Fitria Nissa Zahara : Creative Writer Bukan Hanya Membuat Kata-Kata Indah Melainkan Tujuan yang Lebih Besar

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 28 Januari 2025
Rubrik Profil

https://s.loker.id/uploads/2025/01/fitria-creative-writer-tahun-2025.jpg

Walaupun profesi content writer saat ini sudah marak dan banyak dibutuhkan dimana-mana, namun tetap saja soal kualitas yang nomor satu. Dan terlebih jauh dari kualitas, ada tujuan yang lebih besar dari menulis yaitu menginspirasi dan membawa perubahan. Itulah yang dirasakan Fitria Nissa Zahara ketika berbicara soal profesinya sebagai creative writer di bidang empowering communities. "Menulis bukan hanya soal membuat karya, tapi juga tentang meninggalkan jejak, kontribusi, dan sesuatu yang bermakna bagi orang lain," tegas Fitria.

Jatuh cinta dengan dunia kepenulisan sejak kecil dan akhirnya sampai sekarang Fitria masih setia dan konsisten di industri yang dicintainya tersebut.  Berbagai teknis kepenulisan sudah ia eksplor, mulai dari social media, marketing, dan business development. Seperti apa perjalanan kepenulisan Fitria dan bagaimana ia memaknai profesi sebagai penulis di era digital? Baca penuturannya di sini!

Apa yang membuat Anda tertarik untuk menjadi creative writer di bidang empowering communities?

Sejak kecil, saya selalu merasa menulis adalah bagian dari diri saya. Di usia 10 tahun, saya punya kesempatan jadi jurnalis cilik, dan itu membuka mata saya bahwa tulisan bisa punya kekuatan besar: menyampaikan pesan, membangun koneksi, bahkan menginspirasi orang lain. Sejak saat itu, saya bertekad untuk terus berada di dunia ini—menulis, berbagi, dan menciptakan sesuatu yang berarti.

Ketertarikan saya pada empowering communities sebenarnya muncul secara alami. Awalnya, saya ingin membangun personal branding di LinkedIn. Saya mulai dengan berbagi edukasi seputar kepenulisan, bidang yang benar-benar saya kuasai. Ternyata, banyak yang merasa tulisan saya membantu mereka. Dari situ, saya sadar bahwa lewat tulisan, saya bisa memberi dampak lebih besar.

Saya percaya, setiap orang punya potensi untuk tumbuh dan berkembang, asalkan mereka diberi akses ke pengetahuan yang tepat. Karena itu, tahun ini saya berencana membuat produk digital yang bermanfaat, khususnya bagi mereka yang ingin belajar dan memperkuat kemampuan mereka di bidang kepenulisan. Bagi saya, pekerjaan ini bukan sekedar profesi, tapi juga cara saya berkontribusi untuk komunitas dan membantu mereka mencapai versi terbaik dari diri mereka.

Bagaimana Anda memulai karier sebagai creative writer di bidang ini?

Kalau dibilang perjalanan saya jadi creative writer itu panjang, memang benar. Saya mengawali karier profesional sebagai copywriter di salah satu brand jam tangan. Dari sana, saya belajar dasar-dasar menyampaikan pesan yang tepat kepada audiens.

Tapi, perjalanan saya nggak berhenti di situ. Saya sempat mengeksplorasi berbagai peran di luar kepenulisan teknis, seperti social media specialist, marketing specialist, business development specialist, sampai campaign specialist di beberapa brand dan agency digital. Pengalaman ini memberikan perspektif yang lebih luas tentang bagaimana strategi dan kreativitas bisa saling melengkapi.

Saat ini, saya berperan sebagai creative writer specialist di salah satu startup besar di Indonesia, yaitu Evermos. Di sini, saya nggak hanya fokus pada menulis, tapi juga berkontribusi sebagai seorang think tanker di beberapa proyek besar seperti misalnya jika terdapat campaign atau aktivasi. Saya senang sekali terlibat dalam proses brainstorming, memberikan ide-ide segar, inisiasi, sampai mengulik strategi yang relevan dengan visi perusahaan.

Bagi saya, menjadi creative writer bukan hanya soal membuat kata-kata yang menarik, tapi juga tentang bagaimana tulisan itu punya tujuan yang lebih besar—menginspirasi, membangun koneksi, dan tentunya membawa dampak positif.

pengalaman-fitria-sebagai-creative-writer-tahun-2025

Apa yang menjadi inspirasi utama dalam karya-karya Anda?

