Mohammad Dwiyan Pratiyo: "Bekerjalah Sesuai dengan Passion-mu!"

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 26 Oktober 2024
Rubrik Profil

profil-dwiyan-pratiyo-tahun-2024

Bekerja bukan hanya bekerja, bekerjalah sesuai dengan passion. "Karena bekerja dengan passion, berarti akan selalu ada rasa semangat dan sense-of-belonging pada pekerjaan yang dijalani," demikian kata Mohammad Dwiyan Pratiyo yang saat ini bekerja sebagai Programmatic Manager di Vidio.

Lebih lanjut menurut Dwiyan, passion akan membuat kita memberikan output yang baik dan memuaskan bagi diri sendiri, tim dan teman-teman kantor disekitar kita. So, yang namanya bekerja dengan passion enggak hanya bermanfaat untuk diri sendiri melainkan untuk orang lain dimana pekerjaan tersebut berlangsung.

Bekerja dengan passion memang memberikan kepuasan dan motivasi yang luar biasa. Namun, terlalu terpaku pada satu passion saja bisa membatasi potensi diri. Kita perlu ingat bahwa minat dan kemampuan kita bisa berkembang seiring waktu. Membatasi diri hanya pada satu hal bisa menghambat kita untuk mencoba hal baru dan menemukan talenta lain yang mungkin lebih sesuai dengan situasi atau kebutuhan saat ini. Dan itulah yang dilakoni Dwiyan. Lebih lanjut cerita dan pengalamannya bisa Anda baca di obrolannya bersama Loker ID!

Bagaimana Anda pertama kali tertarik dengan bidang programmatic advertising, khususnya di industri media streaming?

Pertama kali saya tertarik programmatic advertising itu mungkin dimulai pada tahun 2020/2021-an. Pada saat itu saya masih bekerja di Detik Network, dan kebetulan saya mendapat tugas untuk melakukan pengolahan data khusus untuk programmatic dan ad server. 

Bagaimana perjalanan karier Anda hingga menjadi Programmatic Manager di tempat kerja saat ini? Tantangan apa saja yang Anda hadapi dan bagaimana Anda mengatasinya?

Perjalanan karier saya dimulai dari creative media planning, terlebih di Detik.com. Di sana saya banyak belajar terkait dunia digital marketing dan advertising. Lalu ketertarikan saya mulai berkembang ke Digital Strategy Planning, pada saat itu saya mendapatkan kesempatan untuk bisa meng-explore lebih dalam digital strategy di Qubicle.id lalu berlanjut ke IDN Media sebagai Digital Strategy.

Banyak hal kreatif yang sudah saya pelajari pada tahap fase karir ini, hingga saya mendapatkan tantangan dari sahabat saya di Detik.com untuk kembali kesana sebagai Business Development Supervisor. Di sini saya mulai mengenal dunia programmatic dan data analytic. Dari yang sebelumnya banyak berkaitan tentang kreatif strategi, selanjutnya saya mulai fokus pada skillset yang lebih teknis dan logical

Sampai akhirnya saya mulai mendalami Programmatic Advertising sebagai kesatuan skillset yang baru. Tantangannya sebenarnya adalah kemampuan antara otak kiri dan kanan benar-benar harus dapat disinergikan secara menyeluruh, sehingga di saat kita membutuhkan pemecahan solusi secara kreatif, kita mampu mencari alternatif terbaik.

Sedangkan sebaliknya, kemampuan logical dan numerical thinking akan sangat diperlukan ketika berurusan dengan programmatic advertising. Untuk mengatasi hal ini, banyak beragam cara, salah satunya tidak bosan-bosannya kembali belajar analytical thinking, sembari tetap mengasah pola pikir kreatif dengan menonton film, menggambar atau membaca buku (apapun itu bukunya).

Menurut Anda, apa saja keterampilan kunci yang harus dimiliki oleh seorang Programmatic Manager? Bagaimana Anda mengembangkan keterampilan-keterampilan tersebut?

Keterampilan kunci sebagai Programmatic Manager adalah problem solving dan creative thinking. Cara mengembangkannya sebenarnya beragam dan mungkin akan bervariasi bagi masing-masing individu. Tetapi untuk saya, problem solving ini akan terbiasa ketika kita sudah memiliki cukup pengalaman yang beragam di industri advertising, sehingga case-case tertentu pasti memiliki cara pemecahannya tersendiri bergantung pada kondisi dan masalah yang dihadapi.

Boleh diceritakan sedikit tentang tugas dan tanggung jawab sehari-hari Anda sebagai Programmatic Manager?

Tugas dan tanggung jawab saya sehari-hari adalah memastikan programmatic advertising di tempat saya bekerja berjalan sebagaimana mestinya dengan seoptimal mungkin.

Apa tantangan unik yang Anda hadapi dalam mengelola programmatic advertising di platform streaming?

Tantangan uniknya adalah terkadang pengiklan/advertiser seringkali menginginkan hal-hal yang spesifik pada setiap campaign mereka. Salah satunya misal pengiklan ingin tayang pada jam tertentu dimana mungkin banyak pengguna streaming sedang ingin makan makanan yang hangat dikarenakan hujan. Sedangkan teknologi dan fitur yang kita gunakan belum mendukung penargetan waktu pada prediksi cuaca hujan.

Bagaimana Anda melihat perkembangan programmatic advertising di Indonesia, khususnya di sektor media streaming?

Perkembangannya akan masih bergerak sangat positif, ditambah pemain streaming lokal Indonesia mulai banyak bermunculan di tengah berdatangannya streaming asing yang memasuki pasar pengguna streaming Indonesia. Memang programmatic advertising di Indonesia masih boleh dibilang cukup muda dan pasti akan terus berevolusi seiring berkembangnya penggunaan teknologi dan kebiasaan masyarakat selaku pengguna layanan streaming-nya.

Apa tren terbaru dalam programmatic advertising yang menurut Anda akan sangat berpengaruh di masa depan?

Kebijakan data privasi di Indonesia dan mulai bertambahnya pemain media streaming di Indonesia (seperti Netflix atau Disney+) yang mungkin ke depannya akan menyediakan layanan AVOD/Ads Video in Demand dimana hal ini pasti akan menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi pelaku industri streaming di Indonesia.

suka-duka-dan-pengalaman-dwiyan-pratiyo-tahun-2024

Bagaimana teknologi seperti AI dan machine learning mengubah cara kita melakukan programmatic advertising?

Sebenarnya hal ini akan sangat membantu dan memudahkan kita membuat model keputusan harga floor price. Tidak hanya itu, semakin advance-nya machine learning atau AI ini akan membantu dalam melakukan model prediksi terhadap quantity inventory platoform di masa yang akan datang lebih presisi dan dapat diandalkan.

Bagaimana menurut Anda kondisi pasar kerja untuk posisi Programmatic Manager saat ini? Apa yang membuat seseorang menarik di mata perusahaan?

Menurut saya pasar kerja untuk posisi Programmatic Manager masih gampang-gampang susah. Gampangnya adalah karena posisi pekerjaan masih belum banyak diketahui orang, susahnya adalah industri streaming / OTT / publisher juga memiliki dinamikanya masing-masing. Seperti kita ketahui, penyedia streaming di Indonesia juga masih dalam hitungan jari.

Apa saran Anda bagi orang-orang yang ingin memulai karier di bidang programmatic advertising?

Saran saya adalah menguasai dasar-dasar digital marketing serta analytical thinking dan creative problem solving. Karena akan ada banyak hal yang dilibatkan dalam langkah mengoptimalkan sebuah campaign berbasis programmatic.

dwiyan-pratiyo-dan-pengalamannya-bekerja-tahun-2024

Bagaimana cara seorang Programmatic Manager terus mengembangkan diri dan mengikuti perkembangan industri yang begitu cepat?

Buat saya pastinya membaca artikel atau berdiskusi dengan teman-teman seprofesi akan selalu membuka wawasan baru dan pengembangan diri.

Bagaimana Anda melihat persaingan di industri streaming di Indonesia?

Persaingannya masih cukup sehat. Bahkan, kita sebagai profesionalnya akan dengan mudah memiliki akses untuk berbicara dengan manajer lainnya lintas perusahaan untuk berdiskusi terkait perkembangan programmatic advertising.

Apa yang paling Anda senangi dari pekerjaan Anda?

Saya merasa beruntung berada di lingkungan yang sangat suportif dan selalu ingin bekerja cerdas dan tekun. Sehingga semua pekerjaan akan menjadi lebih efisien dan optimal.

Tertarik membaca kisah inspirasi lainnya? Jangan lupa untuk terus membaca Rubrik Profil di Loker ID ya!