Drafter Electrical : Gaji, Skill yang Diperlukan, dan Tugas Tanggung Jawabnya

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 2 Juli 2024
Profesi

Pertumbuhan ekonomi dan urbanisasi mendorong pembangunan berbagai infrastruktur, seperti perumahan, perkantoran, pusat perbelanjaan, dan kawasan industri. Peningkatan infrastruktur ini membutuhkan desain dan gambar teknis yang detail dan akurat, sehingga peran Drafter Electrical sangatlah penting.

Pengertian Drafter Electrical

Seorang Drafter Electrical, atau bisa juga disebut Drafter Listrik, adalah individu yang terampil dalam membuat gambar teknis dan diagram skema untuk sistem kelistrikan pada bangunan, infrastruktur, dan peralatan elektronik. Mereka menggunakan keahlian mereka untuk menerjemahkan konsep desain dan spesifikasi teknis yang dibuat oleh insiyur listrik atau perencana lainnya menjadi gambar yang detail dan akurat.

Tugas dan Tanggung Jawab Drafter Electrical

Berikut beberapa tugas dan tanggung jawab utama seorang Drafter Electrical:

  1. Membaca dan Memahami Spesifikasi Teknis

    Memahami tujuan desain dan fungsi sistem kelistrikan secara keseluruhan.

  2. Membuat Gambar Teknik

    Membuat gambar detail sistem kelistrikan menggunakan software CAD khusus seperti AutoCAD Electrical, EPLAN, atau software CAD lainnya yang relevan. Gambar yang dibuat harus sesuai dengan standar dan kode bangunan yang berlaku, seperti SNI (Standar Nasional Indonesia) atau IEC (International Electrotechnical Commission).

  3. Melakukan Revisi dan Pembaruan Gambar

    Memperbarui gambar sesuai dengan perubahan desain atau spesifikasi teknis yang baru serta menjaga konsistensi dan akurasi gambar di seluruh dokumen proyek.

  4. Koordinasi dan Komunikasi

    Bekerja sama dengan tim proyek lain untuk memastikan kesesuaian dan integrasi sistem kelistrikan dengan keseluruhan desain bangunan. Berkomunikasi secara efektif dengan tim proyek untuk menjelaskan detail gambar dan menjawab pertanyaan terkait. Mampu bekerja secara mandiri dan sebagai bagian dari tim.

  5. Menjaga Kualitas dan Standar

    Memastikan gambar yang dibuat sesuai dengan standar dan kode bangunan yang berlaku, serta memperhatikan aspek keamanan dan efisiensi. Melakukan kontrol kualitas pada gambar sebelum diserahkan kepada tim proyek. Bertanggung jawab atas kualitas dan akurasi gambar yang dihasilkan.

  6. Tetap Up-to-Date

    Mengikuti perkembangan teknologi dan software CAD terbaru yang digunakan dalam industri desain kelistrikan. Memperbarui pengetahuan tentang standar dan kode bangunan yang berlaku. Berpartisipasi dalam pelatihan dan seminar untuk meningkatkan keahlian dan kompetensi.

Latar Belakang Pendidikan Drafter Electrical

Secara formal, untuk menjadi seorang Drafter Electrical, terdapat beberapa jalur pendidikan yang dapat ditempuh, antara lain:

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK): Jurusan Teknik Listrik atau Teknik Elektronika.

  • Diploma (D3):

    Program Studi Teknik Listrik atau Teknik Elektronika di perguruan tinggi.

  • Sarjana (S1):

    Program Studi Teknik Listrik atau Teknik Elektro di perguruan tinggi.

  • Kursus Singkat:

    Kursus singkat yang berfokus pada software CAD khusus bidang kelistrikan, seperti AutoCAD Electrical atau EPLAN.

  • Pelatihan Vokasi:

    Program pelatihan vokasi yang diselenggarakan oleh lembaga pelatihan resmi atau swasta yang berfokus pada keahlian Drafter Electrical.

  • Belajar Mandiri:

    Belajar mandiri melalui internet, buku, dan sumber belajar lainnya.

Skill yang Harus Dimiliki Drafter Electrical

Terlepas dari latar belakang pendidikan, beberapa pengetahuan dan keahlian yang diperlukan untuk menjadi seorang Drafter Electrical yang handal, antara lain:

  1. Menguasai software CAD khusus bidang kelistrikan

    Kemampuan menggunakan software CAD seperti AutoCAD Electrical, EPLAN, atau software CAD lainnya yang relevan sangatlah penting untuk membuat gambar teknis yang detail dan akurat.

