Irvan Daniansyah: Kerja Remote di Luar Negeri Bukan Cuma Modal Skill dan Pengalaman

Semua berawal dari kemandekan, merasa stuck di pekerjaan dan finansial, belum lagi harus tinggal jauh dari keluarga, membuat Irvan Daniansyah memutuskan untuk mencari peluang remote di luar negeri. Berbekal skill SEO dan menulis yang dimilikinya, Irvan mulai mencari peluang, sampai akhirnya saat ini ia menjabat sebagai SEO Manager di perusahaan Canada.
Menurutnya kesempatan yang diraihnya bukan semata karena skill yang ia punya, tapi ada faktor-faktor lain yang berperan dalam memperbesar kesempatannya bekerja di perusahaan tersebut. "Skill lebih jago dan pengalaman lebih banyak, saya yakin banyak yang melebihi saya," cerita Irvan.
Terus, apa kemudian yang membedakan Irvan dengan yang lainnya? Langsung baca aja di sini ya...
Bagaimana awalnya Anda memutuskan untuk bekerja remote di perusahaan asing?
Kejadiannya bermula pada saat saya ngerasa stuck di dalam karir. Saat itu saya mikir “Ini kalo saya terus-terusan kerja di sini dan di posisi ini, kayaknya bakal sulit deh buat growth…”
Ditambah lagi waktu itu saya harus LDR sama anak dan istri. Ini sih yang jadi trigger bangeeet. Saya harus pulang pergi Jakarta-Cirebon hampir tiap minggu. Disamping cuaapppeek tentu aja dari segi pengeluaran ini boros.
Dan betul aja, setelah saya evaluasi dan audit pengeluaran selama 2023 lalu. Satu dari top 3 pengeluaran saya itu ada di transportasi. Yang manaa…… kalo post pengeluran itu bisa diteken. Tentu aja saya akan bisa lebih banyak nabung atau investasi.
Saa satu lagi, alasan terbesar saya mutusin kerja remote juga karena saya punya anak yang belum genap 2 tahunan. Kalau terus-terusan LDR, saya khawatir anak saya kehilangan sosok ayah.
Nah dari sanalah akhirnya saya getol mulai cari opportunity kerja remote. Kalo penasaran, cerita lengkap dan apa aja yang saya lakuin sampai membawa saya jadi remote worker di perusahaan luar seperti sekarang, udah saya tulis di ebook yang judulnya “from Freelancer to Fulltime Remote Worker”
Apa kualifikasi dan pengalaman apa saja yang Anda miliki sebelum mendapatkan posisi SEO Manager ini?
Nah berbicara pengalaman, sebenarnya ini agak unik. Saya yakin kalau yang dilihat hanya dari kualifikasi dan pengalaman, mungkin banyak yang pengalamannya jauhhhhh diatas saya. Begitu juga dengan kualifikasi. Namun satu hal yang saya masih ingat kenapa CEO akhirnya memilih saya, karena saya ada background engineering karena saya lulusan Teknik Mesin. Dimana memang perusahaan tempat kerja saya sekarang bergerak di bidang quality control equipment. Dan lagi nyari orang SEO yang seenggaknya paham sama industri tersebut.
Kalo dari segi pengalaman, sebelumnya saya nggak pernah kerja fulltime sebagai SEO Specialist. Saya hanya pernah mengelola website milik sendiri yang dioptimasi dari segi SEO-nya. Namun saya punya pengalaman sebagai SEO Content Writer sejak 2019 lalu.

Apa tantangan terbesar yang Anda hadapi saat bekerja remote di zona waktu yang berbeda?
Ini adalah pengalaman pertama saya menjadi remote worker di perusahaan asing. Sebelumnya saya beberapa kali kerja remote juga, cuma as a freelancer aja dan based on project-an gitu.
Nah kalau sekarang kan company-nya di Canada. Jadi emang beda waktu sama Indonesia itu 12 jam. Di Canada baru pagi, di Indo udah malem. Namun, alhamdulillah nya. Saya nggak kerja based on jam Canada. Tapi ngikutin jam Indonesia. Jadi kalo terkait zona waktu nggak ada kendala. Paling yang ngikutin waktu US pas meeting aja. Biasanya di sini jam 8 atau 9 malem yang mana disana jam 8 atau 9 pagi aja. Oh iya tapi ini kembali ke policy company-nya, ada juga memang yang jam kerjanya harus ngikutin perusahaan asal.
Kalau bagi saya, mungkin salah satu tantangan terbesarnya adalah tipisnya antara waktu kerja dan istirahat. Jadi biasanya saya tetepin waktu spesifik aja buat jam kerja, supaya jelas kapan kerja, kapan isirahat.
Bagaimana Anda membangun hubungan profesional yang kuat dengan tim Anda yang tersebar di berbagai lokasi?
Terkait membangun hubungan profesional, kalau bagi saya ada beberapa hal yang dilakukan:
- Koordinasi sesering mungkin agar tidak terjadi miskomunikasi.
- Berkoneksi dengan mereka di sosial media.
- Apresiasi setiap bantuan yang diberikan oleh mereka saat kita lagi butuh.
- Jangan hitung-hitungan saat mereka butuh bantuan kita.
- Berikan ucapan selamat saat ari ulang tahunnya.
Pernahkah Anda mengalami kesulitan dalam mengelola beban kerja atau merasa terisolasi? Bagaimana Anda mengatasinya?
Saya rasa semua pekerja remote, di satu titik, pasti akan mengalami ini. Terlebih lagi bagi mereka yang ekstrovert. Yang mana energinya baru bisa ter-charge setelah ketemu orang. Bahkan saya sendiri yang introvert juga pernah merasakan ini. Terus ngatasinnya gimana? Kalau saya sendiri biasanya:
- Sesekali work from cafe, ini cukup ampuh juga sekalian explore.
- Cari teman atau komunitas. Jadi sesekali bisa WFC bareng.
- Kalo udah bosen depan laptop, ngajak main anak aja.
- Punya project sampingan di luar kerjaan utama.
Menurut Anda, apa saja keterampilan yang paling penting untuk dimiliki oleh seorang pekerja remote?
Kalo mau kerja remote di perusahaan luar, skill bahasa Inggris itu penting banget. Nggak mesti yang harus jago atau gimana, yang penting kamu paham pas orang lain ngomong, mereka juga paham pas kamu ngomong. Sesimpel itu aja. Kalo untuk teks dll, sekarang bisa dibantu ChatGPT, Grammarly, dll. Kemudian time management, karena kerja remote itu nggak diawasin setiap saat oleh atasan. Cuma kamu dan Tuhan, sama mungkin ada beberapa tools sih yang bisa mantau gitu. Cuma pada dasarnya, kalo kamu orangnya nggak teratur, kerjaan kamu bisa numpuk. Jadi self-discipline itu penting banget. Terus juga harus pro-active, bagi orang yang baru mau kerja pas disuruh atasan, bakal keteteran sih.
Apa saran Anda untuk orang-orang yang ingin memulai karir sebagai pekerja remote di perusahaan asing?
- Kuasai skill bahasa asing, setidaknya bahasa Inggris.
- Miliki hard-skill yang spesifik, ini akan berkorelasi sama posisi yang mau kamu tuju.
Aktif di LinkedIn. Ini pneting banget karena kebanyakan head hunter akan ngecek Linkedin kita juga.
- Pelajari cara buat CV ATS.
- Miliki portfolio, soalnya ini kadang lebih dilihat daripada CV, terlebih lagi di industri creative.
- Join di komunitas para pekerja remote, biasanya banyak insight dan opportunity yang di-share di sana.

