BNCC Techno Talk: Pentingnya Melek Literasi Finansial Terutama Soal Fintech

Author
Ditulis olehTim Loker • Update 20 Desember 2024
Dunia Kerja

melek-literasi-finansial-tahun-2024

Belum lama ini (14/12), Bina Nusantara Computer Club Binus University (BNCC) mengadakan BNCC Techno Talk dengan tajuk "Cerdas Memilih Sumber Pendanaan: Menghindari Jeratan Ilegal, Memanfaatkan yang Legal" dengan mendatangkan pakarnya langsung  Vivi Linda, Commercial and Relation Manager dari PT Stanford Teknologi Indonesia.

Memahami literasi finansial, khususnya dalam era fintech, sangatlah krusial karena beberapa alasan. Pertama, dengan semakin maraknya inovasi dalam sektor keuangan digital, konsumen perlu memiliki pengetahuan yang cukup untuk memilih produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial mereka. Kedua, literasi finansial membantu individu mengelola keuangan pribadi secara efektif, mulai dari mengatur anggaran, berinvestasi, hingga mengelola risiko. Ketiga, dengan memahami konsep dasar keuangan, masyarakat dapat terhindar dari jebakan produk keuangan yang tidak transparan atau bahkan bersifat penipuan. Singkatnya, literasi finansial adalah kunci untuk mengambil keputusan finansial yang cerdas di era digital yang penuh dengan pilihan.

Manfaat Mendapatkan Literasi Keuangan

manfaat-mendapatkan-literasi-digital-tahun-2024

Mengapa penting mendapatkan literasi keuangan yang benar?

1. Meningkatkan Pengelolaan Keuangan Pribadi

Literasi fintech sangat krusial dalam pengelolaan keuangan pribadi karena memungkinkan individu untuk mengakses dan memanfaatkan berbagai layanan keuangan digital secara efektif. Dengan memahami berbagai fitur dan manfaat dari aplikasi keuangan, e-wallet, dan platform investasi online, seseorang dapat mengatur keuangannya dengan lebih efisien. Mulai dari membuat anggaran, mencatat pengeluaran, hingga berinvestasi, semuanya bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.

Selain itu, literasi fintech juga membantu individu untuk membandingkan berbagai produk keuangan, memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko, serta menghindari penipuan di dunia digital. Dengan demikian, literasi fintech menjadi kunci untuk mencapai tujuan keuangan pribadi secara lebih optimal di era digital ini.

2. Membantu Perencanaan Keuangan Jangka Panjang

Memahami berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan oleh teknologi finansial, kita dapat membuat rencana keuangan yang lebih terstruktur dan realistis. Misalnya, kita dapat memanfaatkan aplikasi investasi untuk menabung secara otomatis, menggunakan alat analisis data untuk mengidentifikasi pola pengeluaran, dan bahkan mengakses nasihat finansial dari para ahli secara online. Selain itu, literasi fintech juga membantu kita mengelola risiko investasi dengan lebih baik, karena kita dapat membandingkan berbagai produk investasi dan memilih yang paling sesuai dengan profil risiko kita. Literasi fintech memberikan kita kendali yang lebih besar atas keuangan kita dan memungkinkan kita untuk mencapai tujuan finansial jangka panjang, seperti membeli rumah, merencanakan pensiun, atau memulai bisnis.

3. Menumbuhkan Kemampuan Membuat Keputusan Keuangan yang Cerdas

Dengan memahami berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan oleh teknologi finansial, kita dapat mengakses informasi pasar secara real-time, membandingkan berbagai produk keuangan, dan membuat simulasi investasi. Hal ini memungkinkan kita untuk mengambil keputusan yang lebih informasional dan rasional. Selain itu, literasi fintech juga mendorong kita untuk lebih proaktif dalam mengelola keuangan pribadi. Misalnya, dengan menggunakan aplikasi keuangan, kita dapat melacak pengeluaran, mengatur anggaran, dan bahkan mendapatkan rekomendasi investasi yang disesuaikan dengan profil risiko kita. Singkatnya, literasi fintech memberdayakan kita untuk menjadi konsumen keuangan yang cerdas dan mandiri.

4. Mengurangi Kerugian Akibat Keputusan Keuangan yang Tidak Terinformasi

Memahami berbagai fitur dan layanan yang ditawarkan oleh teknologi finansial, kita dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dan terukur. Misalnya, sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada suatu produk keuangan, kita dapat membandingkan berbagai pilihan investasi melalui platform online, membaca ulasan dari pengguna lain, dan memahami risiko yang terkait. Selain itu, literasi fintech juga membantu kita mengenali berbagai jenis penipuan di dunia digital, sehingga kita dapat menghindari skema investasi bodong yang merugikan. Dengan kata lain, literasi fintech adalah perisai yang melindungi kita dari kerugian finansial akibat kurangnya informasi.

