Dhimas Cesar: Menggali Kreativitas di Tengah Persaingan Industri Kreatif yang Ketat

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 24 Desember 2024
Rubrik Profil

Industri kreatif selalu bergerak dinamis, dengan tren baru yang muncul hampir setiap saat. Desainer dituntut untuk selalu up-to-date dan mampu menciptakan karya yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga mampu menciptakan tren baru.  Selain itu, persaingan yang ketat di industri kreatif, tuntutan tenggat waktu yang singkat, serta kebutuhan untuk terus belajar hal-hal baru juga menjadi tantangan tersendiri. Bagaimana perkembangan profesi desain grafis khususnya yang bergerak di bidang industri fashion retail? Yuk, mari menyimak obrolan Loker ID bersama Dhimas Cesar, Head of Graphic Designer  di PT Ramayana Lestari Sentosa, Tbk!

Bagaimana menurut Anda perubahan perilaku konsumen di era digital saat ini mempengaruhi strategi desain grafis dalam industri fashion retail?

Konsumen di era digital sekarang menurut gue variatif, dan kebanyakan dari mereka sudah paham betul tentang dunia digital. Hal ini terlihat dari banyaknya style desain yang ditunjukkan, khususnya dalam industri fashion. Dan, secara tidak langsung hal tersebut dapat mempengaruhi daya beli konsumen untuk memilih style fashion yang sesuai dengan keinginannya.

Apa saja elemen desain yang paling efektif untuk menarik perhatian konsumen generasi muda?

Influence tiap orang tentunya akan berbeda, tapi kalau dari point of view gue, elemen desain yang efektif untuk menarik perhatian generasi muda saat ini adalah warna, ilustrasi, dan juga pesan yang ingin disampaikan dari desain itu sendiri.

Tren desain grafis apa yang paling dominan di industri fashion retail saat ini? Bagaimana Anda melihat evolusi tren ini dari waktu ke waktu?

Saat ini, tren desain grafis yang paling dominan di industri fashion retail adalah design style yang clean, dengan memadukan beberapa elemen warna yang memberikan sentuhan keanggunan dan kesan timeless bagi para fashion enthusiast yaitu mocha, beige, dan coklat.

Dan tidak ketinggalan, perpaduan dengan warna netral seperti hitam dan putih masih menjadi pilihan utama untuk membuat penampilan terlihat kontras.

Evolusi tren? Hmm.. Kalau evolusi tren menurut gue saat sekarang seperti terlihat 'kembali' ke era zaman dulu (zaman bapak-ibu kita) ya gak sih? Hahahaha.. Karena banyak orang sekarang yang ingin berpenampilan terlihat retro. Tapi ya itu balik lagi ke selera style masing-masing lho yaa..

Bagaimana Anda menyeimbangkan tren desain yang sedang populer dengan identitas merek yang unik?

Nah, kalau soal ini sebenernya agak tricky sih.. Karena tiap brand pasti punya batasan style-nya masing-masing. Tapi biasanya hal ini bisa diakalin dengan melakakukan perpaduan desain yang bergaya sekarang (yang sedang hype) dengan tetap menggunakan color scheme dari

brand itu masing-masing.

Bagaimana peran desain grafis dalam mendukung penjualan online di industri fashion retail?

Desain grafis amat sangat memegang peranan penting untuk mendukung penjualan online, karena segala bentuk yang ditampilkan di toko online harus melewati proses desain dulu, baik itu hanya sebatas photo retouch, coloring, atau bahkan sampai ke tahap menambahkan ilustrasi ke dalam digital katalog produk yang akan ditampilkan toko online tersebut. Ibaratnya, desain grafis itu baju, dan si produk itu adalah tubuh. Jadi, semakin bagus penampilannya, maka bakal semakin banyak orang yang tertarik untuk pengen tahu lebih lanjut.

Apa tantangan unik yang dihadapi seorang graphic designer dalam menciptakan desain visual untuk platform e-commerce?

Banyak banget dong pastinya! Hahaha.. Tapi kalo buat gue, tantangannya tuh justru berasal dari diri gue sendiri sih. Begitu gue diharuskan untuk membuat sebuah visual untuk sebuah platform, maka di dalam kepala gue udah langsung bertebaran tuh apapun yang akan gue tampilkan nantinya (setelah mendapat brief yang jelas dong ya tentunya.. hehehe..). Nah, proses ngurutin apa yang harus dilakuin

terlebih dulu itu menurut gue adalah salah satu tantangannya. Karena gue harus jelas dan pasti dalam menentukan step-nya. Kalo sampe salah step, otomatis nantinya efisiensi waktu dan tenaga bakal terganggu juga untuk proses membuat desainnya.

pengalaman-dhimas-cesar-sebagai-desainer-grafis-tahun-2024

Bagaimana Anda melihat persaingan di antara para graphic designer, terutama dengan adanya perkembangan teknologi desain yang semakin canggih?

