Kolom Pencari Kerja

Efektif Menjatuhkan Lamaran

lamaran-kerjaJangan asal menjatuhkan lamaran—semua perusahaan yang sedang membuka lowongan yang kurang lebih sesuai dengan kualifikasi Anda lamar. Bila hal ini yang Anda lakukan, sama saja dengan membuang peluru Anda tanpa tahu jelas arah tujuan. Bagaimana caranya menjatuhkan lamaran secara efektif?

  1. Tahu Apa yang Anda Mau

Tahu apa yang Anda mau dan butuhkan adalah salah satu yang perlu Anda pertimbangkan terutama. Karena, bila pekerjaan tersebut bukan apa yang Anda butuhkan hanya akan membuang-buang waktu, energi dan kemungkinan kesempatan lain di tempat yang berbeda. Makanya, perlu tahu kalau apa yang Anda butuhkan supaya tidak salah sasaran.

  1. Perkembangan Karir

Walaupun tidak 100% bisa diramalkan dengan tepat, setidaknya Anda bisa membayangkan kalau Anda bekerja di perusahaan tersebut apakah Anda akan memiliki jenjang karier yang jelas ke depannya. Kalau nantinya hanya stuck, untuk apa dilanjutkan. Kecuali Anda mau menjadikan tempat tersebut sebagai batu loncatan.

  1. Posisi dan Job Desk

Apakah posisi yang Anda lamar sesuai dengan kualifikasi yang Anda miliki. Apakah kira-kira Anda akan cocok ataupun sesuai dengan job desk yang ditawarkan. Apakah Anda akan bertahan bila ternyata hal-hal yang Anda harapkan tidak ada di perusahaan yang Anda lamar tersebut.

  1. Gol ke Depan

Tentunya Anda harus bisa merencanakan gol ke depan yang akan Anda dapatkan itu seperti apa. Anda sudah harus punya rancangan masa depan karier, saat Anda menjatuhkan lamaran ke sebuah perusahaan. Jangan hanya modal let it flow saja. Anda tidak mau menghabiskan waktu, tenaga dan emosi untuk sesuatu yang akan Anda sesali ‘kan?

  1. Bio Perusahaan

Penting buat Anda untuk mengetahui bio perusahaan tersebut. Jadi, Anda tahu riwayat sepak terjang perusahaan tersebut, klien-klien mereka, bagaimana nilai si perusahaan di mata kompetitornya, karya-karya yang dilakukan perusahaan tersebut, juga bisa menjadi pertimbangan Anda untuk membaca bagaimana apakah karier Anda memiliki kesempatan untuk berkembang di sini atau tidak. Selain itu, lingkungan perusahaan, atmosfer pergaulan sosialnya juga bisa menjadi salah satu pertimbangan yang tidak kalah pentingnya.