Dispatcher: Definisi, Gaji, Skill yang Diperlukan, dan Tugas Tanggung Jawabnya

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 28 Juni 2024
Profesi

Profesi dispatcher mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan teknologi telah membawa banyak perubahan pada cara dispatcher bekerja, dan permintaan akan dispatcher yang terampil terus meningkat. Dispatcher semakin banyak menggunakan perangkat lunak untuk mengelola tugas dan komunikasi mereka. Teknologi GPS membantu dispatcher melacak lokasi kendaraan dan pengemudi. Sistem dispatching online memungkinkan dispatcher untuk mengelola tugas dari jarak jauh. Kecerdasan buatan (AI) mulai digunakan untuk mengotomatisasi beberapa tugas dispatcher, seperti penugasan kendaraan dan pengoptimalan rute.

Pengertian Dispatcher

Dispatcher adalah seorang profesional yang bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan dan mengelola berbagai aktivitas operasional dalam suatu organisasi. Mereka bertindak sebagai penghubung antara berbagai departemen, tim, dan individu untuk memastikan kelancaran dan efisiensi dalam mencapai tujuan organisasi.

Tugas dan Tanggung Jawab Dispatcher

Tugas utama seorang dispatcher meliputi:

  1. Menerima dan mencatat permintaan

    Dispatcher menerima permintaan dari berbagai sumber, seperti pelanggan, tim operasional, atau pihak eksternal lainnya.

  2. Memprioritaskan dan menugaskan

    Dispatcher memprioritaskan permintaan berdasarkan urgensitas, pentingnya, dan ketersediaan sumber daya. Mereka kemudian menugaskan permintaan kepada tim atau individu yang tepat.

  3. Melacak dan memantau

    Dispatcher melacak kemajuan tugas dan memantau kinerja tim operasional. Mereka memastikan bahwa semua tugas diselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

  4. Mengatasi masalah

    Dispatcher mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah yang timbul selama operasi. Mereka bekerja sama dengan tim lain untuk menemukan solusi yang efektif dan efisien.

  5. Menjaga komunikasi

    Dispatcher menjaga komunikasi yang terbuka dan efektif dengan semua pihak yang terlibat dalam operasi. Mereka memberikan informasi dan pembaruan secara berkala, dan menyelesaikan konflik atau kesalahpahaman yang mungkin timbul.

  6. Menyusun laporan

    Dispatcher menyusun laporan yang merangkum aktivitas operasional dan kinerja tim. Laporan ini digunakan untuk mengukur kemajuan, mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, dan membuat keputusan strategis.

Latar Belakang Pendidikan Dispatcher

Pendidikan formal yang diperlukan untuk menjadi dispatcher bervariasi tergantung pada kantor atau perusahaan tempat Anda ingin bekerja. Secara umum, ijazah sekolah menengah atas (SMA) diperlukan sebagai syarat minimum. Namun, beberapa kantor atau perusahaan mungkin memerlukan pendidikan yang lebih tinggi, seperti diploma atau sarjana dalam bidang logistik, manajemen operasi, administrasi bisnis, atau teknologi informasi.

Selain ijazah, beberapa kantor atau perusahaan juga memerlukan pengalaman kerja di bidang layanan pelanggan, koordinasi, atau logistik.

Sertifikat atau lisensi yang relevan juga dapat menjadi nilai tambah. Berikut adalah beberapa contoh latar belakang pendidikan yang dapat membantu Anda menjadi dispatcher:

  1. SMA dengan jurusan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial).
  2. Diploma di bidang Logistik atau Manajemen Operasi.
  3. Sarjana di bidang Administrasi Bisnis, Manajemen Bisnis, atau Teknik Industri.
  4. Sertifikat pelatihan dispatcher.
  5. Lisensi mengemudi.

Skill yang Harus Dimiliki Dispatcher

Dispatcher harus memiliki keahlian berikut:

  1. Keterampilan organisasi dan manajemen waktu

    Dispatcher harus mampu mengatur dan memprioritaskan banyak tugas secara bersamaan. Mereka harus mampu bekerja di bawah tekanan dan memenuhi tenggat waktu yang ketat.

  2. Keterampilan komunikasi

    Dispatcher harus mampu berkomunikasi secara efektif secara lisan dan tulisan dengan berbagai pihak. Mereka harus mampu menyampaikan informasi dengan jelas, ringkas, dan akurat.

  3. Keterampilan pemecahan masalah

    Dispatcher harus mampu mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah secara efektif. Mereka harus mampu berpikir kritis dan kreatif untuk menemukan solusi yang inovatif.

  4. Keterampilan interpersonal

    Dispatcher harus mampu membangun dan memelihara hubungan yang positif dengan orang lain. Mereka harus mampu bekerja sama secara efektif dalam tim dan menyelesaikan konflik.

  5. Pengetahuan tentang industri

    Dispatcher harus memiliki pengetahuan tentang industri dan operasi organisasi tempat mereka bekerja. Mereka harus memahami proses, prosedur, dan peraturan yang berlaku.

Jenjang Karier Dispatcher

Jenjang karier dispatcher menawarkan banyak peluang untuk pertumbuhan dan kemajuan. Dispatcher yang terampil dan berpengalaman dapat beralih ke posisi kepemimpinan di bidang operasi, logistik, atau manajemen. Berikut adalah beberapa contoh jenjang karier yang dapat dicapai oleh dispatcher:

  1. Dispatcher Junior.
  2. Dispatcher Senior.
  3. Supervisor Dispatching.
  4. Manager Operasional.
  5. Director Operasi.

Kisaran Gaji Dispatcher

Berdasarkan data dari berbagai sumber, perkiraan gaji dispatcher di Indonesia adalah sebagai berikut:

  • Entry-Level (Level Junior): Rp 3.500.000 - Rp 5.000.000 per bulan.
  • Mid-Level (Level Intermediate): Rp 5.500.000 - Rp 8.000.000 per bulan.
  • Senior Level (Level Senior): Rp 8.500.000 - Rp 12.000.000 per bulan (atau lebih).

Profesi yang Masih Relevan dengan Dispatcher

Berikut adalah beberapa contoh profesi yang masih relevan dengan dispatcher terutama di bidang operasional, yaitu:

  • Supervisor Operasional.
  • Manager Logistik.
  • Supervisor Gudang.
  • Supervisor Transportasi.
  • Operator Alat Berat.