Dunia Kerja

Biar Disayang Bos Lakukan Hal Ini

boss-loveAda banyak cara supaya disayang bos kok! Bisa jadi selama ini Anda salah melangkah, jadinya bukan disayang malah bos tidak simpatik dengan Anda. Berikut cara supaya menjadi kesayangan atasan!

  1. Rajin

Bukan hanya guru saja yang senang kalau muridnya rajin atasan juga bakal senang kalau bawahannya rajin. Rajin tidak hanya terbatas pada mengerjakan tugas saja tetapi juga masuk kantor tepat waktu, berkontribusi memberikan ide-ide cerdas dan segar.

  1. Kelakuan Tidak Minus

Karyawan dengan kelakuan minus tidak akan pernah mendapat perhatian dari atasan. Berlakulah normal, patuhi peraturan, jangan terlalu nyeleneh. Sangat boleh menjadi diri sendiri tetapi tetap berada pada kanal yang tepat.

  1. Punya Prestasi

Punya prestasi sudah barang tentu menjadi alasan wajib yang membuat Anda disayang atasan. Kalau ada atau tidak adanya Anda sama sekali tidak memberikan kontribusi apa-apa bagi perusahaan, bagaimana Anda bisa berharap mendapatkan perhatian dari atasan?

  1. Jangan Suka Lari Dari Tugas

Sering mengelak dari tugas akan membuat atasan senewen. Bila tidak penting-penting amat jangan teralalu sering menolak tugas dari atasan. Bayangkan saja Anda sebagai atasan kemudian saat memberi tugas karyawan Anda sering menolaknya.

  1. Pemanfaatan Fasilitas Kantor

Jangan suka memanfaatkan fasilitas kantor. Pergunakan saja sesuai dengan hak dan kewajiban Anda. Mungkin memang sudah menjadi rahasia tersembunyi kalau karyawan “sah-sah” saja memanfaatkan fasilitas kantor. Namun jangan lakukan ini sebagai pembenaran. Tanpa Anda ketahui ini akan menjadi catatan buat atasan Anda.

  1. Ada Saat Dibutuhkan

Jadilah karyawan yang ada saat dibutuhkan. Dengan Anda ada saat dibutuhkan membuat atasan merasa kalau Anda bisa diandalkan. Kalau atasan sudah mengandalkan Anda, akan terasa bedanya ada atau tidak adanya Anda. Bila ini sudah terjadi, langkah menuju promosi sudah semakin lapang.

  1. Punya Hobi Sama

Kalau yang ini sih sangat random tetapi memiliki kans besar untuk mendapat hatinya atasan. Dengan memiliki hobi yang sama, atasan jadi punya teman untuk berbagi mengenai kesenangannya. Masuk akal kan?