Dunia Kerja

Berapa Idealnya Gaji Anak Magang?

Magang memungkinkan Anda untuk memperoleh pengalaman dunia nyata yang berharga dalam karier sebelum berkomitmen penuh pada jalur karier. Magang juga memungkinkan Anda untuk mempelajari keterampilan di dunia kerja serta mendapatkan pengalaman langsung untuk ditambahkan ke resume.

Namun, salah satu pertanyaan yang mungkin Anda tanyakan adalah apakah magang selayaknya berbayar atau memang harus berbayar? Magang bisa diartikan sebagai partisipasi dalam pengalaman belajar profesional yang menawarkan kerja praktik yang terkait dengan bidang studi atau minat karier.

Program magang memungkinkan calon pekerja profesional membangun pengalaman kerja di lapangan untuk ditambahkan ke resume. Apakah magang dibayar? Tergantung pada posisinya, pekerja magang mungkin dibayar atau tidak.

Magang yang tidak dibayar adalah hal biasa, terutama ketika magang dianggap sebagai kredit akademik menuju kelulusan. Agar magang memenuhi syarat sebagai tidak dibayar, baik pemberi kerja dan pekerja magang harus setuju bahwa magang tidak akan dibayar. Juga harus ada hubungan yang jelas antara program pendidikan magang dan tanggung jawab pekerjaan.

Pada faktanya, ada banyak perusahaan yang membayar karyawan magangnya. Beberapa perusahaan menyadari ada nilai dalam melatih seseorang yang bisa menjadi karyawan setelah mereka lulus kuliah.

Menurut situs glasdoor.com, gaji rata-rata untuk magang di Jakarta adalah Rp 3.016.722. Tapi, sekali lagi itu tergantung pada perusahaan dimana Anda magang. Perusahaan perbankan ada yang menggaji karyawan magang mulai dari Rp 2 jutaan – Rp 4 jutaan. Tapi, ada juga perusahaan perbankan yang memulai gaji karyawang magangnya di angka Rp 600-an ribu.

Terlepas dari nominalnya, sekali lagi dibayar atau tidak dibayar seorang anak magang tergantung pada kesepakatan di awal. Tapi, kalau mengacu pada UUD Ketenagakerjaan Pasal 22 Ayat (2) jelas mengatakan kalau peserta magang berhak mendapatkan uang saku atau uang transportasi saat menjalai program magang.

Kalau suatu perusahaan tidak menyediakan uang saku maka perusahaan tersebut bisa mendapatkan sanksi administratif. Jam kerja anak magang juga tidak boleh lebih dari delapan jam perhari. Tapi, menurut undang-undang, ketentuan ini diberikan kepada anak magang yang melakukan magang untuk mengasah keterampilan bukan keperluan akademis.