Kalau ditanya apa yang jadi inspirasi utama saya dalam menulis, saya selalu teringat dengan salah satu kutipan Pramoedya Ananta Toer: 'Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.' Kutipan ini melekat dalam diri saya dan jadi pengingat bahwa menulis bukan hanya soal membuat karya, tapi juga tentang meninggalkan jejak, kontribusi, dan sesuatu yang bermakna bagi orang lain.

Dalam konteks pekerjaan, inspirasi saya datang dari berbagai hal. Saya sering mendalami teknik copywriting marketing, bagaimana membuat tulisan yang memikat untuk advertising, atau copy yang efektif untuk audiens tertentu. Inspirasi seperti ini bisa datang dari mana saja—media sosial, jurnal, buku, atau bahkan pengalaman sehari-hari.

Bagi saya, setiap karya yang saya buat, sekecil apa pun, harus punya nilai. Entah itu membantu orang memahami sesuatu, memberi insight baru, atau bahkan sekadar membuat mereka tersenyum. Karena pada akhirnya, menulis adalah tentang berbagi dan menciptakan sesuatu yang punya dampak.

Karya mana yang paling berkesan bagi Anda dan mengapa?

Wah, kalau ditanya karya yang paling berkesan, jujur agak sulit menjawabnya karena saya sudah menulis selama 16 tahun. Tapi, kalau dirunut, ada beberapa momen yang selalu saya ingat.

Saat SMP dan SMA, saya sering menulis novel dan cerpen. Meskipun nggak semuanya diterbitkan, karya-karya yang saya buat saat itu terasa sangat spesial, karena itulah awal mula saya sadar bahwa menulis adalah benar-benar passion sekaligus jalan karir saya.

Lanjut ke masa kuliah, saya mulai lebih serius terjun ke dunia sastra. Waktu itu saya sering menulis puisi, prosa, atau sajak untuk diterbitkan di kampus atau media. Saya masih ingat betul bagaimana candunya menulis puisi saat itu—rasanya seperti menuangkan isi hati ke dalam kata-kata dan membuatnya hidup.

Saat masuk dunia kerja, karya-karya yang berkesan juga semakin banyak. Contohnya, saya pernah terlibat dalam campaign besar ulang tahun Evermos di bulan November lalu. Selain itu, ada juga pengalaman menggarap campaign untuk Jakarta Fashion Week bersama salah satu brand modest fashion wanita terbesar di Indonesia. Campaign itu bahkan berhasil menorehkan sejarah penjualan koleksi tertinggi sejak brand tersebut berdiri. Itu salah satu momen yang bikin saya sangat bangga dengan hasil kerja keras saya dan juga tim.

Setiap karya yang saya buat, baik itu kecil atau besar, selalu punya tempat tersendiri di hati saya. Karena bagi saya, setiap tulisan atau project adalah langkah menuju impian yang lebih besar dan cara untuk terus meninggalkan jejak positif.

daya-saing-sebagai-creative-writer-fitria-tahun-2025

Menurut Anda, apa saja tantangan terbesar yang dihadapi oleh creative writer di bidang empowering communities?

Menurut saya, tantangan terbesar yang dihadapi oleh seorang creative writer di bidang empowering communities adalah bagaimana menyampaikan pesan yang benar-benar relevan dan dapat diterima oleh audiens yang beragam. Dalam komunitas, biasanya ada berbagai latar belakang, kebutuhan, dan preferensi. Seorang penulis harus mampu memahami audiensnya dengan baik, supaya pesan yang disampaikan bisa menginspirasi dan membawa dampak positif.

Selain itu, ada tantangan untuk terus menjaga konsistensi. Ketika kita sudah mulai membangun kepercayaan di sebuah komunitas, kita perlu memastikan bahwa tulisan yang kita buat tetap memiliki nilai, relevansi, dan kualitas yang tinggi.

Tantangan lainnya adalah menghadapi perkembangan teknologi dan tren. Dengan begitu banyak platform dan media baru yang terus bermunculan, creative writer harus mampu beradaptasi, menguasai berbagai format komunikasi, dan tetap relevan di tengah perubahan.

