Keterampilan apa yang menurut Anda paling penting bagi seorang profesional di bidang transformasi digital kesehatan?
Menurut saya, selain pemahaman terkait bidang kesehatan, ada beberapa keterampilan yang penting untuk dimiliki, seperti keahlian di bidang teknologi dan data, manajemen proyek, komunikasi yang efektif, kemampuan berkolaborasi, serta kemampuan beradaptasi dan memecahkan masalah dengan fokus pada kebutuhan masyarakat. Tentu saja, keterampilan tersebut akan sangat bergantung pada peran dan pekerjaan yang dijalani.
Selain itu, saya merasa bahwa kesamaan visi dalam membangun pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata juga sangat penting. Visi yang sama ini, menurut saya, bisa menjadi kekuatan yang mendorong tercapainya tujuan transformasi digital kesehatan di Indonesia, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.
Bagaimana Anda menjaga diri agar tetap up-to-date dengan perkembangan teknologi terbaru di bidang kesehatan?
Ada berbagai cara, tapi yang rutin saya lakukan adalah membaca jurnal penelitian dan dokumen atau laporan terkait implementasi transformasi digital dari berbagai negara, serta mengikuti webinar yang membahas topik-topik seputar transformasi kesehatan.
Bagaimana Anda melihat peran kecerdasan buatan (AI) dalam transformasi digital di industri kesehatan?
Menurut saya, teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), memiliki potensi yang luar biasa untuk mendukung transformasi digital di sektor kesehatan. AI dapat membantu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan akses pelayanan kesehatan, seperti dalam mempercepat proses diagnosis, memberikan perawatan yang lebih personal, dan melakukan analisis data kesehatan yang lebih mendalam.
Namun, saya juga menyadari pentingnya pendekatan yang etis dan transparan dalam pemanfaatan teknologi ini. Teknologi harus digunakan dengan mematuhi regulasi yang ada, guna menjaga keamanan dan privasi data pengguna. Kepercayaan masyarakat terhadap inovasi digital sangat bergantung pada bagaimana teknologi tersebut dikelola dan diimplementasikan dengan baik.
Boleh diceritakan pengalaman Anda dalam bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dalam proyek transformasi digital?
Bekerja di bidang transformasi digital kesehatan selama 3 tahun terakhir memberikan saya kesempatan untuk berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari lintas Kementerian/Lembaga, akademisi, hingga sektor swasta. Pengalaman
tersebut mengajarkan saya banyak hal, terutama mengenai pentingnya untuk selalu mendengarkan dan memahami perspektif serta kebutuhan masing-masing pihak.
Saya semakin menyadari bahwa komunikasi yang terbuka, jujur, dan transparan sangat penting untuk menciptakan kepercayaan dan memastikan bahwa tujuan bersama bisa tercapai dengan baik.
Bagaimana Anda mengukur keberhasilan sebuah proyek transformasi digital di bidang kesehatan?
Menurut saya, keberhasilan transformasi digital dapat diukur dari dampak nyata yang dirasakan oleh berbagai pihak, mulai dari tenaga medis, tenaga kesehatan, masyarakat hingga sistem kesehatan secara keseluruhan. Selain itu, keberhasilan juga tercermin dari keberlanjutan teknologi yang diterapkan dan manfaat jangka panjang yang dihasilkannya.
Apa harapan Anda untuk karier dan passion di tahun 2025 ini?
Harapan saya di tahun 2025 adalah dapat memperluas kontribusi dalam bidang transformasi digital kesehatan, sekaligus memanfaatkan pengetahuan dan keahlian di bidang Kesehatan Masyarakat untuk menciptakan dampak yang lebih besar.
Baca terus Rubrik Profil Loker ID dan dapatkan cerita-cerita karier menarik lainnya ya!