Field Surveyor : Gaji, Skill yang Diperlukan, dan Tugas Tanggung Jawabnya
Profesi field surveyor di bidang perbankan terus berkembang dan beradaptasi dengan perubahan teknologi dan regulasi. Field surveyor yang ingin sukses di bidang ini harus terus belajar dan meningkatkan keahlian mereka. Dengan keahlian yang sesuai dan standar profesionalisme yang tinggi, field surveyor dapat berkontribusi secara signifikan pada keberhasilan industri perbankan.
Pengertian Field Surveyor
Field surveyor (perbankan) adalah seorang profesional yang bertanggung jawab untuk melakukan survei lapangan terkait dengan agunan yang diajukan oleh nasabah bank untuk mendapatkan kredit.
Tugas dan Tanggung Jawab Field Surveyor
Tugas utama mereka adalah:
- Melakukan inspeksi terhadap agunan, seperti rumah, tanah, atau kendaraan, untuk menilai kondisi fisik dan nilai pasarnya.
- Mengumpulkan data tentang agunan, seperti luas tanah, luas bangunan, dan spesifikasi kendaraan.
- Membuat laporan yang berisi hasil survei dan rekomendasi kepada bank terkait kelayakan agunan sebagai jaminan kredit.
- Membantu bank dalam proses penilaian kredit dan manajemen risiko.
Latar Belakang Pendidikan Field Surveyor
Field surveyor (perbankan) adalah profesi yang penting dalam industri perbankan. Mereka bertanggung jawab untuk melakukan survei lapangan terhadap agunan yang diajukan oleh nasabah bank untuk mendapatkan kredit. Untuk menjadi field surveyor yang kompeten, diperlukan latar belakang pendidikan yang memadai. Berikut beberapa jalur pendidikan yang dapat ditempuh:
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
SMK dengan jurusan Teknik Bangunan Gedung (TBG) atau Teknik Geomatika dapat menjadi pilihan bagi siswa yang ingin mendapatkan pengetahuan dasar tentang survei lapangan, penilaian properti, dan gambar teknik. Di SMK, siswa akan mendapatkan praktik langsung dalam melakukan survei lapangan dan menggunakan alat-alat ukur.
Politeknik
Politeknik dengan jurusan Teknik Sipil, Teknik Geodesi, atau Teknik Geopetensi dapat menjadi pilihan bagi siswa yang ingin mendapatkan pendidikan yang lebih mendalam tentang survei lapangan, penilaian properti, dan sistem informasi geografis (GIS). Di politeknik, siswa akan mempelajari teori dan praktik survei lapangan dengan lebih detail, serta menggunakan teknologi GIS untuk membantu proses survei.
Universitas
Universitas dengan jurusan Teknik Sipil, Teknik Geodesi, atau Teknik Geopetensi dapat menjadi pilihan bagi siswa yang ingin menjadi insinyur di bidang survei lapangan. Di universitas, siswa akan mempelajari teori dan praktik survei lapangan dengan lebih kompleks, serta mengembangkan kemampuan penelitian di bidang ini.
Skill yang Harus Dimiliki Field Surveyor (Perbankan)
Untuk menjadi field surveyor yang kompeten dan sukses, diperlukan berbagai keterampilan yang meliputi:
Survei Lapangan
Mampu melakukan inspeksi terhadap agunan secara teliti dan akurat, menggunakan alat ukur dan metode survei yang tepat.
Penilaian Properti
Mampu menilai kondisi fisik dan nilai pasar agunan dengan tepat, mempertimbangkan faktor-faktor seperti lokasi, usia bangunan, dan kondisi pasar.
Pengumpulan Data
Mampu mengumpulkan data yang relevan dan akurat tentang agunan, seperti luas tanah, luas bangunan, spesifikasi kendaraan, dan informasi kepemilikan.
Pelaporan
Mampu membuat laporan yang jelas, ringkas, dan informatif, berisi hasil survei, analisis, dan rekomendasi kepada bank.
Komunikasi
Mampu berkomunikasi dengan baik secara lisan dan tertulis, menjelaskan hasil survei dan rekomendasi kepada nasabah, pejabat bank, dan pemangku kepentingan lainnya.
Kerja Sama Tim
Mampu bekerja sama dengan tim dengan baik, berkolaborasi dengan surveyor lain, analis kredit, dan departemen lain di bank.
