Cerita David Simangunsong Membangun Empati Lewat Layanan Kedukaan Pelangi

Merintis usaha sendiri memiliki suka dukanya tersendiri. Apalagi kalau usaha yang kita rintis memiliki target market spesifik dan dekat dengan kesedihan yaitu layanan jasa peti mati dan kebutuhan kedukaan lain seperti ambulance dan prosesi pemakaman. David Simangunsong merintis usaha kedukaan bernama Pelangi, berlokasi di Surabaya. Buatnya, merintis usaha layanan kedukaan ini membantunya menjadi pribadi yang lebih baik, berempati, dan lebih bisa memahami kondisi emosional orang lain.
Bagaimana perjalanannya merintis layanan kedukaan Pelangi? Baca obrolannya dengan Loker ID, di sini!
Apa yang mendorong Anda untuk memulai usaha layanan kedukaan ini? Apakah ada pengalaman pribadi, kebutuhan di masyarakat yang belum terpenuhi, atau hal lain yang menjadi pemicu?
Karena ada kebutuhan paket pelayanan diakonia/bantuan gereja. Saya sering mendengar kalau pihak gereja kesulitan untuk mendapatkan paket diakonia untuk wilayah Surabaya Barat dan Gresik. Sebagai bagian dari pelayanan gereja, kami bisa menyediakan peti mati dan ambulance untuk membantu keluarga yang mengalami kemalangan. Untuk peti diakonia akan kami berikan kalau keluarga yang berduka benar-benar menjadi bagian anggota gereja. Jadi yang mengontak layanan kami haruslah gereja melalui pengurus layanan kedukaan.
Boleh diceritakan, sebelum membuka usaha layanan kedukaan Pelangi, pekerjaan apa yang Anda geluti sebelumnya?
Sebelum membuka usaha pelayanan kedukaan Pelangi ini saya buka usaha toko cat mobil. Hanya jalan empat tahun, ada kendala uang tagihan macet di customer, akhirnya keuangan berantakan, sampai saya putuskan untuk tutup selamanya.
Bagaimana awal mula Anda merintis usaha layanan kedukaan ini? Sudah berapa lama, dan boleh diceritakan prosesnya dulu hingga sekarang itu seperti apa?
Mulai usaha tahun 2015. Awal-awal saya hanya produksi peti mati saja. Di tahun 2016, saya sempat dapat musibah dimana gudang kita kebakaran, jadi kita mulai dari awal lagi, dampak dari kebakaran kita punya hutang kepada beberapa supplier. Puji Tuhan, masalah hutang terselesaikan karena begitu kejadian saya langsung hubungi supplier untuk mnta keringanan waktu tempo pembayaran. Terus usaha berjalan lagi, dan tiap ada untung saya langsung buat untuk membayar cicilan tagihan supllier.
Sejak memulai usaha ini, pengalaman apa yang paling berkesan bagi Anda?
Pengalaman paling berkesan adalah ketika bisa membantu saudara yang kurang mampu, seperti ada kebahagian yang mendalam ketika bisa berbagi dengan yang membutuhkan. Apalagi mereka baru mengalami kedukaan. Yang namanya orang baru saja kehilangan orang tersayang, sudah pasti mengalami beban emosional yang sangat berat. Selain kesedihan mendalam, mereka juga dihadapkan pada realitas finansial yang mendesak. Hal ini dapat memicu stres, kecemasan, bahkan perasaan bersalah jika merasa tidak mampu memenuhi kebutuhan terakhir orang yang dicintai. Ketika ada pihak yang membantu meringankan beban finansial, pastinya keluarga yang ditinggalkan akan merasa lega dan lebih bisa membantu mereka melalui proses kedukaan.
Apa tantangan terbesar yang pernah Anda hadapi dalam menjalankan usaha ini? Bagaimana Anda mengatasi tantangan-tantangan tersebut? Strategi apa yang digunakan untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi?
Tantangan terbesar adalah memulai di awal lagi ketika mengalami kebakaran saat sedang merintis usaha ini. Bersyukurnya sih ada teman yang percaya untuk bantu saya di modal sehingga saya bisa memulai lagi. Kepercayaan yang diberikan teman saya itu, saya tekuni dan jalani dengan jujur dan ikhlas.
Saya menyadari, ketika seorang teman percaya meminjamkan modal untuk memulai usaha, itu adalah bentuk kepercayaan yang sangat berharga. Sebagai bentuk penghargaan atas kepercayaan tersebut, kita perlu mengelola pinjaman ini dengan sangat hati-hati dan bertanggung jawab. Yang saya jalankan sih, pertama adalah membuat rencana bisnis yang jelas dan realistis, serta pastikan teman kita memahami tujuan dan risiko dari usaha ini. Kemudian, gunakan dana pinjaman secara efektif dan efisien sesuai dengan rencana bisnis yang telah dibuat. Saya juga menerapakan komunikasi yang terbuka dan jujur dengan teman mengenai perkembangan usaha secara berkala. Selain itu, saya memprioritaskan pengembalian pinjaman sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat, agar kepercayaan yang diberikan tidak disia-siakan.