Namun, di balik semua tantangan itu, saya percaya bahwa peran seorang creative writer sangat penting. Dengan memahami audiens dan berkomitmen untuk terus belajar, kita bisa membuat tulisan yang tidak hanya menginspirasi, tapi juga benar-benar memberdayakan komunitas.

Bagaimana Anda melihat perkembangan industri penulisan kreatif di Indonesia saat ini?

Saya melihat perkembangan industri penulisan kreatif di Indonesia saat ini sangat pesat dan penuh peluang. Dengan semakin berkembangnya digitalisasi, banyak platform baru yang memungkinkan penulis untuk menyalurkan kreativitas mereka. Media sosial, blog, dan berbagai platform publishing lainnya memberikan ruang yang lebih luas bagi para penulis, baik itu untuk berbagi tulisan pribadi, karya sastra, maupun konten yang lebih komersial.

Selain itu, kesadaran masyarakat akan pentingnya konten yang kreatif juga semakin tinggi. Banyak brand, perusahaan, dan organisasi yang mulai memahami betapa kuatnya peran konten dalam membangun citra dan komunikasi yang efektif dengan audiens. Hal ini membuka lebih banyak kesempatan bagi para penulis kreatif, terutama di bidang copywriting, content marketing, dan digital writing.

Namun, meskipun peluangnya banyak, tantangan terbesar adalah bagaimana tetap mempertahankan kualitas dan orisinalitas. Seiring dengan banyaknya permintaan, kita sebagai penulis harus terus berinovasi dan mengasah kemampuan agar bisa menghasilkan karya yang tidak hanya relevan, tapi juga punya nilai lebih.

Saya cukup optimis melihat masa depan industri ini, karena seiring berjalannya waktu, permintaan terhadap penulis kreatif akan terus meningkat, dan tentunya ini menjadi tantangan sekaligus peluang yang menarik bagi saya pribadi dan seluruh penulis di Indonesia.

Bagaimana peran penerbit, media, dan platform digital dalam mendukung penulisan kreatif saat ini?

Peran penerbit, media, dan platform digital dalam mendukung penulisan kreatif saat ini sangat besar dan vital. Penerbit, misalnya, tetap memegang peranan penting dalam mendistribusikan karya-karya berkualitas. Meskipun tren digital semakin berkembang, penerbit tetap jadi penghubung antara penulis dan pembaca melalui penerbitan buku, novel, atau karya sastra lainnya. Penerbit juga memberikan kesempatan bagi penulis untuk mendapatkan pengakuan yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Media juga sangat berperan dalam mendukung penulisan kreatif. Melalui media, karya-karya kreatif bisa dikenal oleh audiens yang lebih besar. Selain itu, media juga memberikan platform untuk penulis berbagi pemikiran, opini, atau analisis yang berguna bagi masyarakat. Keberadaan media memungkinkan penulis untuk terlibat dalam percakapan sosial dan budaya yang lebih besar, yang akhirnya membuka peluang untuk kolaborasi lebih lanjut.

Sedangkan platform digital, terutama media sosial dan platform penerbitan digital, benar-benar mengubah lanskap penulisan kreatif. Saat ini, penulis bisa langsung terhubung dengan audiens tanpa batasan geografis. Platform seperti blog, YouTube, Instagram, dan LinkedIn memberikan kesempatan bagi penulis untuk berbagi karya, memasarkan tulisan mereka, dan bahkan berinteraksi langsung dengan pembaca. Hal ini tentu sangat membantu dalam membangun personal branding serta memperluas jangkauan pembaca.

Secara keseluruhan, penerbit, media, dan platform digital saling melengkapi dan mendukung penulisan kreatif dengan cara yang berbeda. Mereka memberi ruang, memperkenalkan penulis ke audiens yang lebih luas, dan memungkinkan penulis untuk terus berkreasi tanpa batasan.

kerja-sama-tim-sebagai-writer-tahun-2025

Apa pentingnya keberagaman dalam dunia penulisan kreatif?

Keberagaman dalam dunia penulisan kreatif sangat penting karena dengan keberagaman, kita bisa menciptakan karya yang lebih kaya dan lebih relevan dengan berbagai audiens. Setiap penulis datang dengan latar belakang, pengalaman, dan perspektif yang unik, dan inilah yang membuat tulisan mereka menjadi lebih berwarna dan bervariasi. Keberagaman ini menciptakan ruang untuk berbagai suara, ide, dan cerita yang dapat menginspirasi dan menyentuh hati banyak orang.

