Dunia Kerja

Berdamai dengan Kebiasaan Jelek di Kantor

gosipAda perumpamaan yang mengatakan kebiasaan buruk merusak kebiasaan yang baik. Masalahnya kadang-kadang kita tidak bisa menghindari paparan kebiasaan jelek tersebut bila kita terus-terusan berhadapan dengannya. Apalagi yang namanya lingkungan kantor sulit sekali untuk menghindar dari orang-orangnya.

  1. Jaga Jarak

Ada baiknya Anda menjaga jarak dengan orang-orang di kantor yang sekiranya akan membawa dampak buruk bagi Anda. Jangan sampai keseringan bergaul dengan mereka membuat Anda menjadi pribadi yang berbeda. Tentu saja itu akan merugikan diri Anda sendiri.

  1. Adaptasi

Meski begitu Anda tetap harus beradaptasi dengan lingkungan. Tetap pasang mata dan telinga memberi perhatian seperlunya saat berkomunikasi dengan rekan-rekan kantor. Jangan sampai Anda dinilai karyawan sombong yang merasa eksklusif yang mau jalan sendiri saja.

  1. Pendirian

Anda harus punya pendirian hal-hal apa saja yang bisa dikompromikan dan mana yang tidak. Harus ada garis yang jelas untuk kedua hal tersebut. Jangan sampai Anda terlalu mengikuti arus kantor yang membuat Anda kehilangan jati diri sehingga Anda menjadi tidak nyaman dengan lingkungan kantor. Pun bisa juga Anda terlalu takut tidak diterima membuat Anda lebih dipusingkan dengan bagaimana caranya diterima oleh teman-teman kantor sehingga mengabaikan tugas-tugas kantor.

  1. Meninggalkan Hobi

Jangan sampai Anda meninggalkan hobi Anda sebelumnya sebelum bergaul dengan rekan-rekan kantor. Anda sendiri yang akan tersiksa dengan kepribadian baru Anda tersebut. Jika Anda menemukan aktivitas menarik yang menambah kegiatan positif tidak masalah. Akan jadi masalah jika Anda meninggalkan hal-hal yang Anda sukai hanya demi pengakuan rekan-rekan kerja.

  1. Tegas

Penting untuk bersikap tegas pada segala hal. Jika saatnya bermain dan bersenang-senang ya bersenang-senanglah tapi di saat bekerja ya bekerja. Toh, sesungguhnya Anda ke kantor untuk bekerja dan membangun karier.

Jika Anda mendapatkan teman baik di kantor itu hanyalah nilai plus saja bukan tujuan sesungguhnya. Bersikaplah tegas dalam mengambil setiap keputusan jangan hanya berlandaskan rasa aman dan nyaman saja tetapi juga untuk kebaikan bersama perusahaan.