Hacker, Hipster, Hustler; Ketahui Peranan Ketiganya di Dunia Startup

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 12 Januari 2025
Dunia Kerja

Dalam lima tahun terakhir, dunia karier startup sedang berkembang dengan pesatnya. Ini tak lepas dari peran hacker, hipster, dan hustlerHipster adalah seorang desainer dengan tugas membuat segala sesuatunya terlihat bagus dan menarik.

Posisi hacker adalah orang yang menerapkan teknologi pada perusahaan dan menulis kode untuk membangun produk sehingga berfungsi. Hustler sendiri adalah orang yang memiliki naluri bisnis, yang akan mendorong penjualan, mengumpulkan uang, dan berbicara dengan investor, dan menyusun rencana perusahaan ke depannya.

Hacker, hipster, dan hustler adalah tim yang diperlukan untuk memastikan suatu startup dapat berjalan sebagaimana mestinya. Pun, diusahakan supaya porsi ketiganya seimbang. Jika sebuah perusahaan memiliki terlalu banyak hacker dan bukannya hustler dan tidak ada hipster, maka Anda tidak akan pernah bisa melempar produk ke pasar. Tanpa hipsters, desain, branding, dan pemasaran mungkin tidak akan berhasil.

Kelenturan peran antara hipster, hacker, dan hustler juga akan memuluskan jalannya perusahaan. Tergantung bisnis yang Anda jalani, Anda membutuhkan tim yang terdiri dari empat, lima, atau enam orang yang berkolaborasi di masing-masing dari tiga bidang ini.

Untuk membangun startup yang sukses, Anda perlu belajar bagaimana mengembangkan tiga divisi ini dan mengelaborasi ketiganya secara efektif. Hipster bertanggung jawab membuat produk dapat dipasarkan.

Hustler yang berpegang teguh pada pemikiran, ide, atau keputusan tegas apa pun yang pernah dibuat demi menjual produk kepada massa. Seorang hustler dipercaya karena kemampuan kata-katanya yang bisa membuat siapa pun setuju dengan visi mereka.

Hacker adalah tipikal kepala teknologi Anda yang menguasai semua data berbasis logistik, dan bertanggung jawab atas tugas yang bisa dibilang paling sulit. Fokus tajam seorang hacker peretas dapat membuat mereka bergelut di laptop mereka selama berjam-jam, dengan keheningan yang hanya dipecahkan oleh gerutuan frustrasi sesekali. Ketika seorang hacker peretas memilih untuk membicarakan proyek tersebut, itu pasti akan menjadi bahasa yang tidak dipahami orang lain.

Itulah sebabnya hacker harus didukung oleh hipster dan hustler yang menyempurnakan visi dan misi perusahaan dan menerjemahkannya ke dalam bentuk yang bisa diterima oleh masyarakat umum.