Selain itu, keberagaman juga membuka kesempatan bagi penulis untuk mengeksplorasi topik-topik baru dan menulis tentang hal-hal yang mungkin belum banyak dibahas sebelumnya. Hal ini mendorong inovasi dan kreativitas dalam karya-karya yang dihasilkan. Misalnya, penulis yang berasal dari berbagai budaya bisa menghadirkan sudut pandang yang berbeda dalam cerita atau tulisan mereka, yang pada gilirannya memperkaya dunia penulisan kreatif secara keseluruhan.

Keberagaman dalam penulisan kreatif juga penting dalam menciptakan inklusivitas. Dengan menulis cerita yang mewakili berbagai identitas, budaya, dan pengalaman hidup, kita bisa memberikan ruang bagi audiens untuk merasa dihargai dan diwakili. Ini membantu menciptakan karya yang tidak hanya berfokus pada satu kelompok, tetapi lebih universal dan mampu merangkul lebih banyak orang.

Jadi, bagi saya, keberagaman adalah kunci untuk menciptakan karya yang tidak hanya menarik, tapi juga penuh makna dan dampak bagi masyarakat.

Bagaimana Anda melihat perkembangan karier Anda sejauh ini?

Saya sangat bersyukur atas perjalanan karier saya sejauh ini. Setiap langkah yang saya ambil, baik itu tantangan, keberhasilan, maupun kegagalan, selalu memberikan pembelajaran yang berharga. Saya merasa setiap pengalaman telah membentuk saya menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih siap untuk menghadapi tantangan baru.

Saya merasa bahwa setiap perubahan yang terjadi dalam karier saya—baik itu berpindah peran atau menyesuaikan diri dengan industri yang terus berkembang—adalah bagian dari proses untuk mencapai tujuan yang lebih besar. Karier saya di dunia penulisan kreatif memberikan kesempatan untuk terus berkembang dan mengasah keterampilan yang semakin membuat saya yakin dengan pilihan hidup saya.

Salah satu hal yang saya banggakan adalah kemampuan untuk tetap bertahan dan beradaptasi dalam dunia yang selalu berubah ini. Saya percaya bahwa karier ini bukan hanya tentang pencapaian, tapi juga tentang bagaimana kita terus belajar dan berkembang. Saya berharap perjalanan saya bisa terus memberikan dampak positif, tidak hanya bagi diri saya, tapi juga bagi orang lain yang terinspirasi oleh tulisan dan ide-ide saya.

Apa yang perlu dilakukan oleh penulis untuk tetap relevan di tengah persaingan yang semakin ketat?

Untuk tetap relevan di tengah persaingan yang semakin ketat, seorang penulis harus terus berinovasi dan tidak takut untuk keluar dari zona nyaman. Dunia penulisan kreatif terus berkembang seiring dengan perubahan teknologi, audiens, dan tren. Oleh karena itu, penting bagi penulis untuk selalu beradaptasi, belajar hal baru, dan mengasah keterampilan.

Menulis bukan hanya soal teknik, tetapi juga tentang pemahaman yang dalam terhadap dunia sekitar—sosial, budaya, dan teknologi. Seorang penulis harus bisa membaca situasi, mengenali perubahan yang terjadi, dan tahu bagaimana cara menyesuaikan gaya dan suara tulisan mereka agar tetap relevan dengan audiens.

Selain itu, konsistensi sangat penting. Menjaga kualitas, nilai, dan orisinalitas dalam setiap karya yang dihasilkan adalah hal yang tidak boleh diabaikan. Penulis juga perlu memiliki keberanian untuk mengeksplorasi hal-hal baru, berkolaborasi dengan orang-orang di luar bidang penulisan, dan melihat tulisan mereka bukan hanya sebagai pekerjaan, tetapi sebagai sarana untuk berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif.

Intinya, seorang penulis harus memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat, dan komitmen untuk terus berkembang. Dengan itu, relevansi bukan hanya tentang bertahan, tapi bagaimana kita bisa menjadi bagian dari perubahan yang lebih besar.

Simak terus Rubrik Profil Loker ID untuk mendapatkan cerita pengalaman seru dari profesional lainnya!