Mengenal Lebih Dekat Profesi Lighting Designer Bersama Embun Basica

Pernah tidak memerhatikan pencahayaan suatu mall atau hotel dan menemukan kalau cahaya yang jatuh di ruangan bisa sedemikian rupa sehingga penampakannya begitu estetis dan romantis? Nah, itu tidak terjadi tanpa disengaja dan direncana, ada sentuhan expert dimana salah satunya adala Lighting Designer.
Seperti apa jobdesk seorang Lighting Designer dan bagaimana prospek kerjanya di industri masa kini? Embun Basica, akan bercerita lebih banyak!
Halo boleh memperkenalkan diri, nama, latar belakang pendidikan, serta profesi yang dijabat saat ini?
Nama saya Embun Basica, dulu kuliah S-1 Arsitektur di salah satu institut teknologi, kalau sekarang kerjanya jadi assistant Lighting Designer di Agniwastu.
Bisakah Anda ceritakan tentang diri Anda dan perjalanan Anda menjadi seorang Lighting Designer?
Dulu pas kuliah di arsitektur dosen saya selalu bilang kalau hanya akan ada sekian persen diantara lulusan arsitektur yang pada akhirnya akan beneran jadi arsitek, cuma dulu sih enggak kepikiran kalau saya akan jadi salah satu dari bagian lulusan arsitektur yang enggak jadi arsitek itu hahaha!
Tapi dulu pas kuliah tuh saya memang suka sama lighting, ada tuh mata kuliah namanya Fisika bangunan yang pelajarin sedikit tentang lighting, dan menurut saya itu salah satu mata kuliah terseru sih selama kuliah hahaha (meskipun porsinya bener-bener sesedikit itu).
Setelah lulus dan lagi cari-cari kerja, kebetulan di lowongan kerja banyak lowongan lighting designer dan mensyaratkan lulusan arsitektur/interior, terus yaa coba-coba aja daftar dan keterima. Setelah coba beberapa bulan, ternyata seru dan menyenangkan untuk dipelajari dan didalami sih, jadilah keterusan belajar sampai sekarang…
Apa yang memotivasi Anda untuk memilih karir ini?
Motivasi awal karena memang ada ketertarikan itu sih, tapi masih clueless juga sama bidang ini… bahkan pas interview dulu sempet cari-cari di google dulu tentang lingkup kerja dan gajinya… Motivasi lainnya karena saya memang senang belajar hal baru, tapi setelah belajar, saya malah jadi pengin memotivasi orang-orang kalau lighting tuh seru dan menyenangkan tau, kalian harus pada pelajarin juga!
Menurut Anda, apa saja keahlian dan kualitas yang penting untuk dimiliki seorang Lighting Designer yang sukses?
Menurut saya yang paling dasar tuh attention to detail, kalau kreatif dan imajinatif mah dasarnya designer banget yaa, tapi sebagai lighting designer penting buat perhatian sama setiap detail-detail yang ada.
Terus kemampuan komunikasi dan kerja tim, karena lighting designer itu gak akan pernah kerja sendirian. Ibaratnya kalau enggak ada orang dan ruang, ya kita enggak akan butuh terang (meskipun lighting designer juga bukan cuma sekedar terang sih hehehe..), jadi kita harus bisa banget kerjasama sama berbagai pihak kayak arsitek/interior, Event Organizer, owner, dll.
Hal lain yaa tentu saja pengetahuan teknis kaya prinsip dasar pencahayaan, pemahaman warna, gimana efek-efek dari lampu, keterampilan penggunaan aplikasi, pengetahuan teknis kaya sistem lampu, dll.
Dan yang paling penting adalah sense of lighting yang merupakan hasil dari pemahaman dan pengalaman yang pada akhirnya membeda bedakan karakter dari tiap lighting designer.
Bagaimana Anda mendeskripsikan gaya desain pencahayaan?
Saya masih asisten lighting di bawah pengawasan senior dan bos yang bisa saya share adalah bagaimana desain pencahayaan ya..
Desain pencahayaan itu bener-bener kompleks meskipun keliatannya kan cuma ‘alah ngurusin lampu doang’, tapi kita bener-bener pikirin mulai dari estetika baik penempatan lampunya, posisi lampunya, bahkan efek yang dihasilkan itu gimana. Fungsional dan kenyamanan visual bagi penggunanya, jadi kita selalu pelajarin dulu dari desain arsitek/interiornya fungsi dan kegunaannya apa, penggunanya siapa, dan kira-kira pengguna akan memaknai ruang itu bagaimana, sehingga desain kita juga selalu terintegrasi sama desain arsitek dan interior.
