Farah Mubbina: Tentang Kesempatan, Membuka Peluang, dan Pentingnya Membangun Ruang Kerja Inklusif

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 4 Desember 2024
Rubrik Profil

farah-mubbina-tahun-2024

"Saya berharap seluruh perusahaan dapat memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang Disabilitas untuk bekerja secara profesional, begitu kata Farah Mubbina, seperti dilansir dari laman LinkedIn-nya 3 Desember 2024. Beberapa waktu lalu Loker ID ngobrol dengan Farah, membahas soal dinamika dunia kerja, pentingnya lingkungan kerja yang inklusif, serta pengalaman dan perjuangan Farah dan teman-teman penyandang Disabilitas mendapatkan kesempatan dan peluang kerja. Yuk, baca obrolan kami di sini!

Bagaimana proses kreatif Anda sebagai seorang desainer grafis? Apakah ada perbedaan signifikan dalam pendekatan Anda dibandingkan dengan desainer yang bukan disabilitas?

Sebagai seorang desainer grafis yang juga Tunarungu, saya memiliki pemahaman yang mendalam tentang pentingnya desain inklusif. Pengalaman hidup telah mengajarkan saya untuk selalu mempertimbangkan kebutuhan pengguna yang beragam, terutama mereka yang memiliki keterbatasan visual atau pendengaran.

Dengan fokus pada elemen seperti kontras warna yang tinggi, penggunaan bahasa isyarat dalam ilustrasi, dan pemilihan font yang mudah dibaca, saya berupaya menciptakan desain yang tidak hanya estetis, tetapi juga fungsional dan dapat diakses oleh semua orang.

Adakah Alat dan teknologi apa yang paling membantu Anda dalam proses desain? 

Aplikasi seperti Adobe Creative Suite dan Canva memang menjadi pilar utama dalam menghasilkan karya visual yang profesional dan menarik. Fleksibilitas tinggi serta beragam fitur yang ditawarkan memungkinkan kita untuk mengeksplorasi ide-ide kreatif tanpa batas.

Boleh diceritakankah bagaimana Anda mengkomunikasikan ide-ide desain Anda kepada klien atau tim kerja?

Dengan Google Sheet sebagai pusat kolaborasi, tim saya dan saya dapat dengan cepat mendokumentasikan ide-ide baru, melacak perkembangan proyek, dan mengumpulkan feedback dari klien. Fitur komentar dan diskusi video memungkinkan kami untuk bekerja secara transparan dan memastikan setiap anggota tim memahami tujuan desain.

Tantangan apa yang paling sering Anda hadapi dalam bekerja sebagai desainer grafis? Strategi apa yang Anda gunakan untuk mengatasi tantangan tersebut?

Meminta notulen atau ringkasan tertulis setelah rapat untuk memastikan saya tidak melewatkan informasi penting. Mengklarifikasi feedback dengan pertanyaan spesifik untuk memastikan pemahaman yang tepat. Memberikan panduan singkat tentang cara terbaik berkomunikasi dengan saya, seperti berbicara perlahan atau menggunakan alat bantu komunikasi.

Bagaimana Anda menjaga produktivitas dan kreativitas dalam bekerja?

Saya menciptakan ruang kerja yang bebas gangguan dan nyaman secara visual. Hal ini membantu saya fokus pada pekerjaan kreatif. Saya lebih memilih komunikasi tertulis dengan klien atau tim untuk menghindari miskomunikasi dan memastikan semua detail pekerjaan terdokumentasi dengan baik. Sebagai Tunarungu, saya melihat dunia dengan perspektif visual yang unik. Hal ini saya manfaatkan untuk menghasilkan karya yang autentik dan kreatif.

pengalaman-farah-mubbida-sebagai-desainer-grafis-tahun-2024

Dukungan seperti apa yang Anda butuhkan dari lingkungan kerja untuk dapat bekerja secara optimal?

Lingkungan kerja yang minim gangguan dengan pencahayaan yang baik membantu saya untuk lebih produktif, terutama karena saya mengandalkan penglihatan untuk berkomunikasi dan bekerja. Rekan kerja dan atasan yang memahami kebutuhan saya sebagai Tunarungu, seperti berbicara perlahan, menghadap saya saat berbicara, atau memberikan ringkasan tertulis, menciptakan suasana kerja yang lebih inklusif.

Sejauh ini bagaimana peran rekan kerja dan atasan dalam membantu Anda beradaptasi dengan lingkungan kerja?

Dalam tim, saya merasa dihargai karena mereka memastikan saya selalu dilibatkan dalam diskusi, baik melalui teks, email, atau alat kolaborasi visual. Jika ada kendala, rekan kerja sering membantu saya menjelaskan informasi atau memberikan rangkuman diskusi.

Bagaimana Anda melihat dinamika dunia kerja saat ini, terutama bagi penyandang disabilitas?

Meskipun dunia kerja saat ini telah menunjukkan banyak kemajuan, masih ada ruang untuk perbaikan. Saya optimis bahwa dengan peningkatan kesadaran, kemajuan teknologi, dan kebijakan inklusif yang lebih kuat, penyandang disabilitas dapat memiliki tempat yang setara dan berdaya dalam dunia kerja. Peran kita sebagai individu penyandang disabilitas adalah terus menunjukkan bahwa kita mampu dan berkontribusi secara profesional.

Apa yang menurut Anda menjadi tantangan terbesar bagi penyandang disabilitas dalam mencari pekerjaan?