  2. Memahami prinsip-prinsip dasar kelistrikan

    Pengetahuan tentang komponen dasar sistem kelistrikan, seperti kabel, tegangan listrik, sistem proteksi, dan perangkat kontrol, sangat penting untuk memahami spesifikasi teknis dan membuat gambar yang sesuai.

  3. Membaca dan memahami gambar teknik

    Kemampuan membaca dan memahami simbol, anotasi, dan detail pada gambar teknik sangatlah penting untuk menghasilkan gambar yang akurat dan sesuai dengan standar.

  4. Kemampuan matematika dasar

    Keterampilan matematika dasar seperti menghitung panjang, luas, dan volume diperlukan untuk membuat gambar yang proporsional dan akurat.

  5. Kemampuan memecahkan masalah

    Kemampuan untuk menganalisis masalah dan menemukan solusi yang tepat sangatlah penting untuk menyelesaikan tugas-tugas yang kompleks dan menyelesaikan proyek tepat waktu.

  6. Kemampuan komunikasi dan koordinasi

    Keterampilan komunikasi yang baik sangatlah penting untuk bekerja sama dengan tim proyek lainnya dan menjelaskan detail gambar kepada mereka.

Jenjang Karier Drafter Electrical

Seorang Drafter Electrical memiliki berbagai peluang untuk mengembangkan karirnya di berbagai bidang. Berikut beberapa jenjang karir yang dapat diraih:

  1. Drafter Electrical Senior

    Dengan pengalaman dan keahlian yang semakin meningkat, Drafter Electrical dapat naik jabatan menjadi Drafter Electrical Senior. Pada posisi ini, mereka bertanggung jawab atas proyek yang lebih kompleks dan memimpin tim Drafter Electrical junior. Mereka juga dapat memberikan mentoring dan pelatihan kepada Drafter Electrical junior.

  2. Spesialis BIM MEP

    Drafter Electrical yang memiliki keahlian dalam BIM (Building Information Modeling) dapat beralih karir menjadi Spesialis BIM MEP. Spesialis BIM MEP bertanggung jawab untuk membuat dan memelihara model BIM untuk sistem MEP pada bangunan. Mereka harus memiliki pengetahuan yang mendalam tentang sistem MEP, software BIM, dan prinsip-prinsip BIM.

  3. Estimator MEP

    Drafter Electrical dengan pengetahuan dan pengalaman yang luas tentang sistem MEP dapat menjadi Estimator MEP. Estimator MEP bertanggung jawab untuk menghitung biaya proyek MEP, termasuk material, tenaga kerja, dan overhead. Mereka harus memiliki kemampuan analisa yang baik dan memahami standar industri.

  4. Project Engineer MEP

    Dengan pengalaman dan keahlian yang mumpuni, Drafter Electrical dapat beralih karir menjadi Project Engineer MEP. Project Engineer MEP bertanggung jawab untuk memimpin proyek MEP dari awal hingga akhir. Mereka harus memiliki pengetahuan dan pengalaman yang luas tentang desain, perencanaan, dan pelaksanaan proyek MEP.

  5. Pengajar/Trainer MEP

    Drafter Electrical yang memiliki passion dalam mengajar dapat menjadi Pengajar/Trainer MEP. Mereka bertugas untuk memberikan pelatihan dan edukasi tentang sistem MEP kepada para profesional di bidang konstruksi. Pengajar/Trainer MEP harus memiliki pengetahuan yang mendalam tentang sistem MEP, mampu menyampaikan materi dengan baik, dan memiliki passion dalam mengajar.

Kisaran Gaji Drafter Electrical

Kisaran gaji Drafter Electrical di Indonesia adalah:

  • Rp 3.000.000 - Rp 6.000.000 per bulan untuk Drafter Electrical junior dengan pengalaman 0-2 tahun.
  • Rp 5.000.000 - Rp 8.000.000 per bulan untuk Drafter Electrical senior dengan pengalaman 3-5 tahun.
  • Rp 7.000.000 - Rp 10.000.000 per bulan untuk Drafter Electrical dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dan keahlian khusus.

Profesi yang Masih Relevan dengan Drafter Electrical

Berikut beberapa profesi yang masih relevan dengan Drafter Electrical:

  • Spesialis BIM MEP.
  • Estimator MEP.
  • Project Engineer MEP.
  • Pengajar/Trainer MEP.