Bolehkah Resign Saat Probation?

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 25 Mei 2024
Dunia Kerja

Probation period atau masa percobaan adalah tahap awal dari hubungan kerja antara karyawan dan perusahaan yang umumnya berlangsung selama tiga hingga enam bulan. Selama masa ini, karyawan dan perusahaan saling menilai apakah hubungan kerja tersebut sesuai dengan ekspektasi keduanya. Namun, apa yang terjadi jika seorang karyawan merasa tidak cocok dengan perusahaan atau posisinya dan ingin mengundurkan diri saat masa percobaan?

Apakah Resign Saat Probation Diperbolehkan?

Secara umum, resign saat probation diperbolehkan baik dari sisi hukum maupun kebijakan perusahaan. Banyak kontrak kerja mencakup klausul yang memungkinkan karyawan atau perusahaan mengakhiri hubungan kerja selama masa percobaan tanpa harus memberikan pemberitahuan yang lama atau kompensasi tertentu. Meskipun demikian, penting untuk memeriksa kontrak kerja dan peraturan perusahaan masing-masing untuk memahami hak dan kewajiban Anda.

Terkadang, pekerjaan yang tampak menarik saat wawancara ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi atau keterampilan Anda. Jika Anda merasa tidak dapat memenuhi tuntutan pekerjaan atau peran tersebut tidak memberikan kepuasan, resign bisa menjadi pilihan. Setiap perusahaan memiliki budaya dan nilai-nilai yang berbeda. Jika Anda merasa tidak cocok dengan budaya perusahaan atau tidak nyaman dengan lingkungan kerja, ini bisa menjadi alasan valid untuk mempertimbangkan resign.

Dalam beberapa kasus, Anda mungkin menerima tawaran pekerjaan yang lebih baik selama masa probation. Jika kesempatan tersebut lebih sesuai dengan tujuan karier jangka panjang Anda, tidak ada salahnya untuk mengambil langkah tersebut.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Resign Saat Probation

Resign saat probation adalah hal yang diperbolehkan dan bisa menjadi langkah yang tepat dalam situasi tertentu. Penting untuk memastikan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada pertimbangan yang matang dan dilakukan dengan cara yang profesional. Dengan memahami kontrak kerja, berkomunikasi dengan baik, dan mempersiapkan transisi dengan baik, Anda dapat mengelola resign saat probation dengan cara yang paling menguntungkan bagi karier Anda. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum resign saat probation:

1. Baca Kontrak dengan Teliti

Pastikan Anda memahami ketentuan resign yang tercantum dalam kontrak kerja. Beberapa perusahaan mungkin mensyaratkan pemberitahuan tertentu meskipun Anda masih dalam masa probation.

2. Evaluasi Keputusan Anda

Resign adalah keputusan besar yang bisa mempengaruhi karier Anda. Pertimbangkan dengan matang alasan Anda dan pastikan keputusan tersebut adalah yang terbaik untuk jangka panjang.

3. Komunikasikan dengan Baik

Jika Anda memutuskan untuk resign, lakukan dengan cara yang profesional. Sampaikan alasan Anda kepada atasan atau HR secara jelas dan sopan. Ini penting untuk menjaga reputasi Anda di industri.

4. Persiapkan Diri untuk Transisi

Sebelum resign, pastikan Anda sudah memiliki rencana untuk langkah selanjutnya. Apakah Anda sudah memiliki tawaran pekerjaan lain atau ada rencana untuk mencari pekerjaan baru? Persiapan yang baik akan membantu Anda melalui masa transisi dengan lebih mudah.

5. Berikan Pemberitahuan yang Wajar

Meskipun dalam masa probation, memberikan pemberitahuan dua minggu adalah langkah profesional yang menunjukkan etika kerja yang baik. Ini memberi perusahaan waktu untuk mencari pengganti atau menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.

Meninggalkan pekerjaan saat masa probation mungkin meninggalkan kesan negatif jika tidak dilakukan dengan cara yang tepat. Namun, jika dilakukan dengan komunikasi yang baik dan alasan yang kuat, ini bisa diterima sebagai langkah karier yang bijaksana. Pada dasarnya, setiap pekerjaan memberikan pengalaman berharga, termasuk masa percobaan. Evaluasi apa yang Anda pelajari selama probation dan bagaimana pengalaman ini dapat membantu Anda dalam karier berikutnya.

Terakhir, pastikan Anda meninggalkan kesan yang baik meskipun resign. Atasan atau kolega yang memahami alasan Anda mungkin masih bersedia memberikan referensi positif di masa depan.