Apa hal yang paling menarik dari pekerjaan ini sehingga membuat Anda terus bersemangat menjalankan usaha ini?
Mengerjakan pelayanan diakonia ternyata membantu saya mengubah perlahan karakter saya yang kurang baik. Saya meyakini, ketika kita aktif terlibat dalam membantu orang lain, kita akan lebih memahami perspektif dan perasaan mereka. Proses ini memungkinkan kita untuk merasakan apa yang mereka rasakan, sehingga memicu rasa peduli dan keinginan untuk meringankan penderitaan mereka. Selain itu, membantu orang lain juga dapat meningkatkan kesadaran kita akan keberagaman manusia dan pentingnya saling mendukung. Dengan demikian, kita akan lebih menghargai perbedaan dan lebih terbuka untuk membangun hubungan yang autentik dengan orang lain.
Apa yang membedakan layanan Anda dengan layanan jasa kedukaan lainnya?
Bedanya kita mau melayani dengan paket yang terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan customer. Saya juga membangun kedekatan dengan customer saya. Walaupun memang saya menjalankan usaha atau bisnis, saya menyadari kalau orang-orang yang membutuhkan layanan Pelangi adalah mereka yang sedang berduka dan kehilangan. Perlu ada pendekatan yang berbeda ketika berinteraksi dengan customer, bagaimana saya dan tim menempatkan diri ketika membicarakan mengenai prosesi pemakaman dan soal pembayarannya seperti apa. Mereka sedang berduka, pastilah sangat emosional, dan sebagai pemberi layanan kedukaan saya dan tim harus bisa memahami posisi customer. Setiap orang, keluarga, mempunyai caranya sendiri dalam berduka. Saya sering juga terlibat langsung dalam prosesi upacara pemakaman, rasa sedih dan kedukaannya selalu berbeda. Ini yang berusaha saya pahami dari tiap-tiap customer.
Apakah ada inovasi atau layanan baru yang ingin Anda kembangkan di masa depan?
Update dengan perkembangan dan kebutuhan customer tentu saja senantiasa kami terapkan di Pelangi. Apalagi tiap-tiap customer memiliki keyakinan yang berbeda-beda sehingga prosesi dan kebutuhan pemakaman dan layanan kedukaannya juga berbeda. Kolaborasi dengan stakeholder lain juga perlu dilakukan. Karena bisa jadi apa yang dicari customer tidak ada di kami. Kemudian juga selalu memperluas jaringan link dan informasi sih...

Tips apa yang Anda terapkan untuk menjaga kualitas layanan?
Terus mengingatkan tim untuk melayani tanpa pandang kedudukan sosialnya, orang biasa orang menengah orang kaya pun kita layani sama.
Bagaimana Anda melihat peran usaha ini dalam masyarakat? Bagi Anda sendiri, adakah kontribusi yang ingin diberikan lewat layanan ini?
Sangat dibutuhkan, saya ingin lebih banyak memberikan pelayanan gratis bagi orang yang bener membutuhkan. Saya rasa, dalam semua layanan jasa apapun tidak membeda-bedakan pelanggan merupakan prinsip dasar dalam memberikan pelayanan yang baik dan profesional. Ketika pelanggan merasa diperlakukan sama dan dihargai, mereka akan lebih cenderung untuk mempercayai bisnis Anda. Kepercayaan ini akan mendorong mereka untuk menjadi pelanggan setia dan merekomendasikan bisnis Anda kepada orang lain.
Pelanggan yang merasa dihargai dan diperhatikan akan lebih puas dengan layanan yang mereka terima. Kepuasan pelanggan ini akan berdampak positif pada reputasi bisnis Anda. Perlakuan yang adil dan konsisten kepada semua pelanggan akan membantu membangun hubungan yang kuat dan jangka panjang. Saya rasa seperti itu sih...
Apakah ada cerita atau kisah inspiratif dari pelanggan yang pernah Anda bantu?
Sebenarnya ada banyak ya...tapi salah satunya adalah ketika saya dan tim memberikan pelayanan cargo jenazah untuk pengiriman keluar pulau. Uang mereka tidak cukup dan baru bisa bayar setelah sampai sampai di kampung. Saya dan tim tetap menerbangkan jenazah tersebut. Saya ingat betul, bagaimana keluarga di kampung mendiang sangat berterima kasih. Kesannya memang sederhana ya? Tapi saya merasa senang karena bisa bermanfaat, membantu dan meringankan perasaan keluarga yang ditinggalkan.
Bagaimana pekerjaan ini telah mengubah hidup Anda secara pribadi?
Pelayanaan ini banyak mengubah hidup saya, saya semakin dewasa dan peka melihat keadaan sekitar. Saya menjadi pribadi yang lebih berempati dan belajar memahami pengalaman dan posisi orang lain. Saya jadi lebih menyadari mengenai makna kehilangan, bagaimana hidup ini begitu singkat dan kedukaan itu begitu panjang dan sulit untuk dilupakan atau ditinggalkan. Saya jadi lebih mensyukuri kehidupan sambil tetap mengingat kalau waktu hidup itu juga terbatas dan sementara. Pada akhirnya kita semua juga akan mati. Hiduplah yang bermanfaat, berbagi, dan membantu sesama.
Apa saran Anda untuk seseorang yang ingin menjadi wirausaha?
Jalani dengan jujur dan ikhlas. Selalu berdoa, dan jangan berharap kepada manusia melainkan kepada Tuhan.
Jangan lupa membaca cerita inspiratif lainnya dari berbagai profesi, hanya di Rubrik Profil Loker ID!