5. Membantu  Memilih Produk keuangan yang Aman dan Sesuai Kebutuhan

Literasi fintech yang baik sangat krusial dalam membantu individu memilih produk keuangan yang aman dan sesuai dengan kebutuhan. Dengan memahami berbagai fitur, manfaat, dan risiko dari produk-produk finansial yang ditawarkan oleh teknologi finansial, kita dapat melakukan perbandingan yang lebih objektif. Misalnya, sebelum memutuskan untuk membuka rekening investasi, kita dapat membandingkan berbagai platform investasi berdasarkan biaya administrasi, pilihan investasi, tingkat keamanan, dan fitur-fitur lainnya. Selain itu, literasi fintech juga membantu kita mengenali ciri-ciri produk keuangan yang berisiko tinggi, seperti investasi bodong atau pinjaman online dengan bunga yang sangat tinggi. Dengan demikian, literasi fintech memungkinkan kita untuk membuat keputusan keuangan yang lebih cerdas dan menghindari kerugian finansial.

6. Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi

Literasi fintech memiliki peran yang sangat signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Dengan memahami teknologi finansial, individu dapat mengakses berbagai layanan keuangan yang sebelumnya mungkin sulit dijangkau, seperti pinjaman untuk usaha kecil, investasi, dan asuransi. Hal ini membuka peluang baru untuk meningkatkan pendapatan dan memperbaiki kondisi keuangan. Selain itu, literasi fintech juga mendorong efisiensi dalam pengelolaan keuangan pribadi, sehingga individu dapat memaksimalkan penggunaan dana yang dimiliki. Dengan demikian, literasi fintech tidak hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

7. Memperkuat Ketahanan Ekonomi Pribadi

Misalnya, kita dapat menggunakan aplikasi budgeting untuk mengatur pengeluaran, memanfaatkan fitur auto-saving untuk menabung secara otomatis, dan bahkan mendapatkan asuransi online untuk melindungi aset kita. Selain itu, literasi fintech juga membantu kita mengakses berbagai produk keuangan yang dapat meningkatkan pendapatan, seperti platform peer-to-peer lending atau investasi. Dengan kata lain, literasi fintech membekali kita dengan alat-alat yang diperlukan untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi dan membangun masa depan finansial yang lebih stabil.

pentingnya-literasi-fintech-tahun-2024

8. Mendorong Partisipasi dalam Ekosistem Keuangan Digital

Pemahaman yang mendalam tentang teknologi digital memungkinkan masyarakat untuk membuat keputusan keuangan yang lebih cerdas, seperti memilih produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan, menghindari penipuan online, dan memanfaatkan berbagai fitur yang ditawarkan oleh layanan keuangan digital. Selain itu, literasi digital juga membekali masyarakat dengan keterampilan yang diperlukan untuk berinteraksi dengan berbagai platform keuangan digital, sehingga mereka dapat berpartisipasi aktif dalam ekosistem keuangan digital yang terus berkembang.

9. Mencapai Kesehatan Finansial

Literasi fintech membekali kita dengan alat-alat yang diperlukan untuk mencapai tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang, serta membangun masa depan finansial yang lebih baik.

Meningkatkan literasi fintech adalah langkah penting untuk memberdayakan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi finansial secara optimal. Cara yang dapat dilakukan meliputi edukasi yang komprehensif melalui berbagai saluran, seperti seminar, workshop, dan materi online yang mudah diakses. Kerjasama antara pemerintah, lembaga keuangan, dan penyedia layanan fintech juga sangat penting untuk mengembangkan kurikulum pendidikan yang relevan dan menyelenggarakan kampanye literasi keuangan secara masif. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital seperti aplikasi mobile dan media sosial dapat mempermudah penyampaian informasi dan interaksi dengan masyarakat.

Penting juga untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan literasi fintech. Hal ini dapat dilakukan dengan menciptakan regulasi yang jelas dan melindungi konsumen, serta mendorong inovasi dalam produk dan layanan fintech. Keterlibatan seluruh lapisan masyarakat juga sangat penting, mulai dari generasi muda hingga kelompok rentan. Dengan demikian, literasi fintech dapat menjadi fondasi bagi terciptanya masyarakat yang lebih cerdas secara finansial dan mampu memanfaatkan potensi teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan.

Secara ringkas, untuk meningkatkan literasi fintech diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak melalui edukasi yang komprehensif, kerjasama yang kuat, pemanfaatan teknologi, dan regulasi yang mendukung. Jika tertarik membaca tips karier dan info lowongan kerja cek peluangnya di loker.id!