Bagaimana Anda melihat perkembangan industri SEO dalam beberapa tahun terakhir?
Industri SEO itu sangat challenging. Hampir tiap tahun narasi “SEO is dead” itu selalu ada.Tapi nyatanya, sampai sekarang industri ini tetap ada dan bertumbuh. Terlebih lagi setelah kehadiran AI, behaviour user tentunya berubah. Jadi para pkatisi SEO harus selalu belajar setiap saatnya karena memang cepat banget perkembangannya. Kalo berhenti belajar, pasti akan ketinggalan jauh dan mungkin strateginya udah nggak works lagi!
Keterampilan atau teknologi apa yang menurut Anda akan menjadi sangat penting bagi seorang SEO Specialist di masa depan?
Menurut saya, critical & analytical thinking adalah skill yang penting banget dimiliki oelh SEO specialist. Secanggih apa pun tools dan teknologinya, kalau nggak punya keterampilan ini akan percuma aja. Kenapa? Soalnya akan susah baca data, nggak tahu datanya harus diapain, bingung nganalisa apa yang lagi terjadi, dan seterusnya.
Ya, tools kayak SEMrush, Ahrefs, ScreamingFrog, dllnya penting. Tapi tanpa critical & analytical thinking saya rasa tools tersebut tidak akan bisa di-utilize secara optimal.
Apa tantangan terbesar yang dihadapi oleh para profesional SEO saat ini?
Tantangan terbesarnya adalah user behaviour yang berubah dan perkembangan AI yang sangat pesat sih. Apalagi Google juga punya fitur AI Overview yang mana ini mucul pertama di ranking sebelum website. User behaviour juga berubah, gen Z sekarang lebih suka cari sesuatu di TikTok. Jadi walaupun Google jadi salah satu search engine terbesar, namun beberapa medsos kini punya search engine-nya masing-masing juga.
Bagaimana Anda mempersiapkan diri untuk tetap relevan di industri SEO yang terus berkembang?
Terus belajar, nggak ada cara lain. Ikut dan bergabung ke komunitas juga biar dapet update terbaru seputar dunia SEO. Kalo tertarik belajar lebih jauh tentang SEO, kamu bisa ikut dan join ke grup di komunitas-komunitas berikut:
- DailySEO ID.
- Komunitas SEO Indonesa (KSI).
- TurnBackLink / Ruang Henti Digital.
- SEO Insight Circle (SEIC).
- Digital Takline.
- Search Marketer Indonesia (SMI).
Apa yang memotivasi Anda untuk terus belajar dan berkembang dalam bidang SEO? Mengingat sebelumnya Anda juga fokus di content writer/copywriter?
Ya, saya senang dengan dunia menulis. Dari seorang content writer, saya akhirnya memperdalam ilmu copywriter. Dan ternyata menariiiiik banget. Sayangnya, saya nggak begitu jago bahasa Inggris. Jadinya waktu itu saya mikir, “Kalau saya mau kerja remote di perusahaan luar sebagai copywriter, kayaknya bakal agak susah. Soalnya bahasa Inggris saya juga belum begitu jago.”
Akhirnya, karena saya punya skill SEO juga. Bidang ini yang coba diseriusin, dan alhamdulllah tembus. Jadi motivasi utamanya karena copywriter kurang memungkinkan jadi kerjaan utama bagi saya buat dapet klien luar karena keterbatasan bahasa Inggris hehehe...
Apa pesan Anda untuk orang-orang yang ingin berkarir di bidang digital marketing, khususnya SEO?
Bidang ini tuh perubahannya cepat banget. Kalo kamu orangnya nggak seneng belajar, maka bakal ketinggalan jauh mungkin nggak cocok terjun di industri ini. Jadi pesannya sih harus banyak belajar aja!
Jangan lupa untuk terus membaca Rubrik Profil Loker ID untuk update kisah inspiratif para expert lainnya!