Tantangan terbesar bagi penyandang disabilitas dalam mencari pekerjaan seringkali terkait dengan kesenjangan dalam aksesibilitas, baik dari sisi pelatihan, rekrutmen, maupun budaya perusahaan yang masih menganggap disabilitas sebagai hambatan. Namun, dengan kesadaran yang semakin berkembang, kebijakan yang lebih inklusif, dan kemajuan teknologi, peluang bagi penyandang disabilitas untuk berkarier semakin terbuka. Penyandang disabilitas perlu didukung oleh sistem yang memberikan kesempatan yang setara, serta perusahaan yang siap untuk beradaptasi dan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif.

Bagaimana Anda melihat persepsi masyarakat terhadap penyandang disabilitas, khususnya di bidang kreatif seperti desain grafis? 

Masyarakat mulai membuka wawasan terhadap kemampuan penyandang disabilitas di bidang kreatif, tetapi masih ada banyak stereotip dan ketidaktahuan yang perlu diatasi. Persepsi bahwa disabilitas adalah hambatan besar dalam bidang kreatif perlu diubah, dengan memberikan lebih banyak ruang bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan keahlian dan perspektif unik mereka. Peran pendidikan, kesadaran publik, dan kebijakan yang lebih inklusif sangat penting untuk mewujudkan perubahan ini. Dengan dukungan yang tepat, penyandang disabilitas dapat memberikan kontribusi yang luar biasa dalam industri kreatif, termasuk desain grafis.

pengalaman-farah-sebagai-desainer-tahun-2024

Apakah Anda pernah mengalami diskriminasi atau prasangka terkait dengan kondisi Anda?

Meskipun saya pernah menghadapi diskriminasi atau prasangka terkait kondisi saya, saya selalu berusaha untuk menghadapi tantangan ini dengan ketangguhan dan profesionalisme. Pengalaman tersebut mengajarkan saya pentingnya mengedukasi orang lain tentang disabilitas, serta memberikan pemahaman bahwa kemampuan profesional tidak tergantung pada apakah seseorang dapat mendengar atau tidak. Dengan meningkatnya kesadaran, dukungan, dan kebijakan inklusif, saya percaya bahwa pengalaman diskriminasi atau prasangka ini akan berkurang seiring waktu, dan lebih banyak penyandang disabilitas, termasuk Tunarungu, dapat mendapatkan kesempatan yang setara di dunia kerja.

Apa yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif bagi penyandang disabilitas?

Pemerintah memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif bagi penyandang disabilitas. Melalui kebijakan yang lebih mendukung, peningkatan aksesibilitas, penyediaan pelatihan yang relevan, serta kampanye kesadaran sosial, penyandang disabilitas dapat diberikan kesempatan yang setara untuk berkontribusi di dunia kerja. Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah dapat memainkan peran penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan adil bagi semua orang, tanpa memandang kondisi fisik atau kemampuan mereka.

Peran apa yang dapat dimainkan oleh perusahaan swasta dalam mendukung inklusi disabilitas di tempat kerja?

Perusahaan swasta memiliki peran kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung bagi penyandang disabilitas. Dengan menyediakan kesempatan kerja yang setara, meningkatkan aksesibilitas, menawarkan pelatihan, menciptakan budaya yang mendukung keberagaman, dan memberikan fleksibilitas, perusahaan dapat menjadi contoh bagi industri lain dalam menciptakan lingkungan kerja yang ramah bagi penyandang disabilitas. Langkah-langkah ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas, tetapi juga memperkaya perusahaan dengan keragaman perspektif, yang dapat memperkuat inovasi dan produktivitas.

Bagaimana Anda melihat perbedaan yang Anda miliki sebagai sebuah kekuatan?

Perbedaan yang saya miliki sebagai seorang Tunarungu adalah sebuah kekuatan yang memberikan perspektif unik dan berbagai keunggulan dalam pekerjaan saya. Kemampuan untuk berfokus, beradaptasi dengan teknologi, mengembangkan kreativitas visual, serta empati terhadap inklusivitas adalah nilai tambah yang membuat saya lebih efektif dalam bekerja, terutama dalam bidang desain grafis. Perbedaan ini tidak hanya memberi saya keunggulan pribadi, tetapi juga memungkinkan saya untuk berkontribusi lebih besar dalam menciptakan dunia kerja yang lebih inklusif dan beragam.

Apa yang ingin Anda sampaikan kepada orang-orang tentang potensi dan kemampuan penyandang disabilitas?

Penyandang disabilitas, termasuk saya sebagai Tunarungu, memiliki potensi besar yang sering terlupakan. Kami membawa perspektif unik, kreativitas, ketangguhan, dan kemandirian yang sangat berharga. Yang kami butuhkan hanyalah kesempatan setara, aksesibilitas, dan lingkungan inklusif. Ketika diberikan kesempatan, kami dapat berkontribusi dan mencapai hal luar biasa. Inklusi bukan hanya soal memberi ruang, tetapi juga mengakui nilai yang kami bawa ke dunia kerja dan masyarakat.

Pesan apa yang ingin Anda sampaikan kepada generasi muda, terutama bagi penyandang disabilitas yang ingin berkarier di bidang kreatif?

Jangan takut untuk melamar pekerjaan atau menunjukkan karya Anda, meskipun Anda merasa ada tantangan lebih. Banyak perusahaan dan organisasi saat ini sudah lebih inklusif dan menghargai keberagaman.

Kisah inspiratif expert lainnya bisa dibaca di Rubrik Profil Loker ID!