Kemampuan Interpersonal
Mampu membangun hubungan baik dengan nasabah, pejabat bank, dan pemangku kepentingan lainnya, bersikap profesional, sopan, dan menjaga kerahasiaan informasi.
Pemahaman Industri Perbankan
Memahami produk dan layanan perbankan, proses penilaian kredit, regulasi terkait agunan dan kredit, serta risiko kredit.
Kemampuan Analitis
Mampu menganalisis data hasil survei dan menarik kesimpulan yang logis, mengidentifikasi potensi masalah dan memberikan solusi yang tepat.
Kemampuan Memecahkan Masalah
Mampu menyelesaikan masalah yang timbul selama proses survei dan penilaian, seperti ketidaklengkapan data, ketidakcocokan informasi, dan akses yang terbatas ke agunan.
Kemampuan IT
Mampu menggunakan perangkat lunak dan aplikasi yang digunakan dalam survei lapangan, penilaian properti, dan pelaporan, seperti GIS, aplikasi penilaian properti, dan software perkantoran.
Etos Kerja yang Baik
Mampu bekerja secara mandiri, bertanggung jawab, teliti, dan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
Jenjang Karier Field Surveyor
Field surveyor memiliki peluang karir yang baik di industri perbankan. Dengan keahlian dan pengalaman yang memadai, mereka dapat meningkatkan jenjang karir ke berbagai posisi yang lebih tinggi. Berikut beberapa jenjang karir yang dapat dicapai oleh field surveyor:
Field Surveyor Senior
Bertanggung jawab atas tim surveyor yang lebih kecil, membimbing dan melatih surveyor junior, dan memastikan kualitas pekerjaan tim. Melakukan survei lapangan yang lebih kompleks dan bernilai tinggi, seperti agunan industri atau properti komersial. Berperan sebagai ahli dalam penilaian properti dan survei lapangan, memberikan saran dan rekomendasi kepada departemen kredit dan manajemen risiko.
Analis Kredit
Menganalisis data hasil survei lapangan dan informasi keuangan nasabah untuk menilai kelayakan kredit. Menyusun laporan analisis kredit dan memberikan rekomendasi kepada komite kredit bank. Membantu bank dalam mengelola portofolio kredit dan meminimalkan risiko kredit macet.
Penilai Agunan
Melakukan penilaian agunan secara independen, memastikan nilai agunan yang akurat dan objektif. Memberikan saran dan rekomendasi kepada bank terkait nilai agunan yang dapat diterima sebagai jaminan kredit. Membantu bank dalam mematuhi regulasi terkait penilaian agunan dan manajemen risiko.
Supervisor Penilaian Agunan
Memimpin tim penilai agunan, memastikan kualitas dan konsistensi penilaian agunan. Mengembangkan standar dan prosedur penilaian agunan yang sesuai dengan regulasi dan praktik terbaik industri. Memonitor kinerja tim penilai agunan dan memberikan pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan.
Manajer Risiko Kredit
Bertanggung jawab atas pengelolaan risiko kredit bank, termasuk analisis kredit, penilaian agunan, dan pemantauan portofolio kredit. Mengembangkan strategi dan kebijakan manajemen risiko kredit yang efektif. Melaporkan risiko kredit kepada manajemen senior dan regulator.
Vice President/Senior Vice President
Memimpin departemen kredit, manajemen risiko, atau penjaminan di bank. Mengembangkan strategi dan kebijakan kredit yang selaras dengan visi dan misi bank. Memastikan kepatuhan bank terhadap regulasi dan praktik terbaik industri.
Kisaran Gaji Field Surveyor
Kisaran gaji pokok bulanan untuk Field Surveyor di Indonesia adalah antara Rp 4.000.000 hingga Rp 8.500.000. Gaji Field Surveyor di perusahaan multinasional atau perusahaan besar umumnya lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan kecil. Begitu juga Field Surveyor yang mengerjakan proyek dengan tingkat kesulitan tinggi atau risiko lebih besar berpotensi mendapatkan gaji yang lebih tinggi.
Profesi yang Masih Relevan dengan Field Surveyor
Field surveyor memiliki keahlian dan pengetahuan yang beragam dan dapat diterapkan di berbagai bidang. Oleh karena itu, banyak profesi lain yang masih relevan dengan field surveyor (perbankan), di antaranya:
- Penilai Agunan Independen.
- Konsultan Properti.
- Surveyor Konstruksi.
- Analis Risiko Kredit.