Wawancara Kerja

Bagaimana Menjawab Pertanyaan Tentang Etos Kerja

Dalam wawancara kerja, hampir selalu ada pertanyaan mengenai etos kerja serta apa landasan Anda melakukan dan menikmati pekerjaan yang Anda lakukan. Pada intinya, etos kerja seseorang mencakup kualitas berbeda yang harus Anda tunjukkan di lingkup pekerjaan, termasuk gaya Anda bekerja, cara Anda berkomunikasi dan menangani tanggung jawab pekerjaan.

Kesemuanya itu akan menunjukkan pengalaman kerja dan bagaimana Anda menghadapi suatu masalah dalam pekerjaan. Ketika pewawancara bertanya tentang etos kerja Anda, mereka benar-benar mencoba mencari tahu seberapa besar nilai dan dedikasi yang Anda berikan ke dalam pekerjaan Anda. Mereka ingin tahu apakah Anda seorang yang bisa memulai sendiri atau jika Anda membutuhkan banyak panduan untuk menemukan arahan.

Perekrut ingin mengukur seberapa efisien Anda akan menyelesaikan tugas. Sejatinya setiap perusahaan ingin merekrut kandidat yang melampau ekspektasi. Jadi ketika Anda dapat memberikan jawaban mengenai etos kerja yang baik, itu akan mengesankan perekrut. Simak contoh jawaban ketika Anda ditanyakan mengenai hal-hal berikut ini:

1. Efisiensi dalam Bekerja

“Saya terdorong untuk menemukan proses yang paling efisien di tempat kerja. Di posisi terakhir, saya dapat menyederhanakan seluruh proses produksi konten dari awal hingga akhir. Saya berkolaborasi dengan tim mengembangkan sistem yang bekerja paling baik untuk menjawab kebutuhan perusahaan. Pada akhirnya sistem ini dapat meningkatkan produksi kerja dengan baik.”

2. Antusiasme dan Gairah Bekerja

“Saya antusias dalam hal mengambil tugas baru, dan manajer saya sering mempertimbangkan saya untuk mendapatkan peluang baru. Pada pekerjaan terakhir saya, saya terlibat besar dalam proyek terbaru dan turut mendorong konversi. Saya membuat konsep promosi yang berhubungan dengan departemen lain untuk memastikan bahwa semua elemen yang diperlukan telah diselesaikan. Semangat dan antusiasme saya untuk proyek ini membuat direktur editorial saya meminta saya untuk meluncurkan beberapa kampanye dengan departemen lain dalam perusahaan.”

3. Pertanyaan Tentang Sifat Positif

“Saya bangga pada diri saya karena selalu memiliki pandangan positif dan memotivasi rekan-rekan saya untuk melakukan hal yang sama. Setelah salah satu minggu tersibuk kami, saya merekomendasikan untuk mengadakan retret buat departemen kami. Saya percaya pada penguatan positif dan menjaga semangat kerja di tempat kerja yang tinggi, itulah sebabnya acara ini sangat penting bagi saya. Kami melakukan banyak aktivitas untuk membangun kerja tim dan menciptakan lingkungan yang menyenangkan. Ini kebetulan merupakan retret karyawan pertama di perusahaan dan sekarang menjadi sesuatu yang direncanakan manajemen secara perkala.”

4. Seberapa Bisa Diandalkan

“Saya bangga dengan fakta bahwa anggota tim saya dan orang-orang dari departemen lain selalu dapat mengandalkan saya. Saat saya menerima pesan Slack, saya selalu melakukan yang terbaik untuk segera merespons. Saya menjadi titik kontak utama dalam perusahaan karena peran dan keterlibatan saya.”

Begitulah kira-kira jawaban yang bisa Anda sampaikan ketika ada pertanyaan mengenai etos kerja. Ingatlah bahwa tidak ada jawaban yang salah untuk menggambarkan Anda, karena setiap individu punya tugas dan tanggung jawab yang berbeda sesuai dengan jobdesc-nya.