Kita juga selalu desain dengan layer-layer jadi nantinya di dalam ruang tercipta kontras dan suasana yang berbeda, selalu pikirin nantinya intensitas cahaya yang dihasilkan mau seterang apa, gimana bayangannya, pakai warna apa yang sesuai biar gak kaya lampu indomaret yang terang rata dan warnanya sama seruangan gitu.
Bisa diceritakan hal menyenangkan yang Anda rasakan selama bekerja sebagai lighting designer?
Hal yang paling menyenangkan dan bikin bangga tuh kalau liat keseluruhan lampu yang didesain nyala, sesuai sama konsep yang sudah didesain, dan klien happy banget sama hasilnya!
Apa saja tantangan yang sering Anda hadapi dalam pekerjaan Anda dan bagaimana Anda mengatasinya?
Tantangan edukasi sih yang PR banget. Masih banyak banget orang yang enggak tahu ada dan pentingnya peran lighting designer, mikirnya antara kita ngurusin interior, tukang lampu, custom lampu, atau bahkan kontraktor ME (Mekanikal Elektrikal) hahaha…
Kebanyakan tukang juga kurang paham tentang sistem dan design lampu(karena enggak semua bangunan dibangun aware untuk pakai lighting designer), jadi PR kita banget harus berkali-kali dijelasin supaya enggak ada miskomunikasi/kesalahan di lapangan. Kita juga terus share dan edukasi di social media @agniwastu, supaya orang-orang semakin aware dengan adanya sub-design lighting
Masalah lain yang sering muncul karena kita subdesign, koordinasi dengan arsitek/interior atau dengan orang lapangan, solusinya yaaa banyak-banyak tanya progress dan terbuka untuk berbagai pertanyaan supaya enggak miskomunikasi.
Terus kadang yang namanya proyek berjalan suka tiba-tiba berubah di tengah jalan/pas kenyataan di lapangan, jadi kita harus bisa putar otak apakah desain lighting yg udh ada masih bisa menyesuaikan/harus didesain ulang.
Bagaimana Anda mengikuti perkembangan terbaru dalam teknologi dan tren pencahayaan?
Ikut kegiatan-kegiatan lighting related, seminar lighting, juga pameran lighting, ikut launch product-product terbarunya brand lighting juga, terus ikut juga kegiatan dan komunitas lighting supaya bisa terus berbagi dan update ilmu dalam pencahayaan.
Apa saran Anda untuk orang yang ingin memulai karir sebagai Lighting Designer?
Yang terpenting mental mau belajar sih, karena semua hal bisa dipelajarin kalau memang ada niat dan tekad. Mulai asah ‘sense of lighting’ dengan memperhatikan pencahayaan di sekitar, kaya di mall, cafe, hotel, bahkan konser, dll. Mungkin kalau hal-hal teknis bisa mulai cari dan ikut seminar lighting, kadang juga banyak yang acaranya gratis, bisa juga follow social media lighting designer karena banyak dari mereka juga aktif mengedukasi, terus belajar aplikasi DIALux gitu biar mempermudah nantinya kalau mau simulasi pencahayaan.
Menurut Anda, apa saja prospek karir yang menjanjikan bagi seorang Lighting Designer di masa depan?
Prospek karirnya cukup menjanjikan ya, semakin kesini kan proyek-proyek arsitektur dan interior semakin banyak, entah renovasi atau pun pembangunan baru. Kadang juga ada proyek yang ingin renovasi lightingnya saja karena dirasa kurang oke, atau ingin mengubah suasana dan feel sebuah ruang.
Urban lighting, peningkatan revitalisasi kota-kota besar juga perlu desain pencahayaan yang baik secara estetika maupun fungsional dan sesuai dengan standard.
Pencahayaan pintar, sekarang semakin banyak orang yang ingin lampu dan pencahayaan pintar bersistem. Kalau di hotel, kantor, ataupun retail kan memang biasa ya, tapi sekarang mulai banyak permintaan smart home juga.
Pencahayaan untuk industri hiburan, event-event seperti pameran, launch product, pembuatan film, teater pertunjukan dan lain-lain, atau bahkan video mapping juga biasanya menggunakan konsultasi dengan lighting designer untuk menciptakan efek pencahayaan yang memukau dan sesuai bayangan.
Pendidikan dan pelatihan, seperti tadi yang saya sampaikan , masih banyak banget yang belum aware sama bidang ini… jadi untuk peluang mengajarkan awam tuh banyak banget… apalagi dari mahasiswa arsitektur/interior sendiri pun juga enggak terlalu banyak yang tahu ada bidang profesi lighting designer hahaha...
Penelitian dan pengembangan, yaaa standard sih ini untuk pengembangan dunia lighting yg lebih baik, lighting designer banyak yang ikut terlibat R&D supaya pencahayaan semakin efisien dan ramah lingkungan juga.