Hmm.. Kalo ini sih pendapat masing-masing aja ya.. Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada para desainer lain yang lebih hebat, seorang desainer grafis sekarang udah diharuskan untuk 'melek' teknologi banget! Bahkan dengan banyaknya bermunculan tools desain baru, mau gak mau desainer grafis harus belajar lebih untuk menguasai hal tersebut. Belum lagi sekarang udah banyak bermunculan juga teknologi AI, yang sebenernya ini akan sangat membantu para desainer untuk melakukan pekerjaannya. Dan belajar AI untuk era sekarang sepertinya udah harus jadi satu kewajiban desainer grafis deh.. Tapi ya tetep hasil desainnya juga bakal balik lagi ke masing-masing klien, ada yang suka, ada yang enggak.. Yang minta revisi banyak juga adaaa.. Hahahaha..

Keahlian khusus apa yang menurut Anda membedakan seorang graphic designer yang sukses di industri fashion retail?

Keahlian khusus buat gue sebenernya gak ada, tapi hal yang harus dipelajari graphic designer di industri fashion retail itu BANYAK BANGET! Salah satunya sih udah pasti harus selalu keep-in-touch dengan tren style fashion yang sedang dan akan 'laris' dipake orang-orang.

Keterampilan apa saja yang harus terus diasah oleh seorang graphic designer agar tetap relevan di industri yang terus berubah?

Kalo soal keterampilan udah pasti yang berhubungan dengan dunia desain itu sendiri dong, baik itu skill untuk menyajikan visual yang cakep, sampai ke penyampaian pesan dari visual itu sendiri supaya lebih bisa dipahami target konsumen (baca: orang yang melihat desain kita). Tapi kalo di era digital/teknologi sekarang ini tentunya pasti harus ditambah pengetahuan lain, contohnya teknologi AI (yang notabene banyak banget), entah itu teknologi AI yang berguna untuk fotografinya, desainnya, motionnya, atau bahkan sampe ke ranah videografinya.

Bagaimana Anda menghadapi tantangan untuk terus belajar dan mengembangkan diri di tengah persaingan yang ketat?

Hmm.. Cara gue buat ngadepin tantangan ini sih sebenernya gua sering-sering aja nonton video di Youtube tentang tutorial-tutorial desain dan ilustrasi, atau sering juga dateng ke pameran/event visual. Biasanya dari situ suka tiba-tiba dapet ide baru tuh kalo abis mengamati karya seseorang.

suka-duka-dhimas-cesar-sebagai-desainer-grafis-tahun-2024

Bagaimana pengalaman Anda berkolaborasi dengan tim kreatif lainnya, seperti fotografer, stylist, atau copywriter? Apa pentingnya kolaborasi dalam menghasilkan karya desain yang sukses?

Berhubung pekerjaan gue saat ini adalah seorang Head Graphic Designer, otomatis dalam perjalanannya gua banyak banget berkolaborasi bareng graphic designer lain dan juga tim kreatif lainnya, dan itu berjalan aman-aman aja, karena kita semua udah tau jobdesc masing-masing dan paham work flow satu sama lainnya juga. Dari kolaborasi yang udah enak itulah biasanya kita menghasilkan karya-karya yang lebih mudah dipahami oleh orang juga, karena udah melalui beberapa tahap brainstorming, pre-production, post-production, dan lainnya.

Dari mana Anda biasanya mendapatkan inspirasi untuk karya-karya desain Anda?

Inspirasi gue untuk karya-karya desain kebanyakan saya lihat dari Behance, Pinterest, beberapa forum desain grafis di LinkedIn, dan juga berbagai macam akun di Instagram. Dan biasanya gue juga emang sesekali suka dateng ke pameran-pameran visual sih..

Bagaimana Anda menjaga kreativitas di tengah rutinitas harian dan persaingan kerja saat ini?

Buat jaga kreativitas gue di tengah rutinitas kerja biasanya gue sama temen-temen masih suka rutin gambar bareng (karena dulu basic gue mural artist) di jalan. Terus kita kadang suka bikin karya bareng di satu tembok. Dari situ biasanya banyak proses kreatif yang dilewatin, mulai dari diskusi konsep gambar sampe ke eksekusi di tembok. Paling gitu aja sih..

Cerita inspiratif lainnya dari pekerja kreatif bisa Anda temukan di Rubrik